Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Rimpang Kunyit
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Kandungan Metabolit Sekunder Rimpang Kunyit (Curcuma Domestica Val.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Turmeric rhizome is one of the herbal medicinal plants that is easily found in Indonesia. Turmeric rhizome has secondary metabolite compounds which are efficacious as antibacterial, anti-inflammatory, anti-diarrheal, antioxidant, and appetite enhancer. Secondary metabolites were obtained from various extraction methods. The purpose of this study was conducted to determine the effect of different extraction methods on the content of secondary metabolites in turmeric rhizome extract. This research was conducted using the Post-test Only Design experimental method. Fine powder of turmeric rhizome was extracted using maceration and soxhlet methods with 70% ethanol solvent. The turmeric rhizome extract was then subjected to a phytochemical screening test including phenolic, alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin and tannin tests. The results of the data obtained are presented in the form of a table containing results and information then compared with the Indonesian Herbal Formulary II Edition and previous studies.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Perbedaan Metode ekstraksi Terhadap Skrining Fitokimia Ekstrak Rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.)

2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rimpang kunyit memiliki berbagai senyawa kimia seperti polifenol, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid, yang dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi diketahui dapat mempengaruhi senyawa aktif yang diperoleh pada suatu sampel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan metode ekstraksi terhadap skrining fitokimia ekstrak rimpang kunyit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post-test only design. Serbuk rimpang kunyit diekstraksi secara maserasi dan remaserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil filtrat kemudian diuapkan menggunakan rotary evaporator dan ekstrak kental yang didapat kemudian dilakukan uji skrining fitokimia yang meliputi uji polifenol, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid. Hasil data yang didapat kemudian disajikan dalam bentuk tabel yang terdiri dari pengujian, reagen dan keterangan hasil uji dan dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail