Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Pelarut terhadap Rendemen Ekstrak Batang Brotowali (Tinospera crispa (L.)) Hook. f. & Thomson
Batang brotowali memiliki senyawa kimia meliputi tanin, saponin, alkaloid, steroid, terpenoid, dan glikosida yang diperoleh melalui proses ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi konsentrasi pelarut terhadap rendemen dari ekstrak batang brotowali. Jenis penelitian ini menggunakan post test only design. Proses maserasi yang dilakukan menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%. Maserasi dilakukan selama 3x24 jam. Ekstrak yang diperoleh diuapkan dengan cara diangin-anginkan sampai menjadi ekstrak kental, dihitung nilai rendemen. Nilai rendemen yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Independent Sample T-Test. Rendemen ekstrak batang brotowali yang diperoleh menggunakan pelarut etanol 70% dan etanol 96% masing-masing sebesar 3,72±0,78% dan 1,93±0,06. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi pelarut berpengaruh terhadap rendemen ekstrak batang brotowali. Konsentrasi pelarut etanol pada proses ekstraksi mempengaruhi rendemen ekstrak batang brotowali.