Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Teh Oolong
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Antihipertensi Seduhan Teh Oolong (Camellia sinensis L.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang berbahaya karena memiliki faktor risiko yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler. Prevalensi penyakit hipertensi meningkat dari tahun ke tahun. Teh oolong merupakan salah satu tanaman yang dijadikan alternatif pengobatan antihipertensi. Kandungan flavonoid, saponin dan polifenol, serta antioksidan pada teh oolong dapat menurunkan kadar tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antihipertensi seduhan teh oolong terhadap tikus putih jantan galur wistar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental Pretest-Posttest Control Group Design menggunakan 15 tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (CMC Na 1%), kontrol positif (Captopril 2,25 mg/kgBB), dan kontrol perlakuan seduhan teh oolong dosis 4 g dalam 200 ml air suhu 70°C diseduh selama 5-15 menit. Pengecekan tekanan darah dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada sebelum penginduksian (TD I), setelah penginduksian (TD II), dan setelah diberikan larutan uji (TD III). Analisa data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil diperoleh seduhan teh oolong dosis 4g dapat menurunkan tekanan darah pada tikus putih jantan galur wistar dimana hasil pengukuran tekanan darahnya lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang diberi captopril dosis 2,25 mg/kgBB. Kesimpulannya permberian seduhan teh oolong dosis 4g pada tikus menunjukkan potensi sebagai antihipertensi.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Variasi Suhu Penyeduhan terhadap Nilai Kesukaan Seduhan Teh Oolong (Camellia sinensis L.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teh oolong merupakan salah satu teh yang difermentasi sebagian. Teh oolong kaya akan zat bioaktif yang berfungsi untuk kesehatan, seperti polifenol, katekin, polisakarida dan vitamin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kesukaan seduhan teh oolong berdasarkan variasi suhu penyeduhan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan Posttest Control Design menggunakan 30 orang sebagai panelis yang menilai seduhan teh oolong. Teh oolong berat 4 gram diseduh dalam 200 ml air panas dengan variasi suhu 70°C, 85°C, 100°C selama 5-15 menit. Parameter yang dinilai kesukaannya meliputi warna, aroma, rasa dan kenampakan keseluruhan seduhan teh oolong. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan SPSS versi 23, dengan taraf kepercayaan 95%. Parameter warna yang paling disukai panelis yaitu pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 2,60 (suka), parameter aroma paling disukai pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 2,07 (agak suka), parameter rasa paling disukai pada suhu penyeduhan 85ºC dengan nilai rata-rata 1,93 (agak suka), dan kenampakan keseluruhan paling disukai pada suhu penyeduhan 70ºC dengan nilai rata-rata 2,17 (agak suka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara variasi suhu penyeduhan terhadap nilai kesukaan seduhan teh oolong.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail