Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: remaja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Multivitamin bagi Kesehatan Tubuh di SMKN 1 Sedayu Bantul

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Belakangan ini semakin banyak remaja dan dewasa muda yang mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Kebutuhan manusia terhadap suatu multivitamin sangat besar dikarenakan padatnya kegiatan yang dilakukan sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengkonsumsi vitamin dari buah-buahan dan sayur-sayuran secara alami. Remaja sering kali kurang menyadari pentingnya konsumsi multivitamin dalam jumlah yang cukup untuk mendukung kesehatan agar lebih optimal, hal tersebut dapat terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan tentang penggunaan multivitamin bagi tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang penggunaan multivitamin bagi kesehatan tubuh di SMKN 1 Sedayu Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dan diperoleh total sampel sebanyak 462 siswa yang terdiri dari siswa angkatan kelas X, XI, dan XII. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menentukan tingkat pengetahuan responden yang dikategorikan menjadi baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 462 responden, yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 67,3%, pengetahuan cukup sebanyak 23,4%, dan pengetahuan kurang sebanyak 9,3%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja di SMKN 1 Sedayu Bantul mengenai penggunaan multivitamin bagi kesehatan tubuh termasuk dalam kategori baik.

81 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Anemia Di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul Bulan Desember 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan menurunnya jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah sehingga kemampuan darah untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh menjadi berkurang yang sering dialami oleh remaja putri akibat kekurangan zat besi. Kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, produktivitas, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Upaya pencegahan anemia dikalangan remaja putri dilakukan melalui program pemberian TTD secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah untuk pencegahan anemia di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan simple random sampling atau pengambilan sampel secara acak dari 5 dusun yang ada di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah melalui proses validasi. Hasil jawaban responden kemudian diolah dengan menghitung persentase jawaban benar, selanjutnya tingkat pengetahuan diklasifikasi ke dalam tiga kategori, yaitu baik, cukup, kurang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu remaja putri yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 46 (61,3%) responden, pengetahuan cukup sebanyak 27 (36%) responden, dan pengetahuan kurang sebanyak 2 (2,7%) responden. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah untuk pencegahan anemia adalah baik.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang DAGUSIBU Sediaan Obat Mata di Dusun Jongkang Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The misuse of medication remains a common issue in communities, including the self-medication of eye preparations that often do not follow proper guidelines. DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) is a program initiated by the Indonesian Pharmacists Association to increase public awareness of proper medication practices. This study aims to determine the level of knowledge among teenagers in Dusun Jongkang regarding the DAGUSIBU principles, particularly for eye medication preparations. This research used a descriptive observational method with purposive sampling involving 55 teenage respondents. A questionnaire was used as the research instrument, and data were analyzed using a scoring system to classify knowledge into good, sufficient, or poor categories. The results showed that 18% of respondents had a good level of knowledge, 55% sufficient, and 27% poor. It was found that understanding of medication disposal methods and the use of certain drugs, such as those containing dexamethasone, was still low. These findings highlight the need for further education on DAGUSIBU, especially regarding sterile eye medication preparations.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMAN 1 Sentolo Kulon Progo Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

In teenage girls need iron intake that must be sufficient. Lack of iron nutritional intake can cause anemia which will have an impact on body resistance, fitness, and academic achievement. Awareness of blood-added tablets consumption by girls during menstruation cannot be separated from information and knowledge. The purpose of this study is to find out the level of knowledge of teenage girls about the consumption of blood-added tablets in Public Senior High School 1 Sentolo Kulon Progo in February 2025. This study is a descriptive observasional. The population in this study is female students of Public Senior High School 1 Sentolo totaling 335 female students with a sample of 85 respondents. The sampling technique used is simple random sampling. The instrument used is a closed questionnaire regarding the level of knowledge of teenage girls about the consumptions of blood-added tablets. Data analysis is carried out percentage measurement then categorized into good, sufficient, and less level. The result and conclusion of this study are that 48 (56,47%) respondents have a good level of knowledge, 36 respondents (42,35%) have a sufficient level of knowledge, and 1 respondent (1,18%) has less knowledge level. The level of knowledge of teenage girls about the consumption of blood-added tablets in Public Senior High School 1 Sentolo is in the good category.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Sunscreen Pada Remaja di SMK Negeri 1 Bantul Periode Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sunlight is the main source of life and energy on earth, but too much exposure to sunlight is detrimental to biological systems. In tropical areas such as Indonesia, which is located in the equatorial region with high levels of ultraviolet (UV) rays, the dangers of sun exposure must be watched out for, especially during the day. The purpose of the study was to determine the level of knowledge of female students at SMK Negeri 1 Bantul regarding the use of sunscreen. This study used a descriptive observational method with purposive sampling technique. The study was conducted at SMK Negeri 1 Bantul with a sample size of 95. Data collection using a questionnaire, by analyzing the score of each question and the results in the form of a percentage which is then interpreted on a qualitative scale with the criteria of ≥75% correct answers (good), 75-56% correct answers (medium), ≤55% correct answers (low).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenore di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta Bulan Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kondisi remaja yang telah mengalami menstruasi secara emosional tidak stabil. Beberapa juga menimbulkan gejala seperti nyeri paha, nyeri payudara, kelelahan, mudah tersinggung, kehilangan keseimbangan, lengah dan gangguan tidur, bahkan beberapa wanita mengalami nyeri saat menstruasi yang disebut dismenore. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan berupa observasional yang bersifat diskriptif dengan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi dan telah reliabel. Hasil yang telah diperoleh dilakukan skoring, lalu dihitung persentase dan dikategorikan memiliki pengetahuan baik, cukup, dan kurang.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Anemia di Dusun Jadan Tamantirto Kasihan Bantul Pada Bulan Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia is a condition where the hemoglobin level in the blood is less than the normal value. This happens because iron plays a role in the synthesis of red blood cells to transport oxygen throughout the body. Iron deficiency causes the formation of red blood cells insufficient for the physiological needs of the body, which is referred to as anemia. In 2011, the highest incidence of anemia was 42.6% among children, 29.0% among non-pregnant women, 38.2% among pregnant women and 29.4% among adolescent women. The high incidence of anemia is caused by several factors including knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of adolescents about anemia in Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul in February 2024. This research method uses descriptive observational method with sampling using purposive sampling technique using a questionnaire. The number of samples used in this study was 42 people. The data obtained from Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul RT / RW 1-3/12 was calculated the percentage of the sample using the Slovin method, then categorized in the categories of good (76%-100%), sufficient (60%-75%), and less (<60%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Penatalaksanaan Dismenore di Dusun Pringgolayan Bantul Januari - Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The incidence of dysmenorrhea in Indonesia is quite high, with primary type dysmenorrhea around 54.89% while the rest sufferers with secondary dysmenorrhea. Adolescents' knowledge is very much needed in carrying out appropriate management of dysmenorrhea to improve their quality of life. The majority of adolescents girls knowledge regarding the management of dysmenorrhea is still in the poor category. The aim of this research was to determine the level of knowledge of adolescents girls regarding the management of dysmenorrhea in Pringgolayan Hamlet, Bantul. The method used in this research is descriptive observational and sampling was carried out using the purposive sampling method. The sample in this study was 100 respondents from a population of 1,464 people. Data were collected using a questionnaire containing the definition, signs and symptoms, risk factors and management of dysmenorrhea. The data was then analyzed descriptively, namely describing a picture of knowledge in a situation with good, sufficient and poor levels of knowledge

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Manfaat Konsumsi Tablet Tambah Darah di Dusun Gamping Lor Sleman Yogyakarta Januari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

According to WHO, the world prevalence of anemia ranges from 40-88%. Prevalence anemia in Indonesia is 21.7%. Patients aged 15-24 years. Woman have the highest risk of developing anemia, especially in adolescent girls. Prevalence of anemia among female adolescents in the Special Region of Yogyakarta by category medium, namely 36%. According to the Sleman Yogyakarta District Health Service in In 2013, 18.5% of young women experienced anemia in the district Sleman. This research aims to describe the level of knowledge young women about the benefits of consuming blood supplement tablets in Gamping Lor hamlet Ambarketawang Gamping Sleman. This research was conducted using a descriptive observational method using a closed questionnaire. The population in this study was all teenage girls who live in Gamping Lor Ambarketawang Village, Gamping Sleman with a research sample of 55 young women in Gamping Lor hamlet. Analysis The data uses the scores of each respondent which are obtained later calculated using the formula (Arikunto, 2013) which shows categorization good, sufficient and not in accordance with the percentage results obtained.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Mengatasi Dismenore di SMK SMF Indonesia Yogyakarta Periode April 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenore merupakan satu dari sekian gangguan menstruasi yang sering dialami wanita. World Health Organization menerangkan, rata-rata angka kejadian nyeri haid perempuan disetiap negara sebesar 50%. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 65,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Minimnya pengetahuan dan informasi yang didapat di siswa SMK SMF Indonesia tentang pengetahuan penanganan dismenore belum mengetahui dengan jelas bagaimana cara mengatasi dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kejadian dismenore di SMK SMF Indonesia Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 80 responden yang dilakukan di SMK SMF Indonesia Yogyakarta. Analisis data pada penelitian ini menggunakan excel dengan rumus persentase dikategorikan dengan rumus kategori baik, cukup, dan kurang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail