Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: AISYAH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Multivitamin bagi Kesehatan Tubuh di SMKN 1 Sedayu Bantul

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Belakangan ini semakin banyak remaja dan dewasa muda yang mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Kebutuhan manusia terhadap suatu multivitamin sangat besar dikarenakan padatnya kegiatan yang dilakukan sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengkonsumsi vitamin dari buah-buahan dan sayur-sayuran secara alami. Remaja sering kali kurang menyadari pentingnya konsumsi multivitamin dalam jumlah yang cukup untuk mendukung kesehatan agar lebih optimal, hal tersebut dapat terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan tentang penggunaan multivitamin bagi tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang penggunaan multivitamin bagi kesehatan tubuh di SMKN 1 Sedayu Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dan diperoleh total sampel sebanyak 462 siswa yang terdiri dari siswa angkatan kelas X, XI, dan XII. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menentukan tingkat pengetahuan responden yang dikategorikan menjadi baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 462 responden, yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 67,3%, pengetahuan cukup sebanyak 23,4%, dan pengetahuan kurang sebanyak 9,3%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja di SMKN 1 Sedayu Bantul mengenai penggunaan multivitamin bagi kesehatan tubuh termasuk dalam kategori baik.

81 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Anemia di Dusun Jadan Tamantirto Kasihan Bantul Pada Bulan Februari 2024

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia is a condition where the hemoglobin level in the blood is less than the normal value. This happens because iron plays a role in the synthesis of red blood cells to transport oxygen throughout the body. Iron deficiency causes the formation of red blood cells insufficient for the physiological needs of the body, which is referred to as anemia. In 2011, the highest incidence of anemia was 42.6% among children, 29.0% among non-pregnant women, 38.2% among pregnant women and 29.4% among adolescent women. The high incidence of anemia is caused by several factors including knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of adolescents about anemia in Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul in February 2024. This research method uses descriptive observational method with sampling using purposive sampling technique using a questionnaire. The number of samples used in this study was 42 people. The data obtained from Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul RT / RW 1-3/12 was calculated the percentage of the sample using the Slovin method, then categorized in the categories of good (76%-100%), sufficient (60%-75%), and less (<60%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Anemia di Dusun Jadan Tamantirto Kasihan Bantul Pada Bulan Februari 2024

2024Koleksi Perpustakaan

Anemia is a condition where the hemoglobin level in the blood is less than the normal value. This happens because iron plays a role in the synthesis of red blood cells to transport oxygen throughout the body. Iron deficiency causes the formation of red blood cells insufficient for the physiological needs of the body, which is referred to as anemia. In 2011, the highest incidence of anemia was 42.6% among children, 29.0% among non-pregnant women, 38.2% among pregnant women and 29.4% among adolescent women. The high incidence of anemia is caused by several factors including knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of adolescents about anemia in Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul in February 2024. This research method uses descriptive observational method with sampling using purposive sampling technique using a questionnaire. The number of samples used in this study was 42 people. The data obtained from Jadan Hamlet Tamantirto Kasihan Bantul RT / RW 1-3/12 was calculated the percentage of the sample using the Slovin method, then categorized in the categories of good (76%-100%), sufficient (60%-75%), and less (<60%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Obat Antidiabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta Periode Oktober-November 2022

2024Koleksi Perpustakaan

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by high blood sugar levels due to impaired insulin secretion. The prevalence of diabetes mellitus based on a doctor's diagnosis in residents aged ≥ 15 years in the Special Region of Yogyakarta in 2018 was 3.1%. This study aims to determine the pattern of prescribing antidiabetic drugs in patients with type 2 diabetes mellitus at the Tegalrejo Health Center Yogyakarta including patient characteristics, type of antidiabetic, antidiabetic class, and dosage suitability based on Perkeni 2021. This research is an analytic observational study with retrospective data collection on prescriptions for type 2 diabetes mellitus patients in October-November 2022 at the Tegalrejo Health Center, Yogyakarta. The sample in this study was 85 recipes, using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out using quantitative data, the data will be displayed in the form of tables. The results and conclusions in the study at the Tegalrejo Health Center in Yogyakarta were that the characteristics of type 2 diabetes mellitus patients were mostly women (77.7%) with the most age > 65 years (47.1%). The most frequent diagnosis of type 2 diabetes mellitus patients with comorbidities was 84.7%. The most widely used antidiabetic is Metformin (66.4%) which is a biguanide group. The appropriate dose for anti-diabetic drugs is 100% correct according to the Perkeni 2021.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

2024Koleksi Perpustakaan

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Obat Antidiabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta Periode Oktober-November 2022

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by high blood sugar levels due to impaired insulin secretion. The prevalence of diabetes mellitus based on a doctor's diagnosis in residents aged ≥ 15 years in the Special Region of Yogyakarta in 2018 was 3.1%. This study aims to determine the pattern of prescribing antidiabetic drugs in patients with type 2 diabetes mellitus at the Tegalrejo Health Center Yogyakarta including patient characteristics, type of antidiabetic, antidiabetic class, and dosage suitability based on Perkeni 2021. This research is an analytic observational study with retrospective data collection on prescriptions for type 2 diabetes mellitus patients in October-November 2022 at the Tegalrejo Health Center, Yogyakarta. The sample in this study was 85 recipes, using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out using quantitative data, the data will be displayed in the form of tables. The results and conclusions in the study at the Tegalrejo Health Center in Yogyakarta were that the characteristics of type 2 diabetes mellitus patients were mostly women (77.7%) with the most age > 65 years (47.1%). The most frequent diagnosis of type 2 diabetes mellitus patients with comorbidities was 84.7%. The most widely used antidiabetic is Metformin (66.4%) which is a biguanide group. The appropriate dose for anti-diabetic drugs is 100% correct according to the Perkeni 2021.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail