ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman Binahong (Anredera Cordifolia Steen.) merupakan tanaman yang memiliki khasiat sebagai antibakteri, antiobesitas, antidiabetes dan antihiperlipidemia. Bahan pengisi yang dapat diguakan dalam pegisian kapsul adalah avicel dan pregelatinized starch. Avicel berfungsi sebagai bahan pengikat, penghancur dan pregelatinized starch berfungsi sebagai pengisi (filler), penghancur (desintegran) dan pengikat (binder). Penelitian ini dilakukan untuk menemukan formula serta mengetahui karakteristik kapsul esktrak daun binahong. Metode yang digunakan yaitu eksperimental posttest only design. Metode yang digunakan untuk ekstraksi yaitu maserasi selama 3x24jam. Etanol 96% digunakan sebagai pelarut. pelarut etanol 96%, selama 3 x 24 jam. Kapsul diformulasikan menjadi 3 formula yaitu F1 dengan konsentrasi avicel 100%, F2 konsentrasi avicel 50% pregelatinized starch 50%, F3 dengan konsentrasi pregelatinized starch 100%. Penelitian yang sebelumnya dilakukan menunjukan ekstrak daun binahong dapat dibuat menjadi sediaan kapsul. Evaluasi yang dilakukan terhadap sediaan kapsul ekstrak daun binahong menunjukan bahwa formula II hasil evaluasinya paling baik dari formula lainya. Hasil kadar lembab 4,3%, sifat alir 8,29 gram/detik. Sudut diam 27,51⁰, kompresibilitas 15,66%, waktu hancur 1,08 menit dan uji keseragaman bobot yang memenuhi standar. Berdasarkan penelitian yang telah diakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan bahan pengisi avicel dan pregelatinized sratch terhadap karakteristik fisik kapsul ekstrak daun binahong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Binahong leaves contain active compounds such as alkaloids, steroids, flavonoids, phenols, saponins, tannins. The content of active substances in binahong leaves can be extracted by maceration. The choice of solvent type affects the yield value of the extraction results. The purpose of this study was to determine the effect of different types of solvents on the yield of binahong leaves. The research method used was Postest Only Group Design. The extraction method of binahong leaf simplisia was carried out using 2 types of solvents, namely 96% ethanol and n-hexanes. The extract obtained was then evaporated until a thick extract was obtained and then the yield value of each solvent was calculated. Data from the yield value was tested using the SPSS 25 program with a confidence level of 95%. Normality test was conducted with Shapiro Wilk test and homogeneity test using Levene, normally distributed and homogeneous data resulted (sig>0.05) followed by Independet T-test to determine the effect of different types of solvents. Data that were not normally distributed and homogeneous resulted in (sig0.05) were analyzed using the Mann Whitney test.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Daun binahong mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan polifenol. Daun binahong dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar gula darah. Daun binahong memiliki banyak potensi, oleh karena itu perlu dilakukan standarisasi. Penetapan kadar air ekstrak etanol daun binahong perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas, keamanan dan mempertahankan konsistensi kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam simplisia maupun ekstrak. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar air dalam ekstrak etanol daun binahong dengan menggunakan metode gravimetri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post-test only design. Pembuatan ekstrak etanol daun binahong dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, maserasi dilakukan selama 3x24 jam. Setelah dilakukan maserasi, ekstrak diuapkan menggunakan rotary evaporator, dilanjutkan penguapan menggunakan waterbath sampai ekstrak mengental. Ekstrak kental yang diperoleh, dilakukan penetapan kadar air ekstrak etanol daun binahong secara gravimetri. Hasil data yang diperoleh dibandingkan dengan standar yang ada dalam Farmakope Herbal Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis serius yang terjadi saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin. Diabetes menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, terlepas dari status sosial ekonomi atau batas negara. Tanaman Binahong mengandung flavonoid, saponin, steroid dan alkaloid yang dapat berkhasiat sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dari daun binahong sebagai antidiabetes Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksperimental dengan pre and posttest control group design. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit jantan galur swiss sebanyak 20 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I diberikan CMC Na 0,5%, Kelompok II diberikan Glibenklamid 0, 65 mg/KgBB, kelompok III diberikan infusa daun binahong dosis 280 mg/KgBB, kelompok IV diberikan infusa daun binahong dosis 560 mg/KgBB. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan Infusa daun binahong memiliki efek sebagai antidiabetes pada mencit, dosis 280 mg/KgBB memiliki persentase penurunan paling tinggi yaitu sebesar 25,4%.