Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Influenza
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Siswa tentang Swamedikasi Penyakit Influenza di SMA Negeri 1 Bambanglipuro Bantul

2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Self-medication is an attempt to treat oneself using medicine, traditional medicine, or other means without direction or information from a health professional. The Central Bureau of Statistics noted that in 2023 there were 79.74% of the Indonesian population and 73.3% in the Yogyakarta area who practiced self-medication, this shows that self-medication is often practiced in society, including adolescents. According to previous research 53.9% of adolescents self-medicated against Influenza. According to WHO, there are at least one billion people each year affected by influenza. Influenza is a disease caused by a virus and is very contagious. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of SMA N 1 Bambanglipuro Bantul students about self-medication of influenza disease. The research method used was descriptive observational. The sampling method used in this study was random sampling method, from a population of 368 students, a sample of 80 students was taken. This study used a measuring instrument in the form of a closed questionnaire to determine the level of knowledge of respondents. The data obtained were described as good, sufficient, lack of knowledge.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Penggunaan Obat Influenza Di Dusun Turus Tanjungharjo Nanggulan Kulon Progo Periode Maret 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Influenza is a contagious respiratory disease caused by a respiratory virus that attacks the upper respiratory tract (nose, pharynx and larynx). Self-medication is an alternative to self-medication that is chosen by the community to cure minor health complaints or treat symptoms of the disease before being treated by health workers. The prevalence of influenza in Indonesia in 2018 was 9.2-9.4%, cases in Yogyakarta Province had a prevalence of 6.86% and in Kulon Progo Regency had a prevalence of 4.33%. The purpose of this study was to determine the level of public knowledge about self-medication for the use of influenza drugs in the village of Turus Tanjungharjo Nanggulan Kulon Progo. This study uses a descriptive observational method with a sampling technique using purposive sampling. Data collection was carried out based on a closed questionnaire with statements that had been validated using SPSS version 2023. Percentage results were calculated using Microsoft Excel by giving a score or value and interpreted using the criteria for the level of knowledge in the good, sufficient and poor categories.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Obat Influenza di Desa Soka Tambong Wetan Kalikotes Klaten Periode Februari 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021, prevalensi penduduk di Indonesia yang melakukan swamedikasi sebesar 84,23%. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyakit influenza merupakan penyakit yang banyak dikeluhkan masyarakat pada saat swamedikasi. Swamedikasi terhadap penyakit influenza bukan merupakan suatu pengobatan yang sepenuhnya aman, sehingga harus diperlukan pengetahuan mengenai penggunaan obat infuenza. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai swamedikasi obat influenza di Dusun Soka Kelurahan Tambong Wetan Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten. Penelitian dilakukan secara observasional deskriptif kuantitatif yang melibatkan responden penelitian sebanyak 97 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Data diambil menggunakan lembar kertas kuesioner yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reabilitas, Analisa data dengan analisis univariate menggunakan Microsoft excel guna mendapatkan gambaran frekuensi dan persentase tingkat pengetahuan sehingga dikategorikan menjadi tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan 63,92% responden memiliki tingkat pengetahuan baik terhadap swamedikasi obat influenza, 35,05% memiliki tingkat pengetahuan cukup, 1,03% memiliki tingkat pengetahuan kurang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik terhadap swamedikasi obat influenza.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Influenza Di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul Periode Februari - Maret 2023

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Influenza merupakan salah satu penyakit pernafasan yang menyebabkan 3-5 juta penyakit parah dengan jumlah kematian mencapai 250.000-500.000 setiap tahun dan masuk dalam 10 besar penyakit yang sering muncul serta menduduki peringkat ketiga dengan jumlah sebanyak 28.318 kasus. Masyarakat Indonesia yang melakukan swamedikasi pada tahun 2020 sebanyak 72,19% dan tahun 2021 sebanyak 84,23% sedangkan di Provinsi Yogyakarta tahun 2020 penduduk yang melakukan swamedikasi sebanyak 63,29%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi influenza di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dan data diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan yaitu masyarakat usia 15-64 tahun sejumlah 85 orang. Data dikumpukan dan dianalisis, jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah mendapatkan skor 0 kemudian dihitung persentase untuk dikategorikan baik, cukup dan kurang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi influenza di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul Periode Februari-Maret 2023 yang memiliki kategori baik sebesar 56,5%, pengetahuan cukup sebanyak 34,1% dan pengetahuan kurang sebanyak 9,4%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail