Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.advisor | apt. Agustina Susilowati, M.Farm | |
| dc.contributor.author | WIDYA ISTIQOMAH | |
| dc.contributor.editor | WIDYA ISTIQOMAH | |
| dc.contributor.other | apt. Dwi Hastuti, S.Si., M.Farm. | |
| dc.contributor.other | apt. Dra. Harti Astuti, M.Si. | |
| dc.date.accessioned | 2024-10-14T03:45:09Z | |
| dc.date.available | 2024-10-14T03:45:09Z | |
| dc.date.copyright | Semua hak cipta dilindungi oleh Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta | |
| dc.date.issued | 2023-06-20 | |
| dc.identifier | 2011067081 | |
| dc.identifier.uri | https://ecampus.afi.ac.id/repo/handle/123456789/235 | |
| dc.description | Kata Kunci : Kata Kunci : Pola peresepan, Diabetes Melitus Oral, Puskesmas Kotagede II Referensi : | |
| dc.description.abstract | Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Diabetes ditandai dengan kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Peresepan obat anti diabetes oral pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan melihat data resep dan rekam medis pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Periode Agustus – Oktober 2022 dengan jumlah 182 sampel. Data di analisa secara deskriptif kualitatif berdasarkan karakteristik pasien dan pola peresepan serta data di sajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa pola peresepan obat anti diabetes oral pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta pada periode Agustus-Oktober 2022 berdasarkan jenis kelamin lebih banyak perempuan (66%) dibandingkan laki-laki (34%). Sedangkan berdasarkan karakteristik usia, yang paling banyak yaitu e60 tahun (57,69%). Pola peresepan obat diabetes melitus, berdasarkan jenis obat yang paling banyak yaitu metformin (57,63%) sedangkan glimepiride (42,37%), golongan yang paling banyak di resepkan adalah golongan biguanida (57,63%) dari pada golongan sulfonilurea (42,37%) dan berdasarkan jenis terapi yaitu terapi kombinasi antara golongan sulfonilurea dan biguanida lebih banyak diresepkan (58,24%) dibandingkan obat tunggal golongan biguanida (41,75%). | |
| dc.publisher | Farmasi | |
| dc.subject | Kata Kunci : Pola peresepan, Diabetes Melitus Oral, Puskesmas Kotagede II | |
| dc.title | Pola Peresepan Obat Anti Diabetes Oral Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta Periode Agustus – Oktober 2022 | |
| dc.type | Thesis D3 |
| File | Ukuran | Format | Lihat |
|---|---|---|---|
|
Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini. |
|||