Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

394 item publik

Publikasi

Halaman 20 dari 20

Pengaruh Lama Pengadukan Terhadap Sifat Fisika Kimia Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.)

SITI ALIFAH PRASTIA
2024 · Book · Open Access

Papaya leaf extract (Carica papaya L.) can be developed in the form of cream. The process of making cream preparations can affect the quality of the preparations that are formed. Mixing is the main factor that greatly influences the yield including organoleptic, homogeneity, spread diameter, pH of the resulting preparation and viscosity. The aim of this research was to find out how long the stirring time had an effect on the physical and chemical properties of the good papaya leaf ethanol extract cream preparation. This research was conducted using the post test only design method. Cream making using 1% papaya leaf ethanol extract with variations in stirring time of 10 minutes, 15 minutes and 20 minutes. The cream preparations obtained were evaluated for organoleptic tests, homogeneity, scatter diameter, and pH. Data on organoleptic test results and homogeneity were described, while data on pH test results and scatter diameter were analyzed using SPSS 23 with a 95% confidence level. The normality test uses the Shapiro-Wilk test, the homogeneity test uses the Levene's Test. If the results of the pH and scatter diameter tests were normally distributed and homogeneous, the One Way Anova test was continued, followed by the Least Significance Difference Test if it was significantly different (p0.05). If the distribution is not normal, the Kruskal Wallis test is carried out, followed by the Mann Whitney test if the result is (p0.05).

Penetapan Kadar Total Fenolik Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis

SALMA USWATUN KHASANAH
2024 · Book · Open Access

Daun ketapang (Terminalia catappa L.) memiliki kandungan kimia berupa flavonoid, saponin, alkaloid dan tannin. Daun ketapang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan, antiinflamasi, antifungi dan antibakteri. Senyawa aktif yang terkandung pada daun ketapang merupakan golongan fenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar total fenolik ekstrak etanol daun ketapang. Ekstrak etanol daun ketapang ditetapkan kadar fenolik menggunakan spektrofotometri UV-Vis menggunakan reagen folin-ciocalteu dengan kurva baku standar asam galat. Pembacaan absorbansi dilakukan pada panjang gelombang 778,0 nm dengan aborbansi yang diperoleh dalam persamaan kurva baku y = 0,0047x + 0,0161. Penetapan kadar total fenolik ekstrak daun ketapang dilakukan pada konsentrasi 100 ppm dengan 3 kali replikasi. Analisis kadar total fenolik ekstrak etanol daun ketapang dilakukan secara deksriptif dengan membandingkan pada penelitian sebelumnya. Berdasarkan hasil absorbansi yang diperoleh diketahui kadar total fenolik dari ekstrak etanol daun ketapang sebesar 48,702 ppm dalam 100 ppm ekstrak.

Perbandingan Nilai Rendemen Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) dan Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum) secara Maserasi

DICKY SEPTIAN
2024 · Book · Open Access

Ekstrak jahe merah dan jahe emprit memiliki banyak khasiat sebagai anti bakteri, antioksidan, anti inflamasi, analgetik, anti karsinogenik non-toksik, dan mutagenik. Komponen yang terdapat dalam jahe merah dan jahe emprit yaitu Gingerol, Shogaol dan Zingiberone. Jenis perbedaan tanaman mempengaruhi hasil nilai rendemen yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai rendemen dari rimpang jahe berdasarkan perbedaan jenis tanaman. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental post test only design. Serbuk jahe merah dan jahe emprit masing-masing dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3 x 24 jam. Filtrat yang diperoleh diuapkan dengan metode kering angin hingga didapat ekstrak kental. Hasil nilai rendemen yang didapatkan dilakukan analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas data dan uji Levene untuk uji homogenitas. Uji lanjutan yang dilakukan yaitu uji Independent Sample T-Test untuk melihat perbedaan antar 2 kelompok. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai rendemen ekstrak rimpang jahe merah dan jahe emprit dengan metode ekstraksi secara maserasi dan menggunakan pelarut etanol 96%, yaitu 5,51%±1,01 dan 8,51%±0,55. Hasil pengujian statistik menunjukan adanya perbedaan bermakna antar jenis spesies. Perbedaan jenis spesies jahe berpengaruh terhadap nilai rendemen ekstrak jahe merah dan jahe emprit.

Aysel

Emre Mehmet
2023 · Book · Open Access

Botani farmasi

Endang Kartini Ariati Murwani; Siti Jazimah Iswarin
2023 · Book · Open Access

Fitokimia

Belinda arbitya dewi dkk
2023 · Book · Open Access