Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: HANINTYA ADISTY NOVITAENGGI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Diare Di Dusun Papungan Sleman Bulan Februari 2025

2025Koleksi Perpustakaan

Diare merupakan penyakit yang mengakibatkan kesakitan dan kematian. Data penemuan kasus diare tahun 2020 sebanyak 5.228 kasus dan tahun 2021 sebanyak 2.532 kasus. Jumlah kasus diare pada perempuan sebanyak 2167 kasus (54,85 %), jumlah penemuan kasus diare pada laki-laki sebanyak 1784 kasus (45,15 %). Pendidikan berhubungan dengan pengetahuan diare, semakin baik pengetahuan maka menjamin semakin tidak terkena diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan tentang swamedikasi diare di dusun Papungan Sleman. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Teknik stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu warga dusun Papungan Sleman sejumlah 90 responden. Data diperoleh dengan menyebar kuesioner kepada responden kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik chi-square. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini diperoleh hasil chi-square 0,018 menunjukkan adanya hubungan tingkat pendidikan terhadap pengetahuan tentang swamedikasi diare di Dusun Papungan Sleman. Pengetahuan masyarakat Papungan Sleman mengenai swamedikasi diare masuk kedalam kategori baik.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Swamedikasi Diare Di Dusun Papungan Sleman Bulan Februari 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diare merupakan penyakit yang mengakibatkan kesakitan dan kematian. Data penemuan kasus diare tahun 2020 sebanyak 5.228 kasus dan tahun 2021 sebanyak 2.532 kasus. Jumlah kasus diare pada perempuan sebanyak 2167 kasus (54,85 %), jumlah penemuan kasus diare pada laki-laki sebanyak 1784 kasus (45,15 %). Pendidikan berhubungan dengan pengetahuan diare, semakin baik pengetahuan maka menjamin semakin tidak terkena diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan tentang swamedikasi diare di dusun Papungan Sleman. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Teknik stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu warga dusun Papungan Sleman sejumlah 96 responden. Data diperoleh dengan menyebar kuesioner kepada responden kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik chi-square. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa diperoleh uji korelasi chi-square 0,018 menunjukkan adanya hubungan tingkat pendidikan terhadap pengetahuan tentang swamedikasi diare di Dusun Papungan Sleman. Pengetahuan masyarakat Papungan Sleman mengenai swamedikasi diare masuk dalam kategori baik 43 responden (45%).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail