ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke dan jantung koroner, hipertensi dapat disebabkan oleh retensi cairan yang dapat meningkatkan volume darah. Penurunan volume cairan darah dapat diberikan obat yang memiliki aktivitas sebagai diuretik. Daun alpukat diketahui mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai diuretik, sehingga dapat menurunkan volume darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek diuretik dari ekstrak etanol daun alpukat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest-only control group design dengan empat kelompok perlakuan, yaitu kelompok K- (CMC Na 1 %), K+ (Furosemide dosis 5,2 mg/KgBB, EEDA dosis 400 mg/KgBB dan dosis 600 mg/KgBB dengan menggunakan hewan uji mencit 24 ekor. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan melihat volume urin kumulatif yang dihasilkan tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin mencit dianalisis menggunakan SPSS 27 dengan taraf kepercayaan 95% dengan hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antar kelompok (sig0,05). Hasil rerata volume urin kumulatif kelompok K- (kontrol negatif) didapat hasil sebanyak 0,09±0,01 mL, kelompok K+ (kontrol positif) sebanyak 0,94±0,01 mL, kelompok dosis EEDA 400 mg/KgBB sebanyak 0,71±0,02 mL, dan kelompok EEDA dosis 600 mg/KgBB sebanyak 0,89±0,02 mL. Ekstrak etanol daun alpukat dosis 400 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB memiliki efek diuretik pada mencit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan suatu peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Pisang ambon memiliki kandungan kalium yang tinggi sehingga baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kalium memiliki efek diuretik yang dapat menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan pengeluaran natrium dan air melalui urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek diuretik pisang ambon pada tikus putih jantan galur wistar.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian post test only control group design. Sebanyak 27 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na), kelompok kontrol positif (furosemide), dan kelompok perlakuan (pisang ambon). Pengujian efektivitas diuretik dilakukan dengan melihat volume urin dari ketiga kelompok tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin dianalisis menggunakan Kruskal Wallis IBM SPSS Statistics versi 26 dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil rerata volume urin selama 6 jam pada kelompok I, II, dan III secara berturut-turut yaitu 4,308 ml; 37,987 ml; dan 22,059 ml. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pisang ambon memiliki efektivitas sebagai diuretik pada tikus putih jantan galur wistar dengan pemberian pisang ambon seberat 17,599 g, namun efektivitas diuretik yang dihasilkan pisang ambon tidak sekuat furosemide yang merupakan loop diuretic.
Hypertension is an increase in systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic blood pressure ≥90 mmHg. Ambon banana has a high potassium content so that is good for keeping blood pressure stable. Potassium has a diuretic effect that can lower blood pressure by increasing the excretion of sodium and water through urine. This study aims to determine the diuretic effect of ambon banana on male white rats wistar strain.
This study used an experimental method with a post test only control group design. A total of 27 male white rats wistar strain were divided into three groups: negative control group (CMC Na), positive control group (furosemide), and treatment group (ambon banana). Testing the effectiveness of diuretics was carried out by looking at the urine volume of the three groups every 1 hour for 6 hours. Urine volume results were analyzed using Kruskal Wallis IBM SPSS Statistics version 26 with 95% confidence level.
The average urine volume for 6 hours in groups I, II, and III were 4,308 ml; 37,987 ml; and 22,059 ml, respectively. The conclusion of this study is that ambon banana has effectiveness as a diuretic in male white rats wistar strain by giving 17,599 g of ambon banana, but the diuretic effectiveness of ambon banana is not as strong as furosemide which is a loop diuretic.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hypertension is one of the most dangerous health problems in the world, because hypertension is a major risk factor for cardiovascular disease. Diuretics are one class of drugs that can be used in the treatment of hypertension. African leaves have chemical content, one of which is flavonoids which are known to have a diuretic effect. The purpose of this study was to determine the effectiveness and dose of African leaf tea brewing that has the most optimum diuretic effect on swiss strain male white mice. This study used an experimental method of post test only control group design with 25 male white mice of Swiss strain divided into 5 groups, namely the negative control group (CMC Na 1%), the positive control group (furosemide 5.2mg/KgBB), and the treatment of African leaf tea brewing weights of 2, 4, 6 grams in 200ml of water. Then the urine volume was observed every 1 hour for 6 hours. Then analyzed using Anova test on SPSS version 25.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent killer karena sulit untuk dideteksi. Jumlah kasus hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 63.309.620 orang. Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan hipertensi adalah daun alpukat. Kandungan flavonoid daun alpukat berpotensi sebagai diuretik, yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan takaran seduhan teh daun alpukat yang mmiliki efek diuretik optimum pada mencit putih jantan galur swiss. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest-only control group design, menggunakan 25 ekor mencit putih jantan galur swiss yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 1%), kelompok kontrol positif (furosemide 5,2 mg/KgBB), kelompok perlakuan seduhan teh daun alpukat berat serbuk 2 g, 4 g dan 8 g dalam 200 ml air dengan suhu 100°C. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan melihat volume urin dari kelima kelompok mencit tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin mencit dianalisis menggunakan uji Anova pada SPSS versi 26 dengan taraf kepercayaan 95%.