Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Terminalia catappa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) Secara Spektrofotometri Uv-Vis

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketapang leaves are known to contain chemical compounds in the form of alkaloids, flavonoids, saponins and quinones. Ketapang leaves have benefits as antioxidants. The potential of ketapang leaf extract as an antioxidant can increase if the total flavonoid levels also increase. The purpose of this study was to determine the total flavonoid levels of ketapang leaf ethanol extract by UV-Vis spectrophotometry. The research method was carried out quantitatively using AlCl3 reagents and quercetin as comparison solutions. The test results obtained absorbance values and quercetin levels which were analyzed using UV-Vis spectrophotometry. The concentration of the raw solution used is 4 ppm, 5 ppm, 6 ppm, 7 ppm, 8 ppm, 9 ppm, and 10 ppm. The total levels of flavonoid compounds were calculated by linear regression y = bx + a and the final result was expressed in mg EQ/g units. Data analysis was carried out descriptively by comparing previous research.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Iritasi Akut Dermal Pada Hewan Uji Kelinci Albino Terhadap Sediaan Krim Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa L.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ekstrak daun ketapang mengandung senyawa alkaloid, glikosida jantung, steroid, terpenoid, saponin, flavonoid, fenol dan tannin. Ekstrak daun ketapang dapat digunakan sebagai anti-UV, anti-HIV reverse transcriptase, antibakteri, antijamur, antiinflamsi, antikanker, antidiabetes, hepatoprotektif dan antioksidan Adanya kandungan senyawa flavonoid krim ekstrak daun ketapang dapat digunakan sebagai antioksidan. Sediaan krim harus melalui tahap pengujian untuk memastikan keamanan dalam penggunaan, yaitu dengan uji iritasi akut dermal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui krim ekstrak daun ketapang terhadap efek iritasi pada kulit hewan uji. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental posttest only design. Uji iritasi akut dermal dilakukan secara in vivo pada 3 kelinci albino dengan metode Draize test. Satu kelinci dibagi menjadi 3 bagian (kontrol normal, krim tanpa ekstrak etanol daun ketapang sebagai kontrol negatif, dan krim ekstrak daun ketapang 0,02% sebagai perlakuan). Sampel uji yang digunakan adalah krim ekstrak etanol daun ketapang dengan konsentrasi 0,02% dan basis krim tanpa ekstrak daun ketapang. Selanjutnya hasil pengamatan efek iritasi pada kulit hewan uji dilakukan nilai skoring eritema dan udema, selanjutnya dihitung menggunakan rumus indeks iritasi primer. Hasil Indeks iritasi primer kemudian dikategorikan menjadi iritasi sangat ringan, iritasi ringan, iritasi sedang, dan iritasi kuat.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail