Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pneumonia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Rawat Inap di RS Bethesda Kota Yogyakarta Periode Juli - November 2024

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The prevalence of pneumonia in Indonesia based on diagnosis or symptoms at all ages nationally is 10.8%. In the prevalence of Pneumonia in Toddlers increased from the results of the 2018 Riskesdas by 4.8% to 15.0%. According to the World Health Organization (WHO) in 2019 pneumonia caused 15% of the number of child deaths of 808,694 children aged 5 years in 2017. The incidence of pneumonia in the Special Region of Yogyakarta increased in 2013 by 1.2% and in 2018 to 1.4%. In 2015-2019 in the city of Yogyakarta there was an increase, in 2018 there were 1,178 and 1,540 cases in 2019. Pneumonia is a lower respiratory infection caused by viruses, bacteria, parasites or fungi. The purpose of this study was to determine the description of antibiotic prescriptions in hospitalized pneumonia patients at Bethesda Hospital, Yogyakarta City, July-November 2024. This study used a descriptive observational method with retrospective data collection. Sample in the form of a prescription from the medical record of a hospitalized pneumonia patien. Sampling using the total sampling technique was 91 prescriptions. The results of the study on the description of antibiotic prescriptions in hospitalized pneumonia patients at Bethesda Hospital, Yogyakarta, July-November 2024 showed that the most commonly used antibiotic was Ceftriaxone with 42 prescriptions (43.75%) with the third generation Cephalosporin group with 63 prescriptions (65.5%).

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pola Peresepan Penggunaan Terapi Antibiotik Pneumonia di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi Tahun 2023

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pneumonia merupakan peradangan akut pada jaringan paru yang disebabkan oleh mikroorganisme bakteri, jamur, dan virus. Dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat sehingga menyebabkan peradangan pada kantong udara paru-paru. Data dari WHO tahun 2019 kejadian pneumonia menyebabkan kematian pada anak-anak usia <5 tahun sebanyak 740.180 jiwa dengan persentase 14%. Angka kejadian pneumonia di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya sebesar 2%, serta angka kejadian pneumonia di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015-2019 mengalami kenaikan sebanyak 1.178 kasus pada tahun 2018 dan 1.540 kasus pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola peresepan penggunaan terapi antibiotik pneumonia di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Pengambilan sampel sebanyak 99 menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin perempuan 52,52% dan laki-laki 47,47%, berdasarkan usia paling banyak anak 59,59% dan dewasa 40,40%. Pola peresepan obat pada pasien pneumonia berdasarkan bentuk sediaan terbanyak injeksi 96,96%, nama obat yang paling banyak diresepkan antibiotik Ceftriaxone sebanyak 65,65% dengan golongan Sefalosporin generasi III 72,72% dan kesesuaian dosis penggunaan antibiotik berdasarkan MIMS 2023 100%.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail