ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Helminthiasis is caused by poor hygiene and sanitation, non-adherence to
deworming treatment, and lack of knowledge about worm infections. Cases of
helminthiasis infection in Yogyakarta Special Region (DIY) in 2015 reached 182
cases and in 2016 reached 165 cases. This study took place at Umbulharjo II
Community Health Center in Yogyakarta. The purpose of this study was to
determine the level of maternal knowledge about the use of deworming drugs at
Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta.
This study is a descriptive type of observational research. Prospective data
collection with sampling using purposive sampling method. Data were collected
using a questionnaire instrument and analyzed by calculating the percentage value
of correct answers to filling out the questionnaire then the level of knowledge was
categorized as good, sufficient, lacking. The number of samples used in this study
was 90 people.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes mellitus is a long-term disease that requires long-term treatment. In 2019, Indonesia ranked 7th out of 10 in the number of people with diabetes mellitus with 10.7 million people. The prevalence of diabetes mellitus cases in Yogyakarta in 2018 ranked third at 3.1%. Bethesda Lempuyangwangi Hospital diabetes mellitus ranks second out of the top ten diseases with the most cases. This study aims to determine the Drug Use Pattern of Diabetes Mellitus II at Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta July-September 2023 Period. This study used a descriptive observational method with retrospective data collection using prescription data and medical records of patients diagnosed with diabetes mellitus II without or with comorbidities. By calculating the percentage of descriptive quantitative research data including the number of patient names in the form of initials, patient age, gender, drug name and drug strength, drug usage rules (signa), drug class, diagnosis, type of therapy and objective data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prevalensi diabetes melitus di Yogyakarta, seperti yang dilaporkan oleh Dinas Kesehatan, telah mencapai 4,9%. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sebanyak 29 dari 30 responden (96,7%) memiliki pengetahuan yang tinggi tentang DM (Diabetes Melitus). Puskesmas Kotagede I melaporkan bahwa pada bulan Oktober 2023 terdapat 249 pasien DM (Diabetes Melitus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus terhadap penggunaan obat antidiabetes oral di Puskesmas Kotagede I Yogyakarta bulan Januari 2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien Diabetes Melitus sejumlah 72 jiwa. Instrument yang digunakan berupa Kuesioner Tingkat Pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif dan disajikan persentase Tingkat pengetahhuan yang dikategorikan menjadi tiga yakni, baik, cukup, kurang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The incidence of gastritis in Indonesia is quite high, namely 274,396 cases out of a population of 238,452,952. The increase in incidence is influenced by lifestyles that pay less attention to health. Public knowledge is needed in treating gastritis to prevent recurrence. The majority of people's knowledge regarding gastritis treatment is still in the inadequate category. This study aims to determine the level of community knowledge in treating gastritis in Pringgolayan Hamlet, Banguntapan, Bantul in January - February 2024.
The research method uses descriptive observational with sampling using purposive sampling with a population of 2,931 people and a sample of 100 respondents. The data observed included the level of knowledge in treating gastritis in Pringgolayan Hamlet, Banguntapan, Bantul. The data was then analyzed descriptively, namely describing a picture of knowledge in a situation with good, sufficient and poor levels of knowledge.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung. Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40,8%. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Gunungkidul tahun 2017, gastritis merupakan 10 besar penyakit yang tercatat di sistem pencatatan dan pelaporan puskesmas sebanyak 5.763 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat gastritis di Puskesmas Purwosari Gunungkidul periode Januari-Juni 2022.
Metode penelitian ini menggunakan observasional yang bersifat deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah 110 data kasus di Puskesmas Purwosari Gunungkidul periode Januari-Juni 2022. Analisa data yang diamati, yaitu gambaran penggunaan obat gastritis. Karakteristik pasien meliputi usia dan jenis kelamin.
Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang gambaran penggunaan obat gastritis di Puskesmas Purwosari Gunungkidul menunjukkan bahwa dari 110 pasien gastritis yang paling banyak yaitu perempuan sebanyak 83 pasien (75,45%), karakteristik berdasarkan usia paling banyak pada usia dewasa yaitu 40 pasien (36,36%). Berdasarkan gambaran penggunaan obat gastritis yang banyak digunakan yaitu Antasida sebanyak 50 pasien (45,46%) dibandingkan dengan penggunaan obat ranitidin yaitu 19 pasien (17,27%) dan penggunaan obat kombinasi antara antasida + ranitidin yaitu 41 pasien (37,27%).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Obat analgetik banyak digunakan oleh masyarakat. Berdasarkan data Riskesdas (2018) prevalensi nyeri di Indonesia sebesar 7,3%, sementara di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 5,9%. Tingkat pengetahuan terkait penggunaan obat analgetik masih kurang. Sangat diperlukan pemahaman dalam penggunaan obat analgetic sehingga dapat memaksimalkan hasil terapi yang berkualitas kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat analgetik di Apotek Gowok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 88 responden. Analisis data dari karakteristik masing-masing responden penelitian akan dikelompokkan sesuai dengan kategorinya. Data karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan riwayat pendidikan. Analisis data tingkat pengetahuan menggunakan skor dari masing-masing item pernyataan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan responden berpengetahuan baik sebanyak 39 responden (44%), cukup sebanyak 30 responden (34%), dan kurang sebanyak 19 responden (22%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat analgetika di Apotek Gowok kategori baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prevalensi penyakit hiperurisemia di Daerah Istimewa Yogyakarta meningkat dari tahun 2013 berjumlah 3,5% dan di tahun 2018 menjadi 4% berdasarkan data Riskesdas 2018. Peningkatan hiperurisemia disebabkan oleh akumulasi kristal urat di jaringan, terutama di jaringan sendi. Hiperurisemia termasuk penyakit 10 besar terbanyak di Puskesmas Gamping I Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan obat antihiperurisemia di Puskesmas Gamping I Sleman tahun 2022. Metode dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dan teknik pengambilan sampel dengan sampel jenuh. Data yang diambil dari data resep dan rekam medis pada pasien penderita hiperurisemia di Puskesmas Gamping I tahun 2022 dengan jumlah 96 resep. Data yang disajikan meliputi karakteristik pasien (jenis kelamin dan umur), kemudian di evaluasi kerasionalannya dengan menghitung presentase tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis