Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: daun alpukat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Efek Diuretik Ekstrak Etanol Daun Alpukat ( Persea americana Mill.) terhadap Mencit Putih Jantan Galur Swiss

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke dan jantung koroner, hipertensi dapat disebabkan oleh retensi cairan yang dapat meningkatkan volume darah. Penurunan volume cairan darah dapat diberikan obat yang memiliki aktivitas sebagai diuretik. Daun alpukat diketahui mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai diuretik, sehingga dapat menurunkan volume darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek diuretik dari ekstrak etanol daun alpukat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest-only control group design dengan empat kelompok perlakuan, yaitu kelompok K- (CMC Na 1 %), K+ (Furosemide dosis 5,2 mg/KgBB, EEDA dosis 400 mg/KgBB dan dosis 600 mg/KgBB dengan menggunakan hewan uji mencit 24 ekor. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan melihat volume urin kumulatif yang dihasilkan tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin mencit dianalisis menggunakan SPSS 27 dengan taraf kepercayaan 95% dengan hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antar kelompok (sig0,05). Hasil rerata volume urin kumulatif kelompok K- (kontrol negatif) didapat hasil sebanyak 0,09±0,01 mL, kelompok K+ (kontrol positif) sebanyak 0,94±0,01 mL, kelompok dosis EEDA 400 mg/KgBB sebanyak 0,71±0,02 mL, dan kelompok EEDA dosis 600 mg/KgBB sebanyak 0,89±0,02 mL. Ekstrak etanol daun alpukat dosis 400 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB memiliki efek diuretik pada mencit.

77 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efek Diuretik Seduhan Teh Daun Alpukat (Persea americana Mill.) pada Mencit Putih Jantan Galur Swiss

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent killer karena sulit untuk dideteksi. Jumlah kasus hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 63.309.620 orang. Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan hipertensi adalah daun alpukat. Kandungan flavonoid daun alpukat berpotensi sebagai diuretik, yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan takaran seduhan teh daun alpukat yang mmiliki efek diuretik optimum pada mencit putih jantan galur swiss. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest-only control group design, menggunakan 25 ekor mencit putih jantan galur swiss yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 1%), kelompok kontrol positif (furosemide 5,2 mg/KgBB), kelompok perlakuan seduhan teh daun alpukat berat serbuk 2 g, 4 g dan 8 g dalam 200 ml air dengan suhu 100°C. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan melihat volume urin dari kelima kelompok mencit tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin mencit dianalisis menggunakan uji Anova pada SPSS versi 26 dengan taraf kepercayaan 95%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Perbedaan Metode Pengeringan Terhadap Kadar Air Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun alpukat perlu diekstraksi untuk mengambil kandungan kimia di dalamnya, yaitu alkaloid, flavonoid, saponon, tanin dan terpenoid. Ekstrak yang dihasilkan perlu distandarisasi, salah satunya dengan penetapan kadar air. Kadar air dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode pengeringan terhadap kadar air ekstrak daun alpukat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat dikeringkan dengan tiga metode pengeringan, yaitu sinar matahari, kering angin, dan oven suhu 40°C. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak daun alpukat ditetapkan kadar airnya secara gravimetri. Kadar air ekstrak daun alpukat dibandingkan dengan persyaratan pada Farmakope Herbal Indonesia edisi II, yaitu tidak lebih dari 10% dan dianalisis menggunakan SPSS dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene’s test dengan taraf kepercayaan 95%. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05) dilakukan uji One Way Annova. Hasil penetapan kadar air ekstrak daun alpukat dengan metode pengeringan kering angin sebesar 9,14±0,23%, sinar matahari sebesar 8,07±0,07% dan oven suhu 40°C sebesar 5,92±0,19%. Hasil kadar air memenuhi persyaratan sesuai Farmakope Indonesia edisi II. Hasil analisis menggunakan SPSS menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada setiap metode pengeringan. Kesimpulan penelitian ini yaitu perbedaan metode pengeringan berpengaruh terhadap kadar air ekstrak daun alpukat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetapan Kadar Sari Larut Air Dan Kadar Sari Larut Etanol Simplisia Daun Alpukat (Persea americana Mil.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The chemical compounds found in avocado leaves include alkaloids, triterpenoids, steroids, tannins and flavonoids. Good chemical content can be obtained by paying attention to the quality and quality of simplicia. Good simplicia is obtained through the process of specific and non-specific standardization. One of the specific standardization is water soluble essence content and ethanol soluble essence content. The purpose of this study was to determine the water soluble extract content and ethanol soluble extract content found in avocado leaf simplicia. The method used in this study is an experimental posttest only design. Avocado leaf simplicia was dried by wind drying method at 25°-26°C for 7 days. Avocado leaf powder was tested for water soluble extract content and ethanol soluble extract content using the gravimetric method. Data analysis was carried out descriptively and compared with the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Edition II. The results of the avocado leaf simplicia study showed that the average ethanol-soluble extract content was 8.15% ± 14.6%, the ethanol-soluble extract content was 14.33% ± 135%. The results of this analysis showed that the compounds contained in the avocado leaf simplicia were higher Most contain non-polar compounds. The conclusion of this study was that the ethanol soluble extract of avocado leaf simplicia met the standard requirements of the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Edition II of not less than 13.5%.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail