Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Gula Darah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Karakteristik Responden terhadap Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kabupaten Bantul

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan diabetes melitus (DM) yang paling banyak diderita, yaitu 90-95% dari seluruh jenis DM. Kadar gula darah puasa digunakan untuk memantau kondisi gula darah pasien DM tipe 2 agar tidak terjadi komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karakteristik responden terhadap kadar gula darah puasa pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pada pasien prolanis DM tipe 2 di 3 puskesmas Kabupaten Bantul meliputi Puskesmas Sewon 1, Puskesmas Piyungan dan Puskesmas Pleret dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Data yang dikumpulkan berupa kadar gula darah puasa, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan pendidikan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan SPSS versi 23 untuk mengetahui hubungan karakteristik responden terhadap kadar gula darah puasa. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki kadar gula darah puasa tercapai sebanyak 30 (37,5%) responden, didominasi oleh perempuan sebanyak 21 (26,25%) responden, usia 22-64 tahun sebanyak 26 (32,5%) responden, status pekerjaan bekerja sebanyak 22 (27,5%) responden dan pendidikan SMP/SMA sebanyak 35 (43,75%) responden. Uji chi-square menunjukkan hasil jenis kelamin (p value = 0,283), usia (p value = 0,028), pekerjaan (p value = 0,026), dan pendidikan (p value = 0,454), dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan usia dan pekerjaan dengan kadar gula darah puasa pada pasien DM tipe 2.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Aktivitas Antidiabetes Infusa Daun Binahong (Anredera cordifolia Steen.) Pada Mencit Jantan Galur Swiss yang Diinduksi Aloksan

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis serius yang terjadi saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin. Diabetes menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, terlepas dari status sosial ekonomi atau batas negara. Tanaman Binahong mengandung flavonoid, saponin, steroid dan alkaloid yang dapat berkhasiat sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dari daun binahong sebagai antidiabetes Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksperimental dengan pre and posttest control group design. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit jantan galur swiss sebanyak 20 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I diberikan CMC Na 0,5%, Kelompok II diberikan Glibenklamid 0, 65 mg/KgBB, kelompok III diberikan infusa daun binahong dosis 280 mg/KgBB, kelompok IV diberikan infusa daun binahong dosis 560 mg/KgBB. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan Infusa daun binahong memiliki efek sebagai antidiabetes pada mencit, dosis 280 mg/KgBB memiliki persentase penurunan paling tinggi yaitu sebesar 25,4%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efek Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia Steen.) pada Mencit Jantan Galur Swiss Yang Diinduksi Aloksan

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus merupakan penyakit dengan pengobatan sepanjang hidup, sedangkan obat antidiabetes yang dikonsumsi dapat menimbulkan efek samping dalam penggunaan jangka panjang sehingga membutuhkan alternatif terapi dengan tanaman obat tradisional seperti tanaman binahong (Anredera cordifolia Steen.) yang mengandung flavonoid dan saponin, senyawa tersebut mempunyai kemampuan menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek antidiabetes ekstrak etanol daun binahong pada mencit jantan galur swiss yang diinduksi aloksan. Jenis penelitian ini eksperimental dengan metode pre and post test with controlled group design. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan galur swiss 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi CMC Na 0,5%, kelompok kontrol positif diberikan glibenklamid dosis 0,65 mg/KgBB, kelompok perlakuan diberikan ekstrak etanol daun binahong dengan dosis 17,5 mg/KgBB. Data kadar gula darah yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan kadar gula darah sebelum dan setelah induksi aloksan (sig0,05). Peningkatan kadar gula tertinggi setelah diinduksi aloksan pada kelompok ekstrak daun binahong 17,5 mg/KgBB yaitu sebesar 42,4%. Kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok ekstrak daun binahong 17,5 mg/KgBB memiliki perbedaan bermakna dengan nilai (sig0,05) sehingga menunjukkan adanya efek penurunan kadar gula darah sebesar 33,4%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail