Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Abelmoschus esculentus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Hasil Skrining Fitokimia pada Infusa dan Sari Buah Okra (Abelmoschus esculentus L.)

2026Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Buah okra (Abelmoschus esculentus L.) mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, alkaloid, dan terpenoid yang berkhasiat sebagai antidiabetik dan gastroprotektor. Masyarakat umum mengonsumsi okra dalam bentuk infusa maupun sari. Perbedaan suhu dan proses metode pengolahan sari dan infusa berpotensi mempengaruhi jenis senyawa yang tersari. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil skrining fitokimia antara infusa dan sari buah okra untuk menentukan metode pengolahan yang paling tepat dalam mempertahankan senyawa bioaktif. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental Post-test only design. Buah okra segar dicuci bersih dan diolah menjadi 2 jenis sediaan, yaitu infusa dan sari. Pembuatan infusa dilakukan dengan cara merebus buah pada suhu 90°C selama 15 menit, sedangkan Pembuatan sari buah dilakukan dengan menghancurkan buah bersama air dengan blender, kemudian disaring untuk diambil sarinya. Uji fitokimia dilakukan pada masing-masing sediaan meliputi uji fenolik, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid. Pengujian dilakukan dalam 3 kali pengulangan, data disajikan dan dibandingkan secara deskriptif dalam bentuk tabel. Hasil skrining fitokimia menunjukan bahwa sediaan infusa buah okra positif senyawa fenolik dan flavonoid, sedangkan sediaan sari buah okra menunjukan positif senyawa fenolik, flavonoid, dan alkaloid. Kesimpulan dari penelitian ini menunujukan terdapat perbedaan hasil skrining fitokimia infusa dan sari buah okra.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail