Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Efektivitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS KAPSUL EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia. Steen) TERHADAP KADAR GULA DARAH MENCIT

2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun binahong merupakan salah satu tanaman herbal dengan kandungan senyawa antidiabetes yang mengandung flavonoid, asam oleonat, protein, saponin, dan asam askorbat, flavonoid merupakan senyawa fenolik yang diketahui dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan meregenerasi sel β pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antidiabetes kapsul ekstrak daun binahong pada mencit jantan galur swiss yang diinduksi aloksan dengan dosis 17,5mg/KgBB. Metode penelitian ini eksperimental labroatorium dengan desain penelitian pre and post test control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu mencit jantan galur swiss (Mus Musculus) sebanyak 15 ekor. Analisa pengukuran data primer kadar gula darah mencit yang sudah didapat dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapsul ekstrak daun binahong dosis 17,5mg/KgBB dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan galur swiss yang diinduksi aloksan. Data penurunan kadar gula darah yang diperoleh dianalisis dengan One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan LSD. Hasil menunjukkan bahwa penurunan kadar gula darah mencit yang diberi kapsul ekstrak daun binahong dosis 17,5mg/KgBB tidak berbeda makna dengan yang diberi glibenklamid dosis 0,65mg/KgBB (sig >0,05).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN MENGKUDU HASIL MASERASI BERDASARKAN PERBEDAAN PELARUT EKSTRAKSI

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun mengkudu memiliki salah satu senyawa antrakuinon yang dapat dihasilkan dari proses ekstraksi maserasi. Perbedaan pelarut mempengaruhi efektivitas pada proses ekstraksi yang ditunjukkan dengan perolehan nilai rendemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut ekstraksi terhadap nilai rendemen dari ekstrak daun mengkudu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Posttest Only Design. Serbuk daun mengkudu di ekstraksi secara maserasi dengan 3 pelarut yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan. Filtrat hasil maserat diuapkan dengan kering angin. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemennya dan dianalisis menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro Wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05), lalu dilakukan uji One Way Anova. Apabila hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Post hoc LSD. Jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (p<0,05), kemudian dilakukan uji Kruskal Wallis. Apabila hasil uji Kruskal Wallis diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail