Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DEFFA ANGGUN WIDYA RISDIANTO
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol pada Maserasi terhadap Nilai Rendemen Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum)

2024Koleksi Perpustakaan

Jahe merah memiliki kandungan gingerol sebagai antioksidan yang dapat diambil melalui ekstraksi dengan pelarut etanol. Perbedaan konsentrasi pelarut etanol pada proses ekstraksi penting dilakukan untuk mendapatkan rendemen secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% terhadap nilai rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental Post-test Only Design. Serbuk jahe merah diekstraksi secara maserasi selama 3x24 jam dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Hasil ekstrak kemudian diuapkan dengan kering angin hingga menjadi ekstrak kental. Ekstrak kental kemudian dihitung nilai rendemen dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% berwarna cokelat kekuningan, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah, sedangkan dengan pelarut etanol 96% berwarna cokelat kehitaman, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% menghasilkan rendemen sebesar 3,75±1,01%, sedangkan dengan pelarut etanol 96% sebesar 5,51±0,24%. Analisis data rendemen menggunakan uji Independent Sample T-Test menghasilkan nilai signifikasi sebesar 0,042 (P<0,05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% dengan rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu konsentrasi pelarut etanol pada maserasi berpengaruh terhadap rendemen ekstrak rimpang jahe merah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol pada Maserasi terhadap Nilai Rendemen Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jahe merah memiliki kandungan gingerol sebagai antioksidan yang dapat diambil melalui ekstraksi dengan pelarut etanol. Perbedaan konsentrasi pelarut etanol pada proses ekstraksi penting dilakukan untuk mendapatkan rendemen secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% terhadap nilai rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental Post-test Only Design. Serbuk jahe merah diekstraksi secara maserasi selama 3x24 jam dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Hasil ekstrak kemudian diuapkan dengan kering angin hingga menjadi ekstrak kental. Ekstrak kental kemudian dihitung nilai rendemen dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% berwarna cokelat kekuningan, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah, sedangkan dengan pelarut etanol 96% berwarna cokelat kehitaman, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% menghasilkan rendemen sebesar 3,75±1,01%, sedangkan dengan pelarut etanol 96% sebesar 5,51±0,24%. Analisis data rendemen menggunakan uji Independent Sample T-Test menghasilkan nilai signifikasi sebesar 0,042 (P<0,05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% dengan rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu konsentrasi pelarut etanol pada maserasi berpengaruh terhadap rendemen ekstrak rimpang jahe merah.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail