Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: diare
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Penatalaksanaan Terapi Diare Pada Anak Di Apotek Dani's Farma Moyudan, Sleman Bulan Desember 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kejadian diare lebih 10 juta anak berusia kurang 5 tahun meninggal setiap tahunnya karena infeksi diare. Berdasarkan penelitian menunjukkan semakin tinggi tingkat pengetahuan pasien terhadap penatalaksanaan diare maka semakin rendah kejadian diare pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien terhadap penatalaksanaan terapi diare pada anak di Apotek Dani’s Farma Moyudan, Sleman bulan Desember 2025. Metode penelitian ini secara observasional yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 61 responden yang melakukan swamedikasi. Analisis data dilakukan dengan penilaian kuesioner untuk menjawab benar diberi skor 1 dan jawaban salah diberi skor 0. Pengetahuan seseorang dapat diinterpretasikan dengan tingkat pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien terhadap penatalaksanaan terapi diare pada anak di Apotek Dani’s Farma yaitu dengan usia 36-45 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SMA sederajat, dan pekerjaan paling banyak adalah ibu rumah tangga. Kesimpulan pada penelitian ini tingkat pengetahuan pasien terhadap penatalaksanaan terapi diare pada anak di Apotek Dani’s Farma dalam kategori baik 40 responden (65,57%), cukup sebanyak 15 responden (24,59%), dan kurang sebanyak 6 responden (9,84%).

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Swamedikasi Penggunaan Obat Diare di Apotek Stepa Sewon Bantul Bulan Januari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Based on the 2024 Satu Data Indonesia report, the percentage of diarrhea cases in Bantul has fluctuated. In August 2024, there were 81 patients; in September 2024, the number decreased to 74 patients; and in October 2024, it increased to 91 patients. This study aims to determine the level of patient knowledge regarding self-medication for diarrhea treatment at Stepa Pharmacy Sewon Bantul in January 2025. This research is an observational descriptive study with a prospective approach. The sample consisted of 71 respondents selected using purposive sampling, where samples were chosen based on specific considerations and inclusion criteria. Data analysis was conducted using a quantitative approach by analyzing the respondents' answers and presenting the knowledge level in percentage categories: good, fair, and poor. The results showed that the majority of patients 64 respondents (90%) had a good level of knowledge regarding self-medication for treating diarrhea. Six respondents (6%) had a fair level of knowledge, and four respondents (4%) had a poor level of knowledge. This study concludes that the level of patient knowledge about self-medication for diarrhea treatment falls into the good category.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Swamedikasi Diare Di Dusun Papungan Sleman Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diare merupakan penyakit yang mengakibatkan kesakitan dan kematian. Data penemuan kasus diare tahun 2020 sebanyak 5.228 kasus dan tahun 2021 sebanyak 2.532 kasus. Jumlah kasus diare pada perempuan sebanyak 2167 kasus (54,85 %), jumlah penemuan kasus diare pada laki-laki sebanyak 1784 kasus (45,15 %). Pendidikan berhubungan dengan pengetahuan diare, semakin baik pengetahuan maka menjamin semakin tidak terkena diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan tentang swamedikasi diare di dusun Papungan Sleman. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Teknik stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu warga dusun Papungan Sleman sejumlah 96 responden. Data diperoleh dengan menyebar kuesioner kepada responden kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik chi-square. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa diperoleh uji korelasi chi-square 0,018 menunjukkan adanya hubungan tingkat pendidikan terhadap pengetahuan tentang swamedikasi diare di Dusun Papungan Sleman. Pengetahuan masyarakat Papungan Sleman mengenai swamedikasi diare masuk dalam kategori baik 43 responden (45%).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Penanganan Diare Pada Anak di Apotek Kaliurang Sedayu Bulan Februari - Maret 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diarrhea is one of the infectious diseases of the digestive tract which is a health problem in the world including Indonesia. The incidence of diarrhea increased by about 2 billion incidence of diarrhea and 1.9 million resulted in deaths in children under five worldwide. The prevalence rate of childhood diarrhea in Indonesia was recorded as 18,665 (9%) children aged 0-11 months, 18,333 (15%) children aged 12-23 months, 19. 112 (12.8%) children aged 24-35 months, 18,821 (10.2%) children aged 36-47 months and as many as 18,688 (8%) children aged 48-59 months.The purpose of this study was to determine the level of parental knowledge of the treatment of diarrhea in children at Kaliurang Sedayu Pharmacy. This study used descriptive observational method. This study used quantitative data to determine the level of parental knowledge on the treatment of diarrhea in children at Kaliurang Sedayu Pharmacy. Data analysis used a Guttman scale where the correct answer was given a score of 1 and the wrong answer was given a score of 0.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Antibiotik Pasien Diare di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi Tahun 2023

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diare merupakan penyakit kedua yang menyebabkan kematian dengan angka 1,7 miliar kasus yang terjadi didunia. Pada tahun 2018 kejadian diare di Indonesia sebesar 1.516.438 kasus (37,88%). Prevalensi kejadian diare yang berjenis kelamin laki-laki sebesar (7,6%), sedangkan pada perempuan sebesar (8,3%). Angka kejadian diare di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2020 meningkat sebanyak 46.399 (46,8%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola peresepan antibiotik pasien diare di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Pengambilan data menggunakan teknik total sampling, sebanyak 65 sampel, dimana penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data dari rekam medik berupa resep pada pasien diare di rawat inap Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi tahun 2023. Data dianalisa dengan menghitung persentase jenis kelamin, usia, nama antibiotik, golongan antibiotik dan dosis antibiotik berdasarkan MIMS 2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin perempuan (67,16%) dan laki-laki (32,83%), berdasarkan usia paling banyak yaitu usia dewasa 30-59 tahun (35,39%) dan dewasa muda 20-29 tahun (30,77%). Pola peresepan obat pada pasien diare berdasarkan jenis obat yang paling banyak diresepkan adalah antibiotik Ciprofloxacin (35,39%), sedangkan golongan paling banyak yaitu Fluorokuinolon (47,70%) dan kesesuaian dosis penggunaan antibiotik berdasarkan MIMS 2023 (100%).

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Rehidrasi Oral pada Balita Diare di Posyandu Mekar Sari Bantul Yogyakarta Bulan Januari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menurut data WHO diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia. Setiap tahunnya ada sekitar 1.7 milyar kasus diare dengan angka kematian 760.000 anak dibawah 5 tahun Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul (2021) prevalensi penyakit diare di Kecamatan Sewon mencapai 193 kasus. Lintas diare (Lima Langkah Tuntaskan Diare) menganjurkan semua penderita diare harus mendapatkan oralit maka target penggunaan oralit adalah 100% dari semua kasus diare Pengetahuan ibu sangat penting terhadap praktik perawatan terhadap anak diare dengan mencegah dan mengatasi keadaan dehidrasi, pemberian cairan pengganti. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat rehidrasi oral pada diare balita di Posyandu Mekar Sari Bantul. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional bersifat deskriptif menggunakan kuisioner tertutup. Sampel penelitian sebanyak 45 ibu-ibu di Posyandu Mekar Sari Bantul yang memiliki balita usia 12-59 bulan. Analisis data menggunakan skor dari masing-masing pernyataan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus persentase dan dikategorikan sesuai dengan hasil presentase yang didapatkan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Rehidrasi Oral Pada Kasus Diare anak di Apotek Karangkajen Yogyakarta

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderita diare di provinsi DIY tergolong tinggi dan menempati urutan ke 4 besar penyakit yang paling banyak dijumpai dengan prevalensi diare pada balita sebesar 7,4%. Tingkat pengetahuan ibu sangat mempengaruhi dalam mengatasi diare dan menjadi salah satu faktor resiko terjadinya diare pada anak, Kasus diare dapat diobati dengan pemberian berbagai obat antidiare, salah satunya adalah pemberian kombinasi berupa obat rehidrasi oral seperti oralit. Pemberian oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang dalam tubuh selama diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penggunaan obat anti diare di Apotek Karangkajen Yogyakarta Metode penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan Teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasiem ibu yang berkunjung ke apotek dengan jumlah sampel 60 ibu yang telah memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan menghitung nilai persentase jawaban benar pada pengisian kuisioner, kemudian tingkat pengetahuan dikategorikan kedalam kategori baik, cukup, kurang. Penelitian yang dilakukan pada ibu yang mempunyai anak usia 6-11 tahun memiliki pengetahuan yang baik terhadap pengunaan obat rehidrasi oral pada kasus diare anak, hasil persentase tingkat pengetahuan baik sebesar (53,3%), pengetahuan cukup (31,7%) dan pengetahuan kurang (15,0%)

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu-Ibu Tentang Penatalaksanaan Diare Pada Anak Di Dusun Ngentak Periode Februari-Maret 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diare menjadi salah satu penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa hingga menyebabkan kematian di Indonesia. Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional tahun 2018 menyatakan bahwa prevalensi diare di Indonesia mencapai 1.017.290 jiwa, serta jumlah prevalensi kejadian diare di Daerah Istimewa Yogyakrta tercatat sebanyak 14.602 jiwa. Kabupaten Bantul menjadi urutan kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah penderita diare sebanyak 2.996 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu-ibu tentang penatalaksanaan diare pada anak Di Dusun Ngentak Sumberagung Jetis Bantul. Metode penelitian ini secara observasional yang bersifat deskriptif menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa data pada penelitian ini dilampirkan dalam bentuk deskriptif. Hasil presentase dihitung menggunakan microsoft excel dengan memberi skor atau nilai dan di interprestasikan menggunakan kriteria tingkat pengetahuan dalam kategori baik, cukup dan kurang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail