Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: zat aktif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun belimbing wuluh memiliki kandungan zat aktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Kandungan zat aktif dan nilai rendemen dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada ekstrak daun belimbing wuluh. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Posttest Only Group Design. Daun belimbing wuluh dikeringkan dengan oven dan kering angin, dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemen dan diuji kandungan zat aktif, yaitu uji polifenol, uji flavonoid, uji alkaloid, uji tanin, uji saponin, uji triterpenoid dan uji steroid. Hasil uji kandungan zat aktif dianalisis deskriptif. Nilai rendemen kemudian dianalisis SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengeringan kering angin dan oven dengan rata rata rendemen sebesar 5,01 ± 0,35 dan 9,35 ± 0,35. Hasil skrining fitokimia diketahui bahwa ekstrak daun belimbing wuluh terdapat kandungan zat aktif berupa senyawa polifenol, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, dan steroid. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan metode pengeringan yang berbeda dapat berpengaruh terhadap nilai rendemen dan tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif esktrak daun belimbing wuluh.

34 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Berdasarkan Perbedaan Jenis Pelarut

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kandungan zat aktif pada daun belimbing wuluh dapat diperoleh dengan diekstraksi dengan pelarut. Pemilihan jenis pelarut dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada hasil ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap hasil rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun belimbing wuluh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental post test only design. Ekstraksi serbuk daun belimbing wuluh menggunakan metode maserasi dengan jenis pelarut berbeda yaitu, etanol 96% dan n-heksan. Ekstrak yang diperoleh diuapkan secara kering angin hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian dilakukan pengujian rendemen dan uji kandungan zat aktif. Data dari hasil skrining fitokimia dilakukan analisa secara diskriptif sedangkan data dari hasil rendemen dilakukan analisa menggunakan SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene’s test dengan taraf kepercayaaan 95%. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05) dilakukan uji Independent Sampel T-Test, jika data tidak terdistribusi normal dan homogen (p0,05) dilakukan uji Mann-Whitney. Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan adanya pengaruh dari perbedaan jenis pelarut terhadap rendemen dan kandungan zat akif ekstrak daun belimbing wuluh.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail