Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kepuasan Pasien
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Swamedikasi di Apotek Widigdo 2 Turi Sleman Desember 2025

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan langsung kepada pasien yang harus selalu berupaya meningkatkan mutu kesehatan pasien. Salah satu bentuk pelayanan kefarmasian yang ada di apotek adalah swamedikasi. Jumlah pelayanan swamedikasi di Indonesia tergolong tinggi, sebanyak 79% pada tahun 2024. Mutu pelayanan swamedikasi dipengaruhi oleh kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi di Apotek Widigdo 2 pada bulan Desember 2025. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang melakukan swamedikasi di apotek Widigdo 2 pada bulan Desember 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada 100 responden. Analisa data dilakukan dengan cara menghitung persentase tingkat kepuasan yang dikategorikan menjadi sangat tidak puas, tidak puas, puas, dan sangat puas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi dimensi daya tanggap (responsiveness) yaitu sangat puas (88%), Kehandalan (Reliability) yaitu sangat puas (86%), Jaminan (Assurance) yaitu sangat puas (87%), Empati (Empathy) yaitu sangat puas (88%), dan Bukti Langsung (Tangible) yaitu sangat puas (88%). Penelitian dapat disimpulkan, gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi di Apotek Widigdo 2 bulan Desember 2025 yaitu sangat puas dengan hasil persentase sebesar 87,4%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK YUDISTIRA FARMA MLATI, SLEMAN BULAN FEBRUARI - MARET 2025

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Health is one of the factors that supports quality of life. One way to improve human quality of life is by enhancing the quality of healthcare services. A study on consumer satisfaction levels at Sukarame District Pharmacy showed that 58.08% of patients were dissatisfied with the pharmacy services they received. Based on this background, the aim of this research is to determine the level of patient satisfaction with the pharmaceutical services provided at Yudistira Farma Pharmacy. This study uses a descriptive observational method with prospective data collection using a questionnaire. The level of satisfaction is assessed based on five dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible evidence. A total of 100 respondents were used as the sample. Data analysis was conducted using quantitative analysis, in which the responses from the questionnaire were scored and the average percentage of patient satisfaction was calculated. The results of this study show that patients or community members who purchased medicine at Yudistira Farma Pharmacy felt very satisfied, with a satisfaction level of 91.23% toward the pharmaceutical services provided by the pharmacy staff. The findings of this study can be used as a motivation for other pharmaceutical service facilities to maintain and improve their services for better patient care.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Swamedikasi di Apotek Kasongan Bulan Januari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan saat ini semakin tinggi sehingga kebutuhan akan sarana kesehatan semakin meningkat. Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting untuk meningkatkan kualitas hidup terutama dalam hal swamedikasi. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan tingkat kepuasan belum mencapai 100% yaitu sebesar 72,88% hal ini perlu dilakukan tingkat kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pasien terhadap pelayanan swamedikasi di Apotek Kasongan Bulan Januari 2024. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data prospektif dengan melihat tingkat kepuasan pasien. Tingkat kepuasan dinilai berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu keandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti langsung. Sampel yang akan digunakan sebanyak 96 responden. Analisa data menggunakan analisis kuantitatif yaitu pengumpulan data dari responden yang mengisi tingkat kepuasan terhadap pelayanan swamedikasi. Data diperoleh dari kuesioner kemudian dihitung skor rata-rata presentase kepuasan pasie

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail