Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgetik di Desa Genengan Klaten Bulan Februari 2023

Publikasi Unusia

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgetik di Desa Genengan Klaten Bulan Februari 2023

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author SHAFIRA RIZQA HASANTA
dc.date.accessioned 2026-06-15T03:59:01Z
dc.date.available 2026-06-15T03:59:01Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2024-01-02
dc.identifier.isbn NIM:2011067117
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 2023-23335-0001
dc.identifier.uri
dc.description.abstract Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2021 persentase penduduk Indonesia yang melakukan swamedikasi persentasenya mencapai 84,23%. Swamedikasi bukan pengobatan yang sepenuhnya aman, sehingga diperlukan pengetahuan mengenai obat dan penggunaannya untuk memperoleh perilaku yang benar dalam melakukan swamedikasi obat analgetika agar terhindar dari resiko yang merugikan, karena pengetahuan merupakan salah satu faktor predisposisi yang sangat penting dalam mempengaruhi terbentuknya perilaku seseorang. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat analgetika di Desa Genengan Klaten. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional yang melibatkan responden penelitian sebanyak 95 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis hubungan antar variabel dengan korelasi Spearman menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan 42,11% responden memiliki tingkat pengetahuan baik, 51,8% memiliki tingkat pengetahuan cukup, 6,32% memiliki tingkat pengetahuan kurang dan untuk perilaku saat melakukan swamedikasi 85,26% memiliki perilaku tinggi terhadap swamedikasi obat antinyeri, 11,58% memiliki perilaku sedang, dan 3,16% memiliki perilaku rendah. Hasil uji korelasi antara pengetahuan dan perilaku menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,050 (p>0,050) yang artinya tidak ada hubungan signifikan yang terjadi antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikas1 obat analgetik pada masyarakat Desa Genengan Klaten.
dc.format Text
dc.language Indonesia
dc.publisher AKADEMI FARMASI INDONESIA YOGYAKARTA
dc.subject.ddc 615
dc.subject.ddc 615
dc.title Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgetik di Desa Genengan Klaten Bulan Februari 2023
dc.type Tugas Akhir


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya