Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

394 item publik

Publikasi

Halaman 18 dari 20

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Tetes Mata Bebas dan Bebas Terbaas di Dusun Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo Periode Februari 2023

RISTA NUR ANJANI
2024 · Book · Open Access

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting dalam kehidupan sehari – hari. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh peneliti salah satu gangguan pada mata yang sering dialami pada masyarakat Dusun Grindang adalah iritasi mata yang disebabkan seringnya terkena polusi udara. Namun, karena kurang pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata yang benar dapat memperburuk keadaan mata dan menyebabkan masyarakat mengabaikan kesehatan mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat tetes mata bebas dan bebas terbatas di Dusun Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo. Jenis penelitian ini yaitu observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Pengumpulan data berupa data primer menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup. Analisis data tingkat pengetahuan menggunakan skor dari masing-masing item pertanyaan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus presentase kemudian hasil perhitungan dimasukkan pada 3 kategori yaitu baik, cukup, dan kurang. Hasil dari penelitian ini memiliki tingkat pengetahuan baik dengan jumlah 52 responden (57,8%), tingkat pengetahuan cukup 35 responden (38,9%), dan tingkat pengetahuan kurang ada 3 responden (3,3%).

Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Kosmetik pada Kulit Wajah di Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Bulan Februari 2023

RICA INDAH SUYANING
2024 · Book · Open Access

Kosmetik wajah merupakan salah satu kebutuhan yang penting peranannya dalam bidang kesehatan kulit. Kosmetik yang beredar di pasaran sangat beragam. Mahasiswa sebagai salah satu konsumen seharusnya memiliki pengetahuan yang memadai tentang produk kosmetik sebelum memutuskan untuk menggunakan. Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan hasil bahwa remaja di SMAN 1 Sidrap didapatkan nilai rata-rata tingkat pengetahuan yaitu 35,68 yang masuk dalam kategori tingkat pengetahuan yang rendah terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik krim pemutih wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah di kalangan mahasiswa. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif. Responden adalah mahasiswa Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan responden tentang kosmetik pada kulit wajah. Analisa data dilakukan dengan memberikan skoring dari jawaban setiap butir soal. Jawaban benar bernilai 1 sedangkan jawaban salah bernilai 0. Kemudian menentukan variabel pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Berdasarkan hasil yang didapat tingkat pengetahuan mahasiswa di Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta dengan pengetahuan baik sebanyak 122 responden (69,7%), mahasiswa dengan pengetahuan cukup sebanyak 43 responden (24,6%), mahasiswa dengan pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (5,7%).

Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol Pada Maserasi Terhadap Nilai Rendemen Ekstrak Rimpang Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum)

DEVA ELFARA RAMADHANI
2024 · Book · Open Access

Jahe emprit merupakan jenis tumbuhan rimpang yang sering digunakan sebagai pengobatan. Kandungan kimia jahe emprit memiliki aktivitas farmakologis dan fisiologi. Senyawa kimia yang terkandung pada jahe emprit dapat diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%. Perbedaan konsentrasi pelarut etanol pada ekstraksi dilakukan untuk mendapatkan rendemen secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut terhadap nilai rendemen ekstrak etanol rimpang jahe emprit. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental post-test only design. Serbuk rimpang jahe emprit dimaserasi selama 3x24 jam dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Hasil ekstrak diuapkan secara kering angin hingga didapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian dihitung nilai rendemen dan data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, Uji Levene untuk uji homogenitas dan dilanjutkan dengan uji Independent Sample T-Test. Hasil pada penelitian ini menunjukan rata-rata nilai rendemen pada ekstrak rimpang jahe emprit dengan pelarut etanol 70% dan 96%, yaitu 6,31% ± 0,17 dan 8,51% ± 0,55. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan yang bermakna, yaitu nilai P (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh dari perbedaan konsentrasi pelarut terhadap rendemen dan kandungan kimia ekstrak jahe emprit.

Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS) di Apotek Perdana Yogyakarta Bulan Januari 2023

ZELVA DESVANDRIA ARJULIANT
2024 · Book · Open Access

Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) are drugs to treat pain, especially rheumatic pain. NSAID are often used for joint disease. The prevalence of joint disease in the Yogyakarta is quite high at 5.93%, so the use of NSAID is also high. Pharmacies provide many NSAID drugs, but many people still do not understand about the use of NSAID drugs. Sales of NSAID at Perdana Pharmacy are quite high with an average of 829 patients buying NSAID in one month. This study aims to determine the level of patient knowledge about NSAID drugs at the Yogyakarta Perdana Pharmacy for the period January 2023. This study uses an observational method that is descriptive by looking at the primary data from the questionnaire. Sampling using purposive sampling technique on 90 respondents. Data analysis was carried out by calculating the score of each answer to the questionnaire, then calculating the percentage, then grouping it into good, sufficient, less categories. The results showed that the level of knowledge in the good category was 42 respondents (47%), the category of sufficient was 38 respondents (42%), and the category of less was 10 respondents (11%). The conclusion is that most of the patients at Perdana Pharmacy have good knowledge about NSAID.

Uji Sifat Fisik Sediaan Bodyscrub Sari Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)

CRISTINA DYAH PURWANDANI
2024 · Book · Open Access

Kulit buah naga merah kaya akan senyawa antioksidan yang berperan dalam menangkal radikal bebas. Uji sifat fisik dilakukan untuk mengetahui kualitas sediaan yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sari kulit buah naga merah dalam bentuk sediaan bodyscrub. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental post test only control design. Sediaan bodyscrub dibuat 2 formula yaitu formula tanpa penambahan sari (F1) dan formula dengan penambahan sari konsentrasi 20% (F2). Sari kulit buah naga diperoleh dengan proses penyaringan hasil blender yang rendemen sarinya sebesar 70,14%. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan sari kulit buah naga merah terhadap organoleptik dan pH krim. Warna FI putih dan FII pink dengan tekstur semi padat, bau khas dan oleum citri. Hasil pH FII 5,07 ± 0,06 dan FI 6,03 ± 0,11, hasil uji Independent T-test pH krim bodyscrub menunjukan hasil (sig0,05). Ini berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pH FI dan FII. Hasil uji homogenitas menunjukan bahwa FI dan FII homogen. Hasil uji diameter sebar menunjukan bahwa rerata diameter sebar FI 5,33 ± 0,30 dan FII 5,06 ± 0,05 dengan (sig>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan signifikan antara diameter sebar FI dan FII. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sari kulit buah naga merah dapat dibuat dalam sediaan bodyscrub dan memenuhi sifat fisik yang baik sesuai persyaratan.

UJI HEDONIK PERMEN JELLY KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DENGAN KOMBINASI GELLING AGENT GELATIN DAN TEPUNG PORANG

SETIAWAN DUWI ANGGORO
2024 · Book · Open Access

Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) memiliki zat antioksidan yang dapat dijadikan sebagai produk olahan salah satunya yaitu permen jelly. Permen jelly terbuat dari Gelling agent yang mempengaruhi tekstur gel yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan responden tehadap permen jelly kayu secang dengan kombinasi gelling agent gelatin dan tepung porang berdasarkan hasil uji hedonik Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan postest only design, dilakukan dengan cara mengamati tingkat kesukaan responden terhadap permen jelly kayu secang. Permen jelly kayu secang dibuat 2 formula yaitu FI dan FII. FI adalah formula permen jelly kayu secang dengan kombinasi gelling agent gelatin dan tepung porang, FII adalah permen jelly kayu secang dengan kombinasi gelling agent karagenan, gelatin, dan tepung porang. Permen jelly kayu secang dilakukan uji hedonik dengan menilai tingkat kesukaan terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur permen jelly. Data hasil uji hedonik dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Uji analisis data diawali dengan menganalisa normalitas (Shapiro wilk) dan homogenitas (levene), data yang terdistribusi normal dan homogen (p>0,05), maka dilanjutkan dengan uji independent sample t-tests. Data yang tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (p<0,05), maka dilakukan analisis dengan menggunakan mann-whitey.

Rasionalitas Peresepan Antibiotik Pada Balita Diare Akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Agustus - Desember 2022.

NUHA AISYAH PUTRI
2024 · Book · Open Access

Meningkatnya prevalensi kasus penyakit diare akut pada balita, dapat meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Hal tersebut memicu timbulnya ketidakrasionalan dalam peresepan obat terutama antibiotik. Ketidakrasionalan dalam pengobatan dapat membuat obat tersebut menimbulkan bahaya seperti efek toksik, alergi dan resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas peresepan antibiotik yang digunakan pada balita diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan resep pada bulan Agustus – Desember 2022 sebanyak 80 pasien diagnosa diare akut balita. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi berupa tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian yang diperoleh tentang rasionalitas peresepan antibiotik pada balita dengan diagnosa diare akut di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yaitu Cefixcime racikan diberikan kepada 21 pasien (87,5%), Cotrimoxazole yang diberikan kepada 2 pasien (8,3%) dan Metronidazole kepada 1 pasien (4,2%), sedangkan penggunaan antibiotik terkait tepat indikasi dan tepat obat yang diberikan kepada 24 sampel (100%) sudah sesuai. Ketepatan dosis berjumlah 21 pasien sudah sesuai (87,5%), kemudian 24 sampel (100%) sudah sesuai terkait cara dan lama pemberian antibiotik.

Perbandingan Hasil Skrining Fitokimia Ekstrak Kayu Secang (𝘊𝘢𝘦𝘴𝘢𝘭𝘱𝘪𝘯𝘪𝘢 𝘴𝘢𝘱𝘱𝘢𝘯 L.) Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi

VIANA WULANDARI
2024 · Book · Open Access

Metode ekstraksi secara maserasi dan infundasi dapat mempengaruhi penarikan senyawa pada suatu tanaman. Identifikasi kandungan senyawa dari suatu tanaman dapat dilakukan melalui skrining fitokimia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan senyawa hasil penarikan dari proses ekstraksi kayu secang menggunakan metode maserasi dan infundasi dengan pelarut air. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif berupa skrining fitokimia hasil ekstraksi kayu secang dengan metode maserasi dan infundasi menggunakan pelarut air. Hasil ekstraksi berupa filtrat kemudian dilakukan uji identifikasi kandungan senyawa secara skrining meliputi identifikasi flavonoid, alkaloid, terpenoid, saponin, dan tanin. Hasil data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kemudian dilakukan kajian literatur dari penelitian terdahulu. Hasil yang didapatkan pada pengujian skrining fitokimia pada ekstrak maserat dan infusa menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil skrining fitokimia maserat menunjukkan ekstrak kayu secang positif mengandung flavonoid dan triterpenoid. Hasil skrining fitokimia infusa ekstrak kayu secang positif mengandung flavonoid, alkaloid, triterpenoid, dan saponin. Penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan metode ekstraksi dapat mempengaruhi hasil skrining fitokimia ekstrak kayu secang.

Pengaruh Perbedaan Metode ekstraksi Terhadap Skrining Fitokimia Ekstrak Rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.)

MUHAMMAD ILYAS ROMADHONI IKHSAN
2024 · Book · Open Access

Rimpang kunyit memiliki berbagai senyawa kimia seperti polifenol, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid, yang dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi diketahui dapat mempengaruhi senyawa aktif yang diperoleh pada suatu sampel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan metode ekstraksi terhadap skrining fitokimia ekstrak rimpang kunyit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post-test only design. Serbuk rimpang kunyit diekstraksi secara maserasi dan remaserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil filtrat kemudian diuapkan menggunakan rotary evaporator dan ekstrak kental yang didapat kemudian dilakukan uji skrining fitokimia yang meliputi uji polifenol, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid. Hasil data yang didapat kemudian disajikan dalam bentuk tabel yang terdiri dari pengujian, reagen dan keterangan hasil uji dan dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu.

Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Cacing di Dusun Karangrejek, Bantul Bulan Januari 2023

PUPUT NOVIANA
2024 · Book · Open Access

MOTHER'S LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT USE WORMS MEDICINES IN KARANGREJEK VILLAGE, BANTUL JANUARY 2023 ESSENCE The prevalence of helminthiasis in Indonesia is still very high, ranging from 2.5% to 62%, especially among the less fortunate with poor hygiene. In the previous research regarding the mother's knowledge about the use of deworming drugs, it was found that the majority of knowledge was still in the less category, namely 50%. This study aims to determine knowledge about the use of deworming drugs in Karangrejek Hamlet, Bantul in January 2023. The research method used was observational descriptive using a questionnaire and sampling was done by purposive sampling method. The sample in this study were mothers in Karangrejek Hamlet as many as 75 respondents. The data were analyzed by calculating the score of each respondent and calculating the proportion of their assessment to find out that the community's knowledge was included in the good, sufficient, or poor categories. The results of the study were divided into 3 categories, namely the good category with a proportion of 58.66%, the adequate category with a proportion of 36% and the poor category with a proportion of 4%, the level of mother's knowledge about the use of deworming drugs in Karangrejek Hamlet, can be interpreted as an adequate category with a proportion of 58.66 %. Keywords: knowledge, worm medicine, worms

Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Secara Spektrofotometri UV-VIS

AMARA NALITA
2024 · Book · Open Access

Ekstrak etanol daun salam mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain fenolik, flavonoid, dan tanin. Flavonoid memiliki banyak manfaat di bidang farmakologi seperti antivirus dan antialergi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid dari daun salam secara Spektrofotometri UV-Vis. Penetapan kadar flavonoid total digunakan metode kolorimetri AlCl3 dengan larutan standar kuersetin dengan panjang gelombang maksimum 439,6 nm. Hasil absorbansi sampel yang diperoleh dimasukkan dalam persamaan kurva baku liner y = 0,0056x + 0,0063. Hasil kadar flavonoid total ekstrak etanol daun salam yang diperoleh berdasarkan tiga kali replikasi yaitu 27,982 mgQE/g; 26,375 mgQE/g; dan 26,018 mgQE/g. Sehingga dapat disimpulkan kadar total flavonoid ekstrak etanol daun salam berdasarkan rata-rata kadar tersebut adalah 26,792 ± 1,046 mgQE/g

Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Barokah Farma Kretek Bantul Periode Februari 2023

NOVITA DWI ASTUTI
2024 · Book · Open Access

Pharmaceutical services are services related to pharmaceutical preparations that are responsible and aim to improve the quality of life. Patient satisfaction is a feeling that arises after getting pharmaceutical services. Patient satisfaction can be measured through 5 dimensions, namely responsiveness, reliability, empathy, assurance and direct evidence (tangiable). The purpose of this study was to determine the level of patient satisfaction with pharmaceutical services at Barokah Pharmacy Farma Kretek Bantul. The research method used was descriptive observational using a closed questionnaire and sampling was carried out using the purposive sampling method. The population in this study were patients who received self-medication pharmaceutical services at the Barokah Farma Kretek Pharmacy, Bantul, the data used were primary data collected using a questionnaire instrument. The data were analyzed by calculating the percentage value of the level of satisfaction on the questionnaire, then the level of satisfaction was categorized into the categories Satisfied, Satisfied, Not Satisfied. The results of this study are the level of patient satisfaction with pharmaceutical services at Barokah Farma Kretek Bantul Pharmacy for 80 respondents in the responsiveness aspect included in the category , reliability, empathy, assurance.

Pola Peresepan Obat Antibiotik Oral di Apotek K-24 Monjali Yogyakarta Periode Oktober - November 2022

YUNITA DWI SETYANINGRUM
2024 · Book · Open Access

Prevalensi angka penggunaan antibiotik di Indonesia tergolong tinggi, yaitu sebesar 40-60%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antibiotik di Apotek K-24 Monjali Yogyakarta Periode Oktober-November 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif pada resep yang mengandung antibiotik pada bulan Oktober - November 2022 di Apotek K-24 Yogyakarta. Sampel pada pnelitian ini adalah resep antibiotik, sebanyak 210 sampel. Teknik penentuan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif pada karakteristik pasien, nama antibiotik, dan golongan antibiotik. Penelitian menunjukan hasil yaitu karakteristik pasien didominasi oleh pasien berjeniskemalin laki-laki sebesar 52% dengan usia dewasa.Nama obat terbanyak yang digunakan adalah Amoxicillin sebesar 30% dan golongan obat antibiotik yang digunakan adalah golongan betalaktam sebesar 39%.

PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN MENGKUDU HASIL MASERASI BERDASARKAN PERBEDAAN PELARUT EKSTRAKSI

NOOR ANING SILVIANA PUTRI
2024 · Book · Open Access

Daun mengkudu memiliki salah satu senyawa antrakuinon yang dapat dihasilkan dari proses ekstraksi maserasi. Perbedaan pelarut mempengaruhi efektivitas pada proses ekstraksi yang ditunjukkan dengan perolehan nilai rendemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut ekstraksi terhadap nilai rendemen dari ekstrak daun mengkudu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Posttest Only Design. Serbuk daun mengkudu di ekstraksi secara maserasi dengan 3 pelarut yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan. Filtrat hasil maserat diuapkan dengan kering angin. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemennya dan dianalisis menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro Wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05), lalu dilakukan uji One Way Anova. Apabila hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Post hoc LSD. Jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (p<0,05), kemudian dilakukan uji Kruskal Wallis. Apabila hasil uji Kruskal Wallis diperoleh nilai signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.

Pengaruh Perbedaan Metode Pengeringan Terhadap Kadar Air Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.)

DHARU ASSATUTI NURWIJAYANTI
2024 · Book · Open Access

Daun alpukat perlu diekstraksi untuk mengambil kandungan kimia di dalamnya, yaitu alkaloid, flavonoid, saponon, tanin dan terpenoid. Ekstrak yang dihasilkan perlu distandarisasi, salah satunya dengan penetapan kadar air. Kadar air dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode pengeringan terhadap kadar air ekstrak daun alpukat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat dikeringkan dengan tiga metode pengeringan, yaitu sinar matahari, kering angin, dan oven suhu 40°C. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak daun alpukat ditetapkan kadar airnya secara gravimetri. Kadar air ekstrak daun alpukat dibandingkan dengan persyaratan pada Farmakope Herbal Indonesia edisi II, yaitu tidak lebih dari 10% dan dianalisis menggunakan SPSS dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene’s test dengan taraf kepercayaan 95%. Data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05) dilakukan uji One Way Annova. Hasil penetapan kadar air ekstrak daun alpukat dengan metode pengeringan kering angin sebesar 9,14±0,23%, sinar matahari sebesar 8,07±0,07% dan oven suhu 40°C sebesar 5,92±0,19%. Hasil kadar air memenuhi persyaratan sesuai Farmakope Indonesia edisi II. Hasil analisis menggunakan SPSS menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada setiap metode pengeringan. Kesimpulan penelitian ini yaitu perbedaan metode pengeringan berpengaruh terhadap kadar air ekstrak daun alpukat.

Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Penggunaan Obat Analgetika di Apotek Gowok Periode Februari 2023

ANANDA BERKA TIAS
2024 · Book · Open Access

Obat analgetik banyak digunakan oleh masyarakat. Berdasarkan data Riskesdas (2018) prevalensi nyeri di Indonesia sebesar 7,3%, sementara di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 5,9%. Tingkat pengetahuan terkait penggunaan obat analgetik masih kurang. Sangat diperlukan pemahaman dalam penggunaan obat analgetic sehingga dapat memaksimalkan hasil terapi yang berkualitas kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat analgetik di Apotek Gowok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 88 responden. Analisis data dari karakteristik masing-masing responden penelitian akan dikelompokkan sesuai dengan kategorinya. Data karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan riwayat pendidikan. Analisis data tingkat pengetahuan menggunakan skor dari masing-masing item pernyataan yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan responden berpengetahuan baik sebanyak 39 responden (44%), cukup sebanyak 30 responden (34%), dan kurang sebanyak 19 responden (22%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat analgetika di Apotek Gowok kategori baik.

TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENGGUNAAN TABLET FE DI DUSUN KWALANGAN WIJIREJO PANDAK BANTUL YOGYAKARTA PERIODE MARET 2023

MITA ANDINI
2024 · Book · Open Access

Anemia is a decrease in hemoglobin levels below the normal value, one group that is often affected by anemia is young women. The prevalence of anemia in the world is 40-88% while the prevalence of anemia in young women in Bantul Regency is 54.9%. Anemia in young women can be prevented by administering Fe tablets or iron supplements which must be taken regularly during menstruation. This study aims to determine the level of knowledge of young women about the use of Fe tablets in Kwalangan Hamlet, Wijirejo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. This research method uses a descriptive observational research instrument in the form of a questionnaire. Data analysis in this study is displayed in descriptive form, the percentage results are calculated using Microsoft Excel by giving a score or assessment which is interpreted using the criteria for the level of knowledge in the good, sufficient, and poor categories.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Kimia Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Berdasarkan Perbedaan Jenis Pelarut

YUKA PUSPITANINGTYAS
2024 · Book · Open Access

Daun kersen berkhasiat sebagai penyembuhan asam urat, antiseptik, antitumor dan antiinflamasi. Daun kersen mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid dan tanin. Terdapat perbedaan pelarut terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis pelarut terhadap nilai rendemen dan kandungan kimia ekstrak daun kersen. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental post-test only design. Daun kersen dikeringkan menggunakan pengeringan oven pada suhu 50˚C selama 10 jam dan dilakukan maserasi selama 3x24 jam, menggunakan pelarut etanol 96% dan n-heksana. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen dan diuji skrining fitokimia. Nilai rendemen dianalisis secara statistik dengan Independent Sampel T-Test. Hasil skrining fitokimia akan dibandingkan dengan penelitian sebelumnya.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai penggunaan obat Antidispepsia pada Swamedikasi Gastritis di Apotek Bangunjiwo pada bulan Maret 2023.

PASCALIA NOVITA SARI
2024 · Book · Open Access

Based on the results it was found that the level of knowledge of patients at the Bangunjiwo Pharmacy included indications, drug samples, how to use the drug, duration or duration of drug use in the good category by 65 respondents with a percentage of 69.89%, patients with an adequate level of knowledge were 26 respondents with a percentage of 27.96%, and patients with less knowledge level were 2 respondents with a percentage of 2.15%. The conclusion from the results of research that has been conducted regarding the level of public knowledge regarding the use of antidyspepsia drugs at the Bangunjiwo Pharmacy is categorized in the good category.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgetik di Desa Genengan Klaten Bulan Februari 2023

SHAFIRA RIZQA HASANTA
2024 · Book · Open Access

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2021 persentase penduduk Indonesia yang melakukan swamedikasi persentasenya mencapai 84,23%. Swamedikasi bukan pengobatan yang sepenuhnya aman, sehingga diperlukan pengetahuan mengenai obat dan penggunaannya untuk memperoleh perilaku yang benar dalam melakukan swamedikasi obat analgetika agar terhindar dari resiko yang merugikan, karena pengetahuan merupakan salah satu faktor predisposisi yang sangat penting dalam mempengaruhi terbentuknya perilaku seseorang. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat analgetika di Desa Genengan Klaten. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional yang melibatkan responden penelitian sebanyak 95 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis hubungan antar variabel dengan korelasi Spearman menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan 42,11% responden memiliki tingkat pengetahuan baik, 51,8% memiliki tingkat pengetahuan cukup, 6,32% memiliki tingkat pengetahuan kurang dan untuk perilaku saat melakukan swamedikasi 85,26% memiliki perilaku tinggi terhadap swamedikasi obat antinyeri, 11,58% memiliki perilaku sedang, dan 3,16% memiliki perilaku rendah. Hasil uji korelasi antara pengetahuan dan perilaku menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,050 (p>0,050) yang artinya tidak ada hubungan signifikan yang terjadi antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikası obat analgetik pada masyarakat Desa Genengan Klaten.