Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Daun Pepaya
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetapan Kadar Hesperidin Seduhan Daun Pepaya (Carica papaya L.)

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung senyawa flavonoid hesperidin yang bersifat polar dan tahan terhadap pemanasan. Flavonoid seperti hesperidin memiliki gugus kromofor dan auksokrom sehingga dapat dideteksi dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hesperidin pada seduhan daun pepaya. Metode penelitian ini merupakan eksperimental posttest only design berupa penetapan kadar hesperidin pada seduhan daun pepaya dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel yang digunakan berupa daun pepaya yang telah dirajang dan dikeringkan dengan metode kering angin. Seduhan dibuat dengan serbuk daun pepaya yang dihaluskan dengan ayakan mesh 60 dan dikemas dalam kantong teh sebanyak 2 gram. Daun pepaya diseduh menggunakan akuades sebanyak 100 mL pada suhu 70 0 C selama 5 menit. Standar hesperidin dibuat dalam seri konsentrasi 0,5; 2; 4; 6; 8 ppm dengan pelarut metanol. Pembacaan absorbansi dilakukan pada panjang gelombang 282,7 nm. Kadar hesperidin dihitung dengan memasukkan absorbansi sampel dalam persamaan regresi linear y= 0,0467x + 0,0157. Berdasarkan penelitian mengenai penetapan kadar hesperidin seduhan daun pepaya didapatkan hasil pengukuran panjang gelombang maksimum sebesar 282,7 nm. Kadar hesperidin dalam seduhan daun pepaya diperoleh sebesar 0,23±0,01% b/b

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konsentrasi Natrium Hidroksida Terhadap pH Sediaan Sabun Padat Daun Pepaya (<i>Carica Papaya </i>L.)

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Variasi konsentrasi NaOH berpengaruh terhadap pH dan tidak berpengaruh terhadap sifat fisik organoleptis warna dan bau daun Pepaya (Carica Papaya L.) .Konsentrasi NaOH dapat menghasilkan sediaan yang memenuhi syarat yaitu pada formula 1,2, dan 3. dengan konsentrasi NaOH 5%, 8,5%, 12%

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji pH dan Diameter Sebar Sediaan Gel Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan Basis Natrium Karboksimetil Selulosa (Na-CMC)

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki kandungan senyawa kimia berupa metabolit sekunder alkaloid karpain yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Penggunaan daun pepaya sebagai antioksidan dapat dibuat menjadi kosmetik berupa gel. Gel dipilih karena mengandung banyak air dan memiliki sifat pengantar obat yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai pH dan diameter sebar sediaan gel ekstrak daun pepaya dengan basis Na-CMC. Metode penelitian ini adalah post test only control design. Gel dibuat 2 formula yaitu F1 (tanpa pemberian ekstrak) dan F2 (dengan penambahan ekstrak). Penambahan ekstrak daun pepaya dilakukan untuk mengetahui perbedaan karakteristik sediaan gel sesuai dengan parameter yang telah ditetapkan. Uji fisik yang dilakukan meliputi uji pH dan diameter sebar. Data hasil pengujian fisik gel dianalisis menggunakan program IBM SPSS Statistik 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Uji homogenitas menggunakan uji Levene test dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, jika data terdistribusi normal dilanjutkan menggunakan uji Independent T-test jika data tidak terdistribusi normal menggunakan uji Mann Whitney.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji pH Dan Diameter Sebar Sediaan Gel Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L) Dengan Basis Hydroxypropyl Methyl Cellulose (HPMC)

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun pepaya mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat sebagai antibakteri penyebab jerawat. Daun pepaya dibuat sediaan gel dengan basis gel menggunakan HPMC (Hidroxy Propyl Methyl Cellulose) memiliki keunggulan seperti tidak mudah tumpah, lebih lama mengikat wangi, mudah dalam pemakaian, bersifat elastis, dan bisa dikreasikan bentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun pepaya terhadap uji pH dan diameter sebar sediaan gel berbasis HPMC. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan posstest only control group design. Formulasi yang dibuat dalam 2 formula, yaitu F1 formulasi gel tanpa penambahan ekstrak dan FII formulasi gel dengan penambahan ekstrak. Pengujian sediaan gel meliputi uji organoleptik, uji pH dan uji diameter sebar. Hasil uji pH dan diameter sebar dianalisis secara statistik menggunakan Independent T-test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil Penelitian menunjukan sediaan gel F1 bertekstur kental, berwarna bening, tidak berbau dan F2 berekstur agak kental, berwarna coklat muda, berbau khas daun pepaya. Hasil uji pH pada F1 6,24± 0,05 dan F2 6,43± 0,07. Hasil uji dimeter sebar pada F1 5,80 ± 0,19 cm dan F2 6,13 ± 0,07 cm. Hasil penelitian memenuhi persyaratan nilai pH dan diameter sebar. Hasil menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan penambahan ekstrak daun pepaya yang mempengaruhi hasil uji pH dan diameter sebar.  

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Organoleptis Fisika Kimia Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica Papaya L.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Papaya leaves contain alkaloids which have antibacterial activity against the growth of Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, and Staphylococcus epidermidis bacteria. Papaya leaf extract was developed as a traditional medicine in the form of cream preparations to make it more effective in its use. The purpose of this study was to determine the organoleptic physical and chemical characteristics of the papaya leaf ethanol extract cream. This research was conducted using the post test only control design method. The cream is made using papaya leaf ethanol extract. The preparation of cream preparations uses two formulas, namely formula 1 without ethanol extract of papaya leaves and formula 2 with ethanol extract of papaya leaves. The cream results obtained were then subjected to organoleptic tests, homogeneity, pH, and diameter of the spread. The results of organoleptic data and homogeneity are described. The obtained pH and scatter diameter data were then statistically analyzed using SPSS 23.0. normality test using Shapiro Wilk and homogeneity test using Levene's Test. The results of normal and homogeneous data analysis will be followed by the Independent sample T-Test. Data that is not normally distributed will be carried out by the Mann Withney test.

26 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Skrining Fitokimia Fraksi Kloroform Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun pepaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenol dan titerpenoid. Penarikan senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan cara fraksinasi. Fraksinasi dilakukan dengan pelarut berbeda kepolaran. Fraksi kloroform digunakan untuk menarik senyawa yang larut dalam pelarut non polar. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam fraksi kloroform ekstrak daun pepaya. Penelitian ini merupakan penelitian posttest only design. Pembuatan fraksi menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan melarutkan ekstrak daun pepaya dalam etanol dan air (1:9). Tambahkan pelarut kloroform, lakukan penggojokan kemudian diamkan hingga terpisah menjadi dua fase. Proses fraksinasi dilakukan hingga fraksi kloroform jernih. Fraksi kloroform yang didapat diuapkan dengan water bath, kemudian dilakukan skrining fitokimia. Pengujian skrining fitokimia menggunakan uji tabung.Hasil penelitian skrining fitokimia menunjukkan fraksi kloroform ekstrak daun papaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin.

41 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Skrining Fitokimia Fraksi Etil Asetat Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Papaya is an herbal plant that is easily found and used by Indonesian people, especially in the leaves. Papaya leaves have benefits as anti-inflammatory, antidiabetic, anticancer, antimalarial and antibacterial. This study aims to determine the content of secondary metabolites contained in the ethyl acetate fraction of papaya leaf extract. The research method used is a qualitative method in the form of phytochemical screening results from the ethyl acetate fraction of papaya leaf water extract. As much as 10 g of papaya leaf extract dissolved with 50 mL of distilled water, put in a separating funnel and added 50 mL of ethyl acetate, shaken and let stand until separated. Partitioning was carried out until the ethyl acetate phase was clear and then concentrated with a rotary evaporator to obtain the ethyl acetate fraction. The results of the ethyl acetate fraction were tested to identify the content of active metabolites by screening including the identification of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, terpenoids. The test results were then analyzed descriptively.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail