Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CLARA GRESSWASTI NARESWARI

2 karya publik ditemukan.

2024: 12023: 1

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Berdasarkan Perbedaan Jenis Pelarut

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kandungan zat aktif pada daun belimbing wuluh dapat diperoleh dengan diekstraksi dengan pelarut. Pemilihan jenis pelarut dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada hasil ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap hasil rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun belimbing wuluh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental post test only design. Ekstraksi serbuk daun belimbing wuluh menggunakan metode maserasi dengan jenis pelarut berbeda yaitu, etanol 96% dan n-heksan. Ekstrak yang diperoleh diuapkan secara kering angin hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian dilakukan pengujian rendemen dan uji kandungan zat aktif. Data dari hasil skrining fitokimia dilakukan analisa secara diskriptif sedangkan data dari hasil rendemen dilakukan analisa menggunakan SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene’s test dengan taraf kepercayaaan 95%. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05) dilakukan uji Independent Sampel T-Test, jika data tidak terdistribusi normal dan homogen (p0,05) dilakukan uji Mann-Whitney. Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan adanya pengaruh dari perbedaan jenis pelarut terhadap rendemen dan kandungan zat akif ekstrak daun belimbing wuluh.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Berdasarkan Perbedaan Jenis Pelarut

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kandungan zat aktif pada daun belimbing wuluh dapat diperoleh dengan diekstraksi dengan pelarut. Pemilihan jenis pelarut dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan zat aktif pada hasil ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap hasil rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun belimbing wuluh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental post test only design. Ekstraksi serbuk daun belimbing wuluh menggunakan metode maserasi dengan jenis pelarut berbeda yaitu, etanol 96% dan n-heksan. Ekstrak yang diperoleh diuapkan secara kering angin hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian dilakukan pengujian rendemen dan uji kandungan zat aktif. Data dari hasil skrining fitokimia dilakukan analisa secara diskriptif sedangkan data dari hasil rendemen dilakukan analisa menggunakan SPSS 23 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene’s test dengan taraf kepercayaaan 95%. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05) dilakukan uji Independent Sampel T-Test, jika data tidak terdistribusi normal dan homogen (p0,05) dilakukan uji Mann-Whitney. Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan adanya pengaruh dari perbedaan jenis pelarut terhadap rendemen dan kandungan zat akif ekstrak daun belimbing wuluh.