Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: ALIFAH RAHADATUL'AISYI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Kecacingan Dan Obat Cacing Pada Anak Di Dusun Karanggawang Mororejo Tempel Sleman Bulan Februari 2025

2025Koleksi Perpustakaan

Kecacingan Soil-Transmitted Helminth (STH) disebabkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Menurut data dari hasil SSGI 2021 menunjukkan bahwa di wilayah Yogyakarta jumlah anak balita yang menderita kecacingan berdasarkan diagnosis atau gejala sebesar 2,1%. Salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan Cacingan melalui pemberian obat pencegahan masal (POPM) satu kali dalam 1 (satu) tahun untuk daerah kabupaten/kota dengan prevalensi sedang. Faktor lain yang penting dalam keberhasilan pengobatan adalah dengan menyediakan air bersih dan jamban bagi warga agar menghenntikan perilaku BAB sembarangan (Sungkar, et al., 2018). Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode Observasional deskriptif. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus slovin, diperoleh sebanyak 66 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kuesioner yang digunakan sebelumnya sudah dilakukan validasi pada 30 responden. Data yang diperoleh merupakan data primer yang diperoleh langsung dari responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak di Dusun Karanggawang, Mororejo, Tempel, Sleman sebanyak 34 responden (51,5%) masuk dalam kategori baik. Kategori cukup 27 responden (41%) dan kategori kurang yaitu 5 responden (7,5%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak masuk dalam kategori baik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Kecacingan Dan Obat Cacing Pada Anak Di Dusun Karanggawang Mororejo Tempel Sleman Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecacingan Soil-Transmitted Helminth (STH) disebabkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Menurut data dari hasil SSGI 2021 menunjukkan bahwa di wilayah Yogyakarta jumlah anak balita yang menderita kecacingan berdasarkan diagnosis atau gejala sebesar 2,1%. Salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan Cacingan melalui pemberian obat pencegahan masal (POPM) satu kali dalam 1 (satu) tahun untuk daerah kabupaten/kota dengan prevalensi sedang. Faktor lain yang penting dalam keberhasilan pengobatan adalah dengan menyediakan air bersih dan jamban bagi warga agar menghenntikan perilaku BAB sembarangan (Sungkar, et al., 2018). Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode Observasional deskriptif. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus slovin, diperoleh sebanyak 66 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kuesioner yang digunakan sebelumnya sudah dilakukan validasi pada 30 responden. Data yang diperoleh merupakan data primer yang diperoleh langsung dari responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak di Dusun Karanggawang, Mororejo, Tempel, Sleman sebanyak 34 responden (51,5%) masuk dalam kategori baik. Kategori cukup 27 responden (41%) dan kategori kurang yaitu 5 responden (7,5%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu terhadap kecacingan dan obat cacing pada anak masuk dalam kategori baik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail