Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Putri

81 karya publik ditemukan.

2026: 112025: 192024: 402023: 11

Perbandingan Karakteristik Sabun Padat Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Dengan Menggunakan Minyak Sawit dan Minyak Kelapa Murni

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Banana peel extract can be developed as an active ingredient in solid soap preparation. The characteristics of solid soaps can be influenced by the selection of the type of oil used. This study aims to determine the characteristics of solid soap extract banana peel kepok using palm oil and virgin coconut oil and evaluate the differences in the characteristics of the two preparations. This type of research uses experimental methods Post Test Only Design. Banana peels are extracted by maceration using 70% ethanol. Banana peel extract is used as an active substance in the manufacture of solid soap preparations. Solid soap is made with 2 formulas, namely by using 30 gr palm oil (F1) and solid soap using 30 gr pure coconut oil (F2). The preparation in the characteristic test includes the test organoleptis, pH, foam stability and soap hardness. The texture of F1 is dense, yellowish in color, and the aroma of melon while F2 is soft dense texture, milky white, and melon aroma. pH test results F1 9.95±0.92 and F2 10.30±0.35. The hardness test results of solid soap F1 3.90±0.2 Kg and F2 2.73±0.58 Kg. F1 foam stability test results 78.36±3.41% and F2 92.10±3.93%. The conclusion of this study is that solid soap preparations made have good characteristics. Different types of oil used affect differences in organoleptical yield (texture and color), pH, soap hardness, and foam stability.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Daplokan Seyegan Sleman Yogyakarta Tentang Dagusibu Antibiotika Bulan Februari 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan antibiotika dan pengelolaan yang tidak tepat menandakan upaya kesehatan yang dilakukan masyarakat masih rendah. Salah satu faktor dari yang mempengaruhi kurangnya upaya kesehatan masyarakat adalah pengelolaan obat mulai dari cara mendapatkan sampai obat tidak dikonsumsi lagi hingga akhirnya dibuang tidak sepenuhnya dipahami masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus Slovin sebanyak 84 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner yang bersifat tertutup. Kuesioner di analisa menggunakan Excel kemudian di skoring untuk mengetahui pengetahuan masyarakat, kemudian dikelompokan menjadi kategori baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden dengan ketegori kurang sebanyak 27.4%, cukup sebanyak 36.9% dan baik sebanyak 35.7%. Tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika termasuk dalam kategori cukup dengan persentase 36.9%.

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Antasida di Dusun Semoya, Sleman Bulan Februari 2023.

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antasida merupakan obat yang banyak digunakan untuk pengobatan sendiri atau swamedikasi dan cukup mudah didapatkan dipasaran. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di dusun kepek bantul didapatkan 48 responden dengan pengetahuan mengenai penggunaan obat antasida dengan kategori kurang sebesar 50,53%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat antasida di Dusun Semoya, Sleman bulan Februari 2023. Metode penelitian ini berjenis observasional deskriptif dengan pengambilan sampel purposive sampling sejumlah 90 responden di Dusun Semoya bulan Februari 2023. Data yang diamati meliputi tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat antasida di Dusun Semoya, bulan Februari 2023. Analisa data yang dilakukan pada penelitian yaitu dengan menghitung nilai persentase jawaban benar pada bagian kesioner, kemudian tingkat pengetahuan dikategorikan kedalam kategori baik, cukup, kurang.

Gambaran Penggunaan Obat diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Minggir Sleman Periode Juni-Desember 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif dengan gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi insulin secara efektif. Prevalensi kasus penyakit Diabetes Mellitus di Daerah Istimewa Yogyakarta menempati peringkat ketiga yakni sebesar 3,1%. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa obat tunggal yang digunakan pada terapi antidiabetes mellitus yaitu Metformin 500 mg dengan persentase 32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minggir Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif karena mengambil data dari resep pada bulan Juni – Desember 2022 di Puskesmas Minggir Sleman. Data dianalisa secara deskriptif kuantitatif disajikan dengan persentase dalam bentuk diagram tentang gambaran penggunaan obat Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minggir Sleman. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa dari 80 kasus lebih banyak usia lansia sebanyak 66% dan jenis kelamin perempuan sebanyak 59% serta gambaran penggunaan obat diabetes mellitus tipe II yaitu golongan Biguanida (Metformin) sebanyak 87,5% dan golongan Sulfonilurea (Glimepirid) sebanyak 12,5%.

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Di Masyarakat Tempuran, Kasihan, Bantul Periode Februari 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

DAGUSIBU ( Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) merupakan salah satu program IAI ( Ikatan Apoteker Indonesia) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait cara penggunaan dan pengelolaan obat yang baik dan benar. Pada penelitian Kristina 2018 lebih dari 89% masyarakat menyimpan obat dirumah sampai kadaluarsa kemudian dibuang bersama dengan sampah rumah tangga dan pada penelitian Pramestitue 2020 sebanyak 89% masyarakat menyimpan obat-obatan dirumah untuk digunakan sebagai persediaan, sebanyak 49% masyarakat melakukan pembuangan obat langsung ke tempat sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang di Masyarakat Kampung Tempuran. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design penelitian observasional deskriptif . Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kampung Tempuran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sampel yang digunakan berjumlah 110 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan deskriptif.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penyimpanan Obat Pada masyarakat Di Dusun TegalRejo Desa Sariharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Periode Februari 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Indonesian people store medicines for self-medication which are obtained from doctor's prescriptions or purchased freely by 63.7% including 27.8% antibiotics and 35.7% hard drugs. On the other hand, increasing use of drugs in the community can have negative impacts, such as errors in storing medicines due to a lack of understanding and knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about drug storage in the community in TegalRejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency in 2023. The method used in this research is descriptive observational with the technique of collecting data through questionnaires. Data analysis in this study was presented in a descriptive form with the results of the percentage by giving a score or rating and interpreted using the criteria for the level of knowledge in the categories of good, sufficient, lacking. The results showed that the level of public knowledge of drug storage was in the good category by 15 respondents (17%), sufficient by 21 respondents (23%), and less by 54 respondents (60%). So it can be concluded that the level of public knowledge of drug storage in Tegalrejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District is lacking.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun belimbing wuluh memiliki kandungan zat aktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Kandungan zat aktif dan nilai rendemen dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada ekstrak daun belimbing wuluh. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Posttest Only Group Design. Daun belimbing wuluh dikeringkan dengan oven dan kering angin, dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemen dan diuji kandungan zat aktif, yaitu uji polifenol, uji flavonoid, uji alkaloid, uji tanin, uji saponin, uji triterpenoid dan uji steroid. Hasil uji kandungan zat aktif dianalisis deskriptif. Nilai rendemen kemudian dianalisis SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengeringan kering angin dan oven dengan rata rata rendemen sebesar 5,01 ± 0,35 dan 9,35 ± 0,35. Hasil skrining fitokimia diketahui bahwa ekstrak daun belimbing wuluh terdapat kandungan zat aktif berupa senyawa polifenol, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, dan steroid. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan metode pengeringan yang berbeda dapat berpengaruh terhadap nilai rendemen dan tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif esktrak daun belimbing wuluh.

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN MENGKUDU HASIL MASERASI BERDASARKAN PERBEDAAN PELARUT EKSTRAKSI

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun mengkudu memiliki salah satu senyawa antrakuinon yang dapat dihasilkan dari proses ekstraksi maserasi. Perbedaan pelarut mempengaruhi efektivitas pada proses ekstraksi yang ditunjukkan dengan perolehan nilai rendemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut ekstraksi terhadap nilai rendemen dari ekstrak daun mengkudu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Posttest Only Design. Serbuk daun mengkudu di ekstraksi secara maserasi dengan 3 pelarut yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan. Filtrat hasil maserat diuapkan dengan kering angin. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemennya dan dianalisis menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro Wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05), lalu dilakukan uji One Way Anova. Apabila hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Post hoc LSD. Jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (p<0,05), kemudian dilakukan uji Kruskal Wallis. Apabila hasil uji Kruskal Wallis diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.

Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) Secara Spektrofotometri Uv-Vis

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketapang leaves are known to contain chemical compounds in the form of alkaloids, flavonoids, saponins and quinones. Ketapang leaves have benefits as antioxidants. The potential of ketapang leaf extract as an antioxidant can increase if the total flavonoid levels also increase. The purpose of this study was to determine the total flavonoid levels of ketapang leaf ethanol extract by UV-Vis spectrophotometry. The research method was carried out quantitatively using AlCl3 reagents and quercetin as comparison solutions. The test results obtained absorbance values and quercetin levels which were analyzed using UV-Vis spectrophotometry. The concentration of the raw solution used is 4 ppm, 5 ppm, 6 ppm, 7 ppm, 8 ppm, 9 ppm, and 10 ppm. The total levels of flavonoid compounds were calculated by linear regression y = bx + a and the final result was expressed in mg EQ/g units. Data analysis was carried out descriptively by comparing previous research.

Gambaran Penggunaan Obat diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Minggir Sleman Periode Juni-Desember 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif dengan gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi insulin secara efektif. Prevalensi kasus penyakit Diabetes Mellitus di Daerah Istimewa Yogyakarta menempati peringkat ketiga yakni sebesar 3,1%. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa obat tunggal yang digunakan pada terapi antidiabetes mellitus yaitu Metformin 500 mg dengan persentase 32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minggir Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif karena mengambil data dari resep pada bulan Juni – Desember 2022 di Puskesmas Minggir Sleman. Data dianalisa secara deskriptif kuantitatif disajikan dengan persentase dalam bentuk diagram tentang gambaran penggunaan obat Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minggir Sleman. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa dari 80 kasus lebih banyak usia lansia sebanyak 66% dan jenis kelamin perempuan sebanyak 59% serta gambaran penggunaan obat diabetes mellitus tipe II yaitu golongan Biguanida (Metformin) sebanyak 87,5% dan golongan Sulfonilurea (Glimepirid) sebanyak 12,5%.

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Antasida di Dusun Semoya, Sleman Bulan Februari 2023.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antasida merupakan obat yang banyak digunakan untuk pengobatan sendiri atau swamedikasi dan cukup mudah didapatkan dipasaran. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di dusun kepek bantul didapatkan 48 responden dengan pengetahuan mengenai penggunaan obat antasida dengan kategori kurang sebesar 50,53%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat antasida di Dusun Semoya, Sleman bulan Februari 2023. Metode penelitian ini berjenis observasional deskriptif dengan pengambilan sampel purposive sampling sejumlah 90 responden di Dusun Semoya bulan Februari 2023. Data yang diamati meliputi tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat antasida di Dusun Semoya, bulan Februari 2023. Analisa data yang dilakukan pada penelitian yaitu dengan menghitung nilai persentase jawaban benar pada bagian kesioner, kemudian tingkat pengetahuan dikategorikan kedalam kategori baik, cukup, kurang.

Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) Secara Spektrofotometri Uv-Vis

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketapang leaves are known to contain chemical compounds in the form of alkaloids, flavonoids, saponins and quinones. Ketapang leaves have benefits as antioxidants. The potential of ketapang leaf extract as an antioxidant can increase if the total flavonoid levels also increase. The purpose of this study was to determine the total flavonoid levels of ketapang leaf ethanol extract by UV-Vis spectrophotometry. The research method was carried out quantitatively using AlCl3 reagents and quercetin as comparison solutions. The test results obtained absorbance values and quercetin levels which were analyzed using UV-Vis spectrophotometry. The concentration of the raw solution used is 4 ppm, 5 ppm, 6 ppm, 7 ppm, 8 ppm, 9 ppm, and 10 ppm. The total levels of flavonoid compounds were calculated by linear regression y = bx + a and the final result was expressed in mg EQ/g units. Data analysis was carried out descriptively by comparing previous research.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun belimbing wuluh memiliki kandungan zat aktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Kandungan zat aktif dan nilai rendemen dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada ekstrak daun belimbing wuluh. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Posttest Only Group Design. Daun belimbing wuluh dikeringkan dengan oven dan kering angin, dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemen dan diuji kandungan zat aktif, yaitu uji polifenol, uji flavonoid, uji alkaloid, uji tanin, uji saponin, uji triterpenoid dan uji steroid. Hasil uji kandungan zat aktif dianalisis deskriptif. Nilai rendemen kemudian dianalisis SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengeringan kering angin dan oven dengan rata rata rendemen sebesar 5,01 ± 0,35 dan 9,35 ± 0,35. Hasil skrining fitokimia diketahui bahwa ekstrak daun belimbing wuluh terdapat kandungan zat aktif berupa senyawa polifenol, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, dan steroid. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan metode pengeringan yang berbeda dapat berpengaruh terhadap nilai rendemen dan tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif esktrak daun belimbing wuluh.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Daplokan Seyegan Sleman Yogyakarta Tentang Dagusibu Antibiotika Bulan Februari 2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotika dan pengelolaan yang tidak tepat menandakan upaya kesehatan yang dilakukan masyarakat masih rendah. Salah satu faktor dari yang mempengaruhi kurangnya upaya kesehatan masyarakat adalah pengelolaan obat mulai dari cara mendapatkan sampai obat tidak dikonsumsi lagi hingga akhirnya dibuang tidak sepenuhnya dipahami masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus Slovin sebanyak 84 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner yang bersifat tertutup. Kuesioner di analisa menggunakan Excel kemudian di skoring untuk mengetahui pengetahuan masyarakat, kemudian dikelompokan menjadi kategori baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden dengan ketegori kurang sebanyak 27.4%, cukup sebanyak 36.9% dan baik sebanyak 35.7%. Tingkat pengetahuan masyarakat Daplokan tentang DAGUSIBU Antibiotika termasuk dalam kategori cukup dengan persentase 36.9%.

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Di Masyarakat Tempuran, Kasihan, Bantul Periode Februari 2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAGUSIBU ( Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) merupakan salah satu program IAI ( Ikatan Apoteker Indonesia) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait cara penggunaan dan pengelolaan obat yang baik dan benar. Pada penelitian Kristina 2018 lebih dari 89% masyarakat menyimpan obat dirumah sampai kadaluarsa kemudian dibuang bersama dengan sampah rumah tangga dan pada penelitian Pramestitue 2020 sebanyak 89% masyarakat menyimpan obat-obatan dirumah untuk digunakan sebagai persediaan, sebanyak 49% masyarakat melakukan pembuangan obat langsung ke tempat sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang di Masyarakat Kampung Tempuran. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design penelitian observasional deskriptif . Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kampung Tempuran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sampel yang digunakan berjumlah 110 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan deskriptif.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penyimpanan Obat Pada masyarakat Di Dusun TegalRejo Desa Sariharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Periode Februari 2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The Indonesian people store medicines for self-medication which are obtained from doctor's prescriptions or purchased freely by 63.7% including 27.8% antibiotics and 35.7% hard drugs. On the other hand, increasing use of drugs in the community can have negative impacts, such as errors in storing medicines due to a lack of understanding and knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge about drug storage in the community in TegalRejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency in 2023. The method used in this research is descriptive observational with the technique of collecting data through questionnaires. Data analysis in this study was presented in a descriptive form with the results of the percentage by giving a score or rating and interpreted using the criteria for the level of knowledge in the categories of good, sufficient, lacking. The results showed that the level of public knowledge of drug storage was in the good category by 15 respondents (17%), sufficient by 21 respondents (23%), and less by 54 respondents (60%). So it can be concluded that the level of public knowledge of drug storage in Tegalrejo Hamlet, Sariharjo Village, Ngaglik District is lacking.

PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN MENGKUDU HASIL MASERASI BERDASARKAN PERBEDAAN PELARUT EKSTRAKSI

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun mengkudu memiliki salah satu senyawa antrakuinon yang dapat dihasilkan dari proses ekstraksi maserasi. Perbedaan pelarut mempengaruhi efektivitas pada proses ekstraksi yang ditunjukkan dengan perolehan nilai rendemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut ekstraksi terhadap nilai rendemen dari ekstrak daun mengkudu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Posttest Only Design. Serbuk daun mengkudu di ekstraksi secara maserasi dengan 3 pelarut yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan. Filtrat hasil maserat diuapkan dengan kering angin. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemennya dan dianalisis menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro Wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05), lalu dilakukan uji One Way Anova. Apabila hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Post hoc LSD. Jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (p<0,05), kemudian dilakukan uji Kruskal Wallis. Apabila hasil uji Kruskal Wallis diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun alpukat merupakan salah satu bagian dari tanaman yang mengandung zat aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Kandungan zat aktif daun alpukat diperoleh dengan proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen serta dilakukan uji kandungan zat aktif berupa uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Data uji kandungan zat aktif dianalisis secara deskriptif dan data rendemen dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen dilakukan uji Independent Sampel T-test. Apabila data tidak terdistribusi normal dan homogen dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen soxhlet lebih besar daripada maserasi dan metode ekstraksi tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif Kata kunci: daun alpukat, metode ekstraksi, rendemen, kandungan zat aktif