ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan Global Tuberkulosis Report 2022 yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO), Indonesia adalah negara kedua dengan penderita tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia setelah India. Di Kabupaten Bantul tepatnya daerah Banguntapan angka penderita tuberkulosis termasuk tinggi diantara beberapa daerah yang ada di Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat antituberkulosis pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Banguntapan I pada periode 2023-2024. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat analitik dengan jenis penelitian case control yang pengambilan datanya secara retrospektif. Data yang diambil adalah data sekunder yaitu data rekam medis dan resep pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Banguntapan I periode 2023-2024. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk presentase ketepatan dosis obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengobatan TB di Puskesmas Banguntapan I pada tahap awal sebesar 91,95% dengan obat RHZE dan tahap lanjutan sebesar 8,05% dengan obat RH. Berdasarkan obat tersebut dapat disimpulkan bahwa dosis yang diberikan sudah tepat yaitu 100%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
According to the World Health Organization (WHO), states that pain is continuously felt by residents of developing and developed countries with a ratio of 5.3% and 33%. Drugs that are often consumed by the community, where as many as 67.03% often consume analgetic non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). Community knowledge is an important factor in the proper use of NSAID drugs. Inappropriate use of NSAID drugs can worsen the patient's condition, increase pain levels, reduce quality of life and increase the risk of death. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of patient knowledge and the accuracy of the use of NSAID drugs at the Kota Gede II Health Center.
This study used an analytic observational method with a cross sectional approach. Data collection carried out in this study consisted of a knowledge questionnaire and the accuracy of the use of NSAID drugs. Data analysis using the program (SPSS) version 25 with the chi-square test.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional menunjukkan sebanyak 61,05% penduduk Indonesia melakukan swamedikasi akibat keluhan kesehatan yang dialami seperti common cold. Swamedikasi sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat rasional yang salah satu faktor pengaruhnya yaitu tingkat pengetahuan, semakin baik tingkat pengetahuan seseorang maka akan semakin meningkatkan keberhasilan tindakan pengobatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap ketepatan penggunaan obat common cold di Apotek Anugerah 24 Monjali.
Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini merupakan pasien di Apotek Anugerah Monjali yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 100 pasien. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode uji statistik Chi-square.
Hasil penelitian didapatkan 25% responden di Apotek Anugerah 24 Monjali memiliki tingkat pengetahuan kurang, 51% responden memiliki tingkat pengetahuan cukup dan 24% responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Selain itu, 27% responden di Apotek Anugerah 24 Monjali tepat dalam swamedikasi obat common cold dan 73% responden tidak tepat dalam melakukan swamedikasi obat common cold.