Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Perbandingan Nilai Rendemen Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) dan Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum) secara Maserasi

Koleksi Perpustakaan30 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ekstrak jahe merah dan jahe emprit memiliki banyak khasiat sebagai anti bakteri, antioksidan, anti inflamasi, analgetik, anti karsinogenik non-toksik, dan mutagenik. Komponen yang terdapat dalam jahe merah dan jahe emprit yaitu Gingerol, Shogaol dan Zingiberone. Jenis perbedaan tanaman mempengaruhi hasil nilai rendemen yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai rendemen dari rimpang jahe berdasarkan perbedaan jenis tanaman. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental post test only design. Serbuk jahe merah dan jahe emprit masing-masing dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3 x 24 jam. Filtrat yang diperoleh diuapkan dengan metode kering angin hingga didapat ekstrak kental. Hasil nilai rendemen yang didapatkan dilakukan analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas data dan uji Levene untuk uji homogenitas. Uji lanjutan yang dilakukan yaitu uji Independent Sample T-Test untuk melihat perbedaan antar 2 kelompok. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai rendemen ekstrak rimpang jahe merah dan jahe emprit dengan metode ekstraksi secara maserasi dan menggunakan pelarut etanol 96%, yaitu 5,51%±1,01 dan 8,51%±0,55. Hasil pengujian statistik menunjukan adanya perbedaan bermakna antar jenis spesies. Perbedaan jenis spesies jahe berpengaruh terhadap nilai rendemen ekstrak jahe merah dan jahe emprit.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Perbandingan Nilai Rendemen Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) dan Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum) secara Maserasi2024 · oai:ais:library-item:27208