Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Antihipertensi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode Juli-September Tahun 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global dan nasional. Prevalensi hipertensi di DIY tahun 2023 adalah 12,3%. Hipertensi termasuk dalam 5 kategori penyakit degeneratif dengan kasus tertinggi urutan pertama di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif dengan melihat data rekam medis pasien hipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta pada bulan Juli-September 2025. Data yang diteliti pada bulan Juli-September 2025 adalah 100 sampel yang tertera dalam rekam medis. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menghitung persentase jenis kelamin, usia, tekanan darah, jenis terapi, golongan obat dan jenis obat hipertensi. Hasil dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang gambaran peresepan obat antihipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta terdapat pengobatan jenis terapi tunggal yang paling banyak digunakan yaitu dengan persentase 69%, sedangkan terapi kombinasi 31%. Golongan obat yang paling banyak digunakan pada terapi tunggal yaitu CCB 49% yaitu dengan jenis obat amlodipin 5 mg (29%), amlodipin 10 mg (20%), sedangkan terapi kombinasi paling banyak golongan CCB+ACEI 29% yaitu amlodipin 10 mg + lisinopril 10 mg (13%).

86 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Obat Antihipertensi pada Pasien BPJS di Apotek Ramadhan Periode Januari - Juni 2024

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah yang disebabkan satu atau beberapa factor resiko yang tidak berjalan sebagaimana dalam mmpertahankan tekanan darah secara normal. Pravelensi Hipertensi di Kota Yogyakarta sebesar 32,86%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan dan kesesuaian dosis obat antihipertensi dengan JNC VIII 2014 di Apotek Ramadhan Yogyakarta Periode Januari – Juni 2024. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif pada resep BPJS yang mengandung obat antihipertensi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple purposive sampling pada 100 lembar resep BPJS. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif mengenai karakteristik pasien (jenis kelamin dan usia paien), pola peresepan (jenis dan golongan obat antihipertensi). Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa antihipertensi banyak di derita Perempuan (54 %) dan umur > 65 tahun (50%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah obat antihipertensi yang paling banyak digunakan Amlodipin dan golongan obat yang terbanyak adalah CCB dan ARB (15%). Kesesuaian dosis berdasarkan JNC VII 2014 sebesar (67%). Kata kunci: Antihipertensi, Pola Peresepan, Tepat dosis

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Review Artikel - Pemanfaatan Buah Pepaya (Carica papaya) sebagai Antihipertensi

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi membutuhkan pengobatan yang tepat dan dilakukan secara terus menerus. Penggunaan obat antihipertensi jangka panjang dapat menyebabkan efek samping dan ketidakpatuhan yang tinggi. Oleh karena itu perlu adanya alternatif yaitu dengan mengonsumsi buah papaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian buah pepaya berdasarkan review artikel efektif sebagai antihipertensi. Jenis penelitian ini adalah review jurnal, metode yang digunakan pada peneltian ini adalah deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka dengan teknik compare. Data diperoleh dengan diunduh melalui website antara lain: www.scholar.google.com, www.portalgaruda.com, www.pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, dan www.cochranelibrary.com dan metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, jurnal yang digunakan adalah primer dan sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan porpusive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Potensi Interaksi Obat Antidiabetik Oral dan Antihipertensi di Apotek Medikatama Yogyakarta Periode Oktober - Desember 2023

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The Special Region of Yogyakarta is ranked first with the highest number of diabetes mellitus patients at 2.6%. Treatment that is not immediately carried out in patients with diabetes mellitus can cause complications, including hypertension. The Special Region of Yogyakarta has a prevalence of diabetes mellitus with hypertension of 68%, which is followed by an increase in the use of various drugs, causing drug interactions that can affect the patient's condition. This study aims to determine the potential interaction of oral antidiabetic drugs with antihypertensive drugs. This study used an observational method that was analytical in nature, with retrospective data collection on BPJS patient prescriptions at Medikatama Yogyakarta Pharmacy for the period October 1–December 31, 2023. Sampling using the purposive sampling technique on 100 BPJS patient prescription data. Data analysis includes patient characteristics (name, age, and gender) and potential interactions (interaction occurrence, interacting drugs, and severity) based on Medscape.   Keywords: antidiabetics, antihypertensives, drug interactions

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran penggunaan Obat Antihipertensi di Apotek Beji Farma Periode Oktober - Desember 2023

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran selang lima menit dalam keadaan cukup tenang atau istirahat. Angka prevalensi penderita hipertensi di dunia sekitar 26,4% dan diperkirakan akan meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025 sedangkan di Kota Yogyakarta yang mengalami hipertensi sebesar 9,94% dan orang yang menderita hipertensi di Kota Bantul pada tahun 2022, didominasi oleh Perempuan sebanyak 67,8 % atau 26, 479 orang dan laki laki sebanyak 32.2 % atau 12, 574 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi di Apotek Beji Farma. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif kuantitatif dengan menggunakan resep obat antihipertensi di Apotek Beji Farma 2. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Data dianalisis dengan menghitung persentase jenis obat dan golongan obat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Pola Peresepan Obat Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode September - Desember 2023

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Globally, hypertension is one of the most widely recognized cardiovascular diseases. According to WHO, around 8 million people per year die due to hypertension in the Southeast Asia region and the Special Region of Yogyakarta (DIY) is in 4th place as a province with quite high cases of hypertension. This study aims to determine the pattern of antihypertensive drug prescribing in hypertensive patients at the Umbulharjo I Yogyakarta Community Health Center. This research uses a descriptive observational method with retrospective data collection, where this research was carried out by collecting data from medical records of hypertensive patients at the Umbulharjo I Yogyakarta Community Health Center based on the criteria of age, gender, type of hypertension medication, class of hypertension medication and single preparations and combination. Based on the results of research that has been carried out, it is known that the pattern of drug prescribing for hypertensive patients at the Umbulharjo I Yogyakarta Community Health Center is based on gender, female (65.5%) and male (34.5%). Meanwhile, based on age, it is most often found at >65 years old (29.5%). The pattern of drug prescribing in hypertensive patients based on the most frequently used drug class is the CCB group (81.54%). The most widely used type of drug is amlodipine (81.09%) and based on the type of therapy, namely single therapy (89%) and combination therapy (11%).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Antihipertensi Seduhan Teh Oolong (Camellia sinensis L.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang berbahaya karena memiliki faktor risiko yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler. Prevalensi penyakit hipertensi meningkat dari tahun ke tahun. Teh oolong merupakan salah satu tanaman yang dijadikan alternatif pengobatan antihipertensi. Kandungan flavonoid, saponin dan polifenol, serta antioksidan pada teh oolong dapat menurunkan kadar tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antihipertensi seduhan teh oolong terhadap tikus putih jantan galur wistar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental Pretest-Posttest Control Group Design menggunakan 15 tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (CMC Na 1%), kontrol positif (Captopril 2,25 mg/kgBB), dan kontrol perlakuan seduhan teh oolong dosis 4 g dalam 200 ml air suhu 70°C diseduh selama 5-15 menit. Pengecekan tekanan darah dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada sebelum penginduksian (TD I), setelah penginduksian (TD II), dan setelah diberikan larutan uji (TD III). Analisa data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil diperoleh seduhan teh oolong dosis 4g dapat menurunkan tekanan darah pada tikus putih jantan galur wistar dimana hasil pengukuran tekanan darahnya lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang diberi captopril dosis 2,25 mg/kgBB. Kesimpulannya permberian seduhan teh oolong dosis 4g pada tikus menunjukkan potensi sebagai antihipertensi.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta Periode Agustus-Oktober Tahun 2022

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan Riskesdes 2018 menyampaikan bahwa provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai prevalensi hipertensi mencapai 11,01 % dan menempati urutan ke-4 di Indonesia. Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta karena penyakit hipertensi menempati peringkat pertama penyakit pada tahun 2022 sebanyak 3.115 kasus, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta pada periode Agustus-Oktober tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dari resep dan rekam medik Puskesmas Kotagede II Yogyakarta. Data yang dipeoleh penelitian ini sejumlah 480 data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta berdasarkan jenis kelamin perempuan (66,25%) dan laki-laki (33,75%). Sedangkan berdasarkan karakteristik usia, rentang usia 17-25 tahun sejumlah 0,6%, 26-35 2%, 36-45 10%, 46-55 19,4%, 56-65 33,8%, >65 34,2%. Sedangkan berdasarkan karakteristik usia, rentang usia 17-25 (0,6%0, 2635 (2%), 36-46 (10%), 46-55 (19,4), 56-65 (33,8%), >65 (34,2%). Pola peresepan obat antihipertensi berdasarkan golongan obat yang paling banyak di resepkan adalah golongan CCB (71,1%). Jenis obat yang paling banyak di resepkan adalah amlodipine (72,9%) dan berdasarkan jenis terapi yaitu terapi tunggal amlodipine (83,7%) dibandingkan terapi kombinasi amlodipine+HCT (11,9%).

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Minggir Sleman Periode Oktober - November 2022

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yogyakarta menepati posisi ke-4 di Indonesia sebagai provinsi dengan kasus hipertensi yang cukup tinggi sebesar 251.100 kasus. Kasus hipertensi menduduki peringkat pertama dari sepuluh besar penyakit yang berada di Puskesmas Minggir. Tingginya angka kejadian hipertensi berdampak pada morbiditas dan mortalitas masyarakat. Pentingnya pola peresepan secara rasional untuk mengendalikan permasalahan kasus hipertensi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi di Puskesmas Minggir pada periode Oktober – November 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitan metode observasional yang bersifat analitik dengan pengumpulan data secara retrospektif dari resep pasien. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel di Puskesmas Minggir sebanyak 100 resep. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dengan menggambarkan dan menghitung persentase meliputi karakteristik pasien, jenis dan penggolongan obat antihipertensi dan ketepatan dosis obat antihipertensi berdasarkan Joint National Committee 8 (JNC 8). Hasil penelitian diperoleh bahwa penderita hipertensi di Puskesmas Minggir lebih banyak pada perempuan (71%), pola peresepan obat antihipertensi denhan pengobatan terapi tunggal paling banyak yaitu amlodipin (23%) dari golongan Calcium Channel Blocker (CCB) dan pengobatan dengan terapi kombinasi yaitu amlodipin dengan captopril (23%). Ketepatan dosis obat antihipertensi sebesar 100%.

30 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail