Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

21 hasil
Subjek: Ibu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU Obat Tetes Mata di Kampung Kebrokan RT 20 Pandeyan Umbulharjo Bulan Desember 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sediaan obat tetes mata menjadi salah satu obat yang cukup sering digunakan secara bebas oleh masyarakat. Pengetahuan yang kurang dapat menyebabkan kesalahan dalan terapi sehingga dapat membahayakan masyarakat. Gerakan keluarga sadar obat menjadi sebuah langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemilihan dan penggunaan obat tetes mata yang tidak tepat dan tidak sesuai dengan gejala dapat menggagalkan terapi pada gangguan mata atau bahkan memperburuk keadaan mata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat mengenai DAGUSIBU obat tetes mata di kampung Kebrokan RT 20 Pandeyan Umbulharjo. Penelitian ini menggunakan metode observasional bersifat deskriptif. Data diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner tertutup yang sudah valid. Kemudian dipersentasekan menjadi 3 kategori yaitu baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,5% responden memiliki pengetahuan kategori baik, 38,75% cukup, dan 13,75% kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata di Kampung Kebrokan RT 20 Pandeyan Umbulharjo yaitu dalam kategori baik sebesar 47,5%. Pengetahuan tertinggi terdapat pada pengertian DAGUSIBU, sedangkan pengetahuan terendah terdapat pada cara mendapatkan dan membuang obat tetes mata.

58 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Tentang DAGUSIBU Antibiotik pada Ibu-Ibu PKK di Padukuhan Gunung Gebang Kecamatan Prambanan

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

In Indonesia, infectious diseases are a major health problem due to their high prevalence of 40%-60%. Antibiotic are a class of drugs used to treat infectious diseases. Antibiotics are administered to patients with infectious diseases to inhibit the growth of or kill organisms, particularly disease-causing bacteria. The DAGUSIBU concept was developed as an effort to improve rational antibiotic use. This study aimed to assess the level of knowledge of PKK mothers regarding the application of DAGUSIBU antibiotic. This research method is descriptive observational using a saturated sample of 45 respondents. Data collection was carried out using a validated closed questionnaire. Data was analyzed based on the percentage of correct answers, then the level of knowledge was categorized into good, sufficient and poor. The results obtained on the level of knowledge about DAGUSIBU antibiotics among PKK mothers in Gunung Gebang Hamlet show that the level of knowledge of PKK mothers about DAGUSIBU antibiotics is in the good category for 13 respondents (28.89%), the sufficient category for 30 respondents (66.67%), and the poor category for 2 respondents (4.45%). Therefore, it can be concluded that the level of knowledge about DAGUSIBU antibiotics among PKK mothers in Gunung Gebang Hamlet is in the sufficient category.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang DAGUSIBU di RW 07 Padukuhan Gatak Gari Wonosari Gunungkidul bulan Desember 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan program Gerakan Keluarga Sadar Obat yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat secara rasional dan benar. Hasil penyuluhan yang dilakukan Zakaria dkk., (2022) menunjukkan bahwa adanya peningkatan persen pengetahuan masyarakat dari penjelasan yang telah diberikan oleh penyuluh. Pengetahuan masyarakat setelah penyuluhan terhadap “Dapatkan obat yang benar” meningkat sebesar 88%, “Gunakan obat yang benar” sebesar 88,8%, “Simpan obat yang benar” sebesar 80% dan “Buang obat dan benar” sebesar 85,6%.Tujuan pada penelitian ini adalah Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU di RW 07 Padukuhan Gatak, Gari, Wonosari, Gunungkidul. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode observasional deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 85 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan kuisoner tertutup yang telah di validasi. Analisis data diolah menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian tingkat pengetahuan DAGUSIBU masyarakat di RW 07 Padukuhan Gatak, Gari, Wonosari, Gunungkidul memiliki tingkat pengetahuan yang “Baik” dimana dari 85 responden sebanyak 62 responden (72,94%) berpengetahuan baik, 17 responden (20%) berpengetahuan cukup, 6 responden (7,05%) berpengetahuan kurang.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang DAGUSIBU Obat di Perumahan Polri Daerah Istimewa Yogyakarta pada Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di Indonesia, data kasus keracunan obat dan makanan diperoleh sebanyak 1.722 kasus. Aksi pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan obat, melalui Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) merencanakan program kampanye dengan jargon DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat). Studi pendahuluan yang dilakukan pada beberapa masyarakat Perumahan Polri didapatkan hasil, adanya beberapa warga yang belum mengetahui DAGUSIBU obat yang benar. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat di Perumahan Polri. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode observasional deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 80 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisa data kuantitatif secara deskriptif dengan skala pengetahuan baik, cukup, kurang. Berdasarkan hasil penelitian Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang DAGUSIBU Obat di Perumahan Polri Daerah Istimewa Yogyakarta bulan Februari 2025 didapatkan hasil tingkat pengetahuan baik dengan jumlah 33 responden (41,25%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 35 responden (43,75%), dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 12 responden (15,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat Perumahan Polri, Daerah Istimewa Yogyakarta tentang DAGUSIBU obat dalam kategori cukup yaitu 43,75%.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang DAGUSIBU Sediaan Obat Mata di Dusun Jongkang Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The misuse of medication remains a common issue in communities, including the self-medication of eye preparations that often do not follow proper guidelines. DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) is a program initiated by the Indonesian Pharmacists Association to increase public awareness of proper medication practices. This study aims to determine the level of knowledge among teenagers in Dusun Jongkang regarding the DAGUSIBU principles, particularly for eye medication preparations. This research used a descriptive observational method with purposive sampling involving 55 teenage respondents. A questionnaire was used as the research instrument, and data were analyzed using a scoring system to classify knowledge into good, sufficient, or poor categories. The results showed that 18% of respondents had a good level of knowledge, 55% sufficient, and 27% poor. It was found that understanding of medication disposal methods and the use of certain drugs, such as those containing dexamethasone, was still low. These findings highlight the need for further education on DAGUSIBU, especially regarding sterile eye medication preparations.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Ibu Rumah Tangga tentang DAGUSIBU Obat di Dusun Ngringinan Palbapang Bantul Bulan Januari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil dari Riskesdas tahun 2018 menunjukkan 35,2% rumah tangga menyimpan obat untuk swamedikasi. Dalam pelaksanaan swamedikasi banyak kesalahan yang dapat terjadi karena tidak memperoleh informasi lengkap terkait obat yang diterima. DAGUSIBU merupakan singkatan dari Dapatkan Gunakan Simpan Buang obat yang di prakarsai oleh IAI untuk mencapai pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang DAGUSIBU Obat di Dusun Ngringinan Palbapang Bantul Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 72 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner berisi identitas responden dan 13 butir pernyataan. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan dihitung menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang DAGUSIBU di Dusun Ngringinan Palbapang Bantul sebanyak 52 responden (72,22%) termasuk dalamkategori baik. Pada kategori cukup 16 responden (22,22%) dan paling sedikit pada kategori kurang yaitu 4 responden (5,56%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu rumah tangga tentang DAGUSIBU masuk kedalam kategori baik.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Kecacingan Dan Obat Cacing Pada Anak Di Dusun Karanggawang Mororejo Tempel Sleman Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecacingan Soil-Transmitted Helminth (STH) disebabkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Menurut data dari hasil SSGI 2021 menunjukkan bahwa di wilayah Yogyakarta jumlah anak balita yang menderita kecacingan berdasarkan diagnosis atau gejala sebesar 2,1%. Salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan Cacingan melalui pemberian obat pencegahan masal (POPM) satu kali dalam 1 (satu) tahun untuk daerah kabupaten/kota dengan prevalensi sedang. Faktor lain yang penting dalam keberhasilan pengobatan adalah dengan menyediakan air bersih dan jamban bagi warga agar menghenntikan perilaku BAB sembarangan (Sungkar, et al., 2018). Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode Observasional deskriptif. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus slovin, diperoleh sebanyak 66 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kuesioner yang digunakan sebelumnya sudah dilakukan validasi pada 30 responden. Data yang diperoleh merupakan data primer yang diperoleh langsung dari responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak di Dusun Karanggawang, Mororejo, Tempel, Sleman sebanyak 34 responden (51,5%) masuk dalam kategori baik. Kategori cukup 27 responden (41%) dan kategori kurang yaitu 5 responden (7,5%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak masuk dalam kategori baik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat di Dusun Segoroyoso 2 Segoroyoso Pleret Bantul Bulan Januari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Self-medication without adequate understanding can lead to medication misue. Obtain, Use, and Dispose (DAGUSIBU) is a program aimed to promoting the Smart Family Movement on Medicine Awareness as a step to improve community quality of life. A preliminary stufy in Segoroyoso 2 Hamlet revealed that most residents were still unfamiliar with DAGUSIBU practices, such as obtaining medicines from no-healthcare providers, improper usage, storing medicines in the refrigerator, and disposing of medicines directly into the trash. This study aims to determine the level of public knowledge about DAGUSIBU in Segoroyoso 2 Hamlet, Segoroyoso, Pleret, Bantul. The research used an observational descriptive method. The sampling technique was purposive sampling, based on inclusion and exclusion criteria, with a total of 90 respondents. The research instrument was a closed-ended questionnaire. Data were analyzed by summing the scores of each respondent, then converting them into percentages to categorize the level of knowledge as good, fair, or poor. The result showed that of the 90 respondents, 54 (60%) had a good level of knowledge, 25 (28%) had a fair level, and 11 (12%) had a poor level. It can be concluded that the overall level of community knowledge about DAGUSIBU is categorized as good.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Asam Folat Pada Ibu Hamil Di Apotek Sultan Agung Yogyakarta Periode Januari - Juni 2024

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The prevalence of anemia in pregnant women based on SKI (2023) is 27.7%. During pregnancy, an additional 300 calories are needed, especially in the second and third trimesters. The daily requirement of folic acid in pregnant women is 600-800 micrograms, (Levine et al., 2018). The World Health Organization states that anemia is a serious global public health problem that specifically attacks women of childbearing age and pregnant women. The prevalence of anemia in pregnant women is 36.5%. The purpose of this study was to determine the pattern of folic acid prescription in pregnant women at the Sultan Agung Yogyakarta Pharmacy for the period January-June 2024. This study used a descriptive observational method and retrospective data collection with a purposive sampling method. The study population was 425 sheets and the sample used was 85 sheets. The data were analyzed by calculating the percentage of appropriate folic acid doses, inappropriate folic acid doses, the amount of single folic acid, and the amount of combination folic acid. This study has limitations set by the researcher on the inclusion and exclusion criteria with the final results being appropriate or inappropriate. The results of the study of folic acid prescribing patterns in pregnant women at Sultan Agung Pharmacy for the period January-June 2024 showed that the percentage of dose compliance (78%), the percentage of non-compliance (22.4%), the percentage of single folic acid (20%), and the percentage of combination folic acid (80%).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang DAGUSIBU Obat Tetes Mata Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Purwosari Gunungkidul Bulan Januari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The eyes are the five senses of humans that play an important role in the process of daily activities, the eyes can experience visual disturbances that affect their quality. Lack of understanding about medicine can cause health problems. Therefore, it is important to apply DAGUSIBU (Get, Use, Store, Dispose) for the safe and effective use of eye drops. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about DAGUSIBU eye drops among students of SMK Negeri 1 Purwosari Gunungkidul. This research method is descriptive observational with purposive sampling technique. Data collection used a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The sample of this study amounted to 70 students. Data were collected and the results were then calculated as % to be categorized as good (≥76%-100%), sufficient (56% - 76%), and less (56%). After scoring, data were analyzed in descriptive form. The results showed that students who gained good knowledge about DAGUSIBU eye drops were 29 students (41%), 35 students (50%) and 6 students (9%). It can be concluded that the knowledge of students of SMK Negeri 1 Purwosari Gunungkidul regarding DAGUSIBU eye drops most students fall into the sufficient category.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Cacing di Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Helminthiasis is caused by poor hygiene and sanitation, non-adherence to deworming treatment, and lack of knowledge about worm infections. Cases of helminthiasis infection in Yogyakarta Special Region (DIY) in 2015 reached 182 cases and in 2016 reached 165 cases. This study took place at Umbulharjo II Community Health Center in Yogyakarta. The purpose of this study was to determine the level of maternal knowledge about the use of deworming drugs at Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta. This study is a descriptive type of observational research. Prospective data collection with sampling using purposive sampling method. Data were collected using a questionnaire instrument and analyzed by calculating the percentage value of correct answers to filling out the questionnaire then the level of knowledge was categorized as good, sufficient, lacking. The number of samples used in this study was 90 people.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang DAGUSIBU Obat pada Masyarakat Dusun Pereng Kabupaten Kulon Progo Periode Januari - Fabruari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Drug abuse is a problem that often occurs in the community. DAGUSIBU is a program to realize a drug-aware family movement. The level of knowledge of DAGUSIBU medicine among PKK mothers in Panjang Kidul neighborhood, Semarang Regency is still in the insufficient category, which is 59%. The purpose of the study was to determine the description of the level of knowledge about DAGUSIBU medicine in the community of Pereng Hamlet, Kulon Progo Regency. This study uses an observational method that is descriptive in nature. Sampling by purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria in 137 respondents. The research instrument used was a closed questionnaire. Data analysis was carried out by summing up the scores of each respondent, then calculating the percentage of the assessment to determine the level of community knowledge included in the good, sufficient, or lacking category.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Penggunaan Obat Cacing Pada Anak Balita Di Desa Karangwuni Wates Kulon Progo Bulan Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prevalensi cacingan di Indonesia bervariasi antara 2,5% - 62%. Menurut data Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyatakan bahwa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) anak balita yang menderita cacingan sebesar 2,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak balita di Desa Karangwuni Wates Kulon Progo Bulan Februari 2024. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak total 62 jiwa. Analisisa data penelitian ini menggunakan skor dari masing-masing pernyataan yang diperoleh kemudian dihitung persentase dengan 3 kategori yaitu baik persentase 76% - 100%, cukup persentase 56% - 75% dan kurang persentase 56%. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 kategori yaitu: baik sebanyak 52 responden (83,87%), cukup sebanyak 10 responden (16,13%), dan kurang sebanyak 0 responden (0,00%). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tergolong dalam tingkat pengetahuan kategori baik, karena mampu menjawab 8 dari 10 pernyataan yang telah disajikan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak di Dusun Garon Sewon Bantul Pada Bulan Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit kecacingan Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan penyakit tersembunyi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Pada tahun 2017, prevalensi penyakit ini masih cukup tinggi di beberapa daerah seperti di Kabupaten Bantul ditemukan 94 kasus. Prevalensi kecacingan yang tinggi ditemukan di Daerah Istimewa Yogyakarta 14,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan menggunakan metode penelitian observasional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada 62 sampel. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diambil dan diukur secara langsung pada responden, data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis secara deskriptif dihitung persentase skor kemudian di kategorikan menjandi baik, cukup, dan kurang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang DAGUSIBU Obat Tetes Mata pada Masyarakat Jragung Jogotirto Bulan Januari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAGUSIBU is a Healthy Family Medicine Movement (GKSO) program founded by the Indonesian Pharmacists Association, aimed at increasing public awareness about the healthy use of medicines. Acquisition, use, storage, and disposal are all aspects related to Dagusibu medicine. According to Basic Health Research (2013), there is data that records that 35.7% of households store hard drugs, and 27.8% store antibiotics for self-medication purposes. Apart from that, the results of the 2013 RISKESDAS also show that 85.9% of people in urban and rural areas do not have an adequate understanding of medicines. The aim of this research is to find out about the Jragung Jogotirto community about DAGUSIBU eye drops in January 2024. This research uses quantitative descriptive observational methods with prospective data collection. Data was taken using purposive sampling technique. The research was conducted to determine the level of knowledge of DAGUSIBU eye drops in the Jragung Jogotirto Community. The instrument used is a questionnaire that has been validated and closed with right or wrong answers. Then it was presented into 3 categories, namely good, sufficient and poor.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Demam Pada Balita Di Posyandu Nglebeng Banguntapan Bantul Yogyakarta Bulan Januari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka kejadian demam di Indonesia diperkirakan sekitar 1,5% atau setara dengan 1.500 kasus per 100.000 penduduk Indonesia. Demam pada balita dapat disebabkan oleh infeksi dan penanganan demam sangat bergantung pada pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan demam pada balita 1-5 tahun di Posyandu Nglebeng Banguntapan Bantul pada Bulan Januari 2024. Metode penelitian dilakukan secara observasional yang bersifat deskriptif. Sampel pada peneitian ini semua ibu di Posyandu Nglebeng Banguntapan Bantul dengan jumlah respoden pada penelitian adalah 50 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan dihitung dengan rumus persentase dan dikategorikan menjadi tingkat pengetahuan baik, cukup dan kurang. Berdasarkan hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu mengenai penanganan demam pada balita 1-5 tahun di Posyandu Nglebeng Banguntapan Bantul adalah kategori baik sebanyak 48 responden (96%), cukup 1 responden (2%) dan kurang 1 responden (2%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Tetes Mata Bebas dan Bebas Terbaas di Dusun Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo Periode Februari 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting dalam kehidupan sehari – hari. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh peneliti salah satu gangguan pada mata yang sering dialami pada masyarakat Dusun Grindang adalah iritasi mata yang disebabkan seringnya terkena polusi udara. Namun, karena kurang pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata yang benar dapat memperburuk keadaan mata dan menyebabkan masyarakat mengabaikan kesehatan mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata bebas dan bebas terbatas di Dusun Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo. Jenis penelitian ini yaitu observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Pengumpulan data berupa data primer menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup. Analisis data tingkat pengetahuan menggunakan skor dari masing-masing item pertanyaan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus presentase kemudian hasil perhitungan dimasukkan pada 3 kategori yaitu baik, cukup, dan kurang. Hasil dari penelitian ini memiliki tingkat pengetahuan baik dengan jumlah 52 responden (57,8%), tingkat pengetahuan cukup 35 responden (38,9%), dan tingkat pengetahuan kurang ada 3 responden (3,3%).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu - Ibu tentang Penggunaan Vitamin A pada Anak di Dusun Santan, Bantul Bulan Februari 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vitamin A has an important role for vision, growth, immunity and reproductive function. The majority of knowledge about the use of vitamin A in Dusun Santan, Bantul is still in the poor category, based on a preliminary survey there were 3 out of 5 mothers who did not know about the knowledge of using Vitamin A in children. This study aims to determine the level of knowledge of mothers regarding the use of vitamin A in children in Dusun Santan, Guwosari, Pajangan, Bantul for the period of February 2023. The method in this study used a descriptive observational method with a closed questionnaire. The sample in this study was taken using a purposive sampling technique according to the inclusion criteria of 50 people. The results of the collected questionnaire data are calculated using the correct answer score formula divided by the total score multiplied by 100%. The results obtained were categorized into good, sufficient and less categories.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Daplokan Seyegan Sleman Yogyakarta Tentang Dagusibu Antibiotika Bulan Februari 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotika dan pengelolaan yang tidak tepat menandakan upaya kesehatan yang dilakukan masyarakat masih rendah. Salah satu faktor dari yang mempengaruhi kurangnya upaya kesehatan masyarakat adalah pengelolaan obat mulai dari cara mendapatkan sampai obat tidak dikonsumsi lagi hingga akhirnya dibuang tidak sepenuhnya dipahami masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus Slovin sebanyak 84 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner yang bersifat tertutup. Kuesioner di analisa menggunakan Excel kemudian di skoring untuk mengetahui pengetahuan masyarakat, kemudian dikelompokan menjadi kategori baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden dengan ketegori kurang sebanyak 27.4%, cukup sebanyak 36.9% dan baik sebanyak 35.7%. Tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika termasuk dalam kategori cukup dengan persentase 36.9%.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Di Masyarakat Tempuran, Kasihan, Bantul Periode Februari 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAGUSIBU ( Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) merupakan salah satu program IAI ( Ikatan Apoteker Indonesia) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait cara penggunaan dan pengelolaan obat yang baik dan benar. Pada penelitian Kristina 2018 lebih dari 89% masyarakat menyimpan obat dirumah sampai kadaluarsa kemudian dibuang bersama dengan sampah rumah tangga dan pada penelitian Pramestitue 2020 sebanyak 89% masyarakat menyimpan obat-obatan dirumah untuk digunakan sebagai persediaan, sebanyak 49% masyarakat melakukan pembuangan obat langsung ke tempat sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang di Masyarakat Kampung Tempuran. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design penelitian observasional deskriptif . Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kampung Tempuran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sampel yang digunakan berjumlah 110 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan deskriptif.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail