Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

394 item publik

Publikasi

Halaman 14 dari 20

Tingkat Pengetahuan Pasien Swamedikasi Batuk di Apotek Trucuk Pajangan Bantul Bulan Februari 2024

SOFI CAHYA GUPITA WARDHANINGRUM
2024 · Book · Open Access

According to the Yogyakarta Health Department data in 2021, there were over 35% of cough sufferers in the Kulon Progo and Bantul areas. Self-medication for cough is influenced by health knowledge, and it has several advantages when done correctly. This research aims to assess patients' knowledge levels regarding self-medication for cough at Trucuk Pajangan Bantul Pharmacy. The study utilizes an operational descriptive method with purposive sampling technique. The sample consists of self-medicating cough patients at Trucuk Pajangan Bantul Pharmacy, aged 15-64, with a total of 68 respondents. The research instrument employs a closed-ended questionnaire on knowledge levels. Data analysis is descriptive, using percentage formulas and categorizing.

Evaluasi Penyimpanan Obat di Apotek Wisnu Yogyakarta pada Bulan Januari 2024

IMROATUL LATIFAH
2024 · Book · Open Access

Errors in drug storage can cause drugs to become ineffective ineffective and even result in drug damage. Several studies on Some studies on drug storage show that the suitability results have not reached 100%. Based on the results of the researcher's observations, Wisnu Pharmacy has never been conducted. research on drug storage. This study aims to evaluate drug storage at Wisnu Pharmacy in January 2024. This research is a descriptive observational research by making direct observations of the drug storage system system in the form of a check list and conducting direct interviews with the person in charge of Wisnu Pharmacy. the person in charge of Wisnu Pharmacy. Data collection using 3 indicators drug storage, then the data is analyzed descriptively and percented to get the results of the suitability of drug storage. to get the results of the suitability of drug storage.

Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Pelarut Terhadap Rendemen dan Kandungan Kimia Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus)

HEZATAMI KUSTIAPUTRI
2024 · Book · Open Access

Daun katuk memiliki senyawa aktif meliputi alkaloid, flavonoid, sapoin, steorid, dan tanin. Jumlah rendemen yang dihasilkan dan perolehan senyawa aktif salah satunya dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut. Salah satu pelarut yang biasanya digunakan untuk proses ekstraksi adalah etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi pelarut terhadap rendemen yang dihasilkan serta kandungan kimia yang terdapat dalam ekstrak daun katuk. Metode penelitian menggunakan rancangan Post-test Only Design. Pelarut yang akan digunakan pada penelitian kali ini adalah pelarut polar yaitu etanol 70% dan etanol 96%. Serbuk simplisia dimaserasi dengan masing-masing pelarut (perbandingan 1:3) selama 3x24 jam. Filtrat yang didapat kemudian disaring dan didiamkan dengan cara diangin-anginkan sampai terbentuk ekstrak kental. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemennya dan diuji secara statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk. Jika data terdistribusi normal dan homogen dilanjutkan dengan uji parametrik Independent Sample T-Test, namun jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen dilanjutkan uji non parametrik Mann-Whitney. Hasil pengujian skrining fitokimia antara lain uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji saponin, uji tanin, dan uji terpenoid. Data hasil skrining fitokimia disajikan secara deskriptif.

Tingkat Pengetahuan Tentang Vitamin C Di Apotek Al Fayadh Farma 1 Potorono Bantul Yogyakarta Bulan Januari 2024

RIA RIZKA SANTIKA
2024 · Book · Open Access

Vitamins are substances needed by the body because they have important functions for the body, vitamin C also has a role in the body's metabolic activities. Vitamin C deficiency can cause deficiencies in various diseases, such as mouth ulcers, anemia, dry skin and gingivitis. Sources of vitamin C can be found in fruits and vegetables. The aim of this research was to determine the level of knowledge regarding the use of vitamin C at the Al-Fayadh Potorono Pharmacy, Banguntapan, Bantul. This research uses descriptive observational methods and uses prospective research methods. The sample used is 110 respondents. The technique used is purposive sampling. Data collection used a closed questionnaire created by researchers and adopted from Zalfa Salsabila's research in 2019. Data analysis used the Guttman scale where correct answers were given a score of 1 and wrong answers were given a score of 0, and categorized by percentage into 3 categories, namely good 76-100%, sufficient 56-75%, and less 56%.

Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Periode Mei - Juli 2023

FLORENTINA KINANTHI NOVWITA RAHAJENG
2024 · Book · Open Access

Hypertension is still one of the diseases whose prevalence has increased and is estimated to reach 29.2% in year 2025. In previous studies related to the pattern of use of antihypertensive drugs, the most widely used single antihypertensive drug is amlodipine, while the combination antihypertensive drugs used are amlodipine and candesartan. The combination used was amlodipine and candesartan. Objective This study aims to determine the pattern of use of hypertension drugs at Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta during May to July 2023. The research methodology used is an observational method that is methodology used was descriptive observational method by taking data from prescriptions and medical records retrospectively in records retrospectively from May 2023 to July 2023. Data were analysed quantitatively, namely by describing and calculating the percentage of each drug and drug class and type of therapy. percentage of each drug and the most widely used drug class and type of therapy. Then the data will be presented in tabular form.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penatalaksanaan Nyeri di Dusun Grojogan Bantul Bulan Januari 2024

ELNA CHRISTINI
2024 · Book · Open Access

Pain is an unpleasant sensory and emotional state that can be associated with several types of actual and potential tissue damage. The prevalence of pain in Bantul Regency in 2018 was 20,000 cases. Previous research shows that there are still many people who have sufficient and insufficient knowledge about pain management. This lack of knowledge can cause pain to not be managed properly. This study aims to determine the level of community knowledge about pain management in Grojogan Hamlet, Tamanan, Banguntapan, Bantul. This study used an observational method that was descriptive in nature. Sampling was done by purposive sampling method with a sample of 100 respondents. Data collection was done using a questionnaire. The data were analyzed descriptively by scoring, the results of the data were presented with a percentage in the form of a table about the description of the level of knowledge of good, sufficient, and less. The results showed respondents with good knowledge 64%, sufficient knowledge 36%, and less knowledge 0%. It was concluded that respondents in Grojogan Hamlet had good knowledge with the majority of respondents aged 19-22 years, high school education / equivalent, working as laborers, and female gender.

Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenore di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta Bulan Februari 2024

PUTRI AGUSTINAWATI
2024 · Book · Open Access

Kondisi remaja yang telah mengalami menstruasi secara emosional tidak stabil. Beberapa juga menimbulkan gejala seperti nyeri paha, nyeri payudara, kelelahan, mudah tersinggung, kehilangan keseimbangan, lengah dan gangguan tidur, bahkan beberapa wanita mengalami nyeri saat menstruasi yang disebut dismenore. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan berupa observasional yang bersifat diskriptif dengan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi dan telah reliabel. Hasil yang telah diperoleh dilakukan skoring, lalu dihitung persentase dan dikategorikan memiliki pengetahuan baik, cukup, dan kurang.

Pola Penggunaan Obat Diabetes Melitus II di Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Periode Juli - September 2023

ELISABETH AMELIA SEPTIANA PUTRI
2024 · Book · Open Access

Diabetes mellitus is a long-term disease that requires long-term treatment. In 2019, Indonesia ranked 7th out of 10 in the number of people with diabetes mellitus with 10.7 million people. The prevalence of diabetes mellitus cases in Yogyakarta in 2018 ranked third at 3.1%. Bethesda Lempuyangwangi Hospital diabetes mellitus ranks second out of the top ten diseases with the most cases. This study aims to determine the Drug Use Pattern of Diabetes Mellitus II at Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta July-September 2023 Period. This study used a descriptive observational method with retrospective data collection using prescription data and medical records of patients diagnosed with diabetes mellitus II without or with comorbidities. By calculating the percentage of descriptive quantitative research data including the number of patient names in the form of initials, patient age, gender, drug name and drug strength, drug usage rules (signa), drug class, diagnosis, type of therapy and objective data.

Efek Diuretik Seduhan Teh Daun Alpukat (Persea americana Mill.) pada Mencit Putih Jantan Galur Swiss

RAHARDIAN ARIANA PUTRI
2024 · Book · Open Access

Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent killer karena sulit untuk dideteksi. Jumlah kasus hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 63.309.620 orang. Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan hipertensi adalah daun alpukat. Kandungan flavonoid daun alpukat berpotensi sebagai diuretik, yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan takaran seduhan teh daun alpukat yang mmiliki efek diuretik optimum pada mencit putih jantan galur swiss. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental posttest-only control group design, menggunakan 25 ekor mencit putih jantan galur swiss yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 1%), kelompok kontrol positif (furosemide 5,2 mg/KgBB), kelompok perlakuan seduhan teh daun alpukat berat serbuk 2 g, 4 g dan 8 g dalam 200 ml air dengan suhu 100°C. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan melihat volume urin dari kelima kelompok mencit tiap 1 jam selama 6 jam. Hasil volume urin mencit dianalisis menggunakan uji Anova pada SPSS versi 26 dengan taraf kepercayaan 95%.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Mengatasi Dismenore di SMK SMF Indonesia Yogyakarta Periode April 2023

DONNA TRIE NOVITA SARI
2024 · Book · Open Access

Dismenore merupakan satu dari sekian gangguan menstruasi yang sering dialami wanita. World Health Organization menerangkan, rata-rata angka kejadian nyeri haid perempuan disetiap negara sebesar 50%. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 65,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Minimnya pengetahuan dan informasi yang didapat di siswa SMK SMF Indonesia tentang pengetahuan penanganan dismenore belum mengetahui dengan jelas bagaimana cara mengatasi dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kejadian dismenore di SMK SMF Indonesia Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 80 responden yang dilakukan di SMK SMF Indonesia Yogyakarta. Analisis data pada penelitian ini menggunakan excel dengan rumus persentase dikategorikan dengan rumus kategori baik, cukup, dan kurang.

Uji Tingkat Kesukaan Seduhan Teh Hijau (Camelia sinensis L.) Terhadap Variasi Suhu Penyeduhan

IQBAL KHOIRUDDIN SYAHIDA
2024 · Book · Open Access

Tea is a popular drink in society. Tea is usually consumed by brewing it paying attention to the temperature and duration of brewing so that it affects the color, taste and aroma produced. The purpose of this study was to determine the level of people's preference for brewing green tea with variations in brewing temperature. The method used is an experimental post-test control design. The number of respondents used as many as 30 people. This method is carried out by steeping green tea with temperature variations, namely 70oC, 85oC and 100oC with a brewing time of 5-15 minutes. After getting the results, the analysis is carried out with the normality test and homogeneity test. Using SPSS 23 with 95% confidence level. The results of this study showed that the highest color hedonic values were found at 70oC with a value of 2.80+0.407, taste at 70oC with a value of 2.50+0.731, aroma at 85oC with a value of 2.53+0.629 and overall at 85oC with a value of 2.50+0.630. With the conclusion that there is no significant difference between the variation of brewing temperature on the value of preference for color, aroma, taste and overall appearance (p> 0.05).

Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol pada Maserasi terhadap Nilai Rendemen Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum)

DEFFA ANGGUN WIDYA RISDIANTO
2024 · Book · Open Access

Jahe merah memiliki kandungan gingerol sebagai antioksidan yang dapat diambil melalui ekstraksi dengan pelarut etanol. Perbedaan konsentrasi pelarut etanol pada proses ekstraksi penting dilakukan untuk mendapatkan rendemen secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% terhadap nilai rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental Post-test Only Design. Serbuk jahe merah diekstraksi secara maserasi selama 3x24 jam dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Hasil ekstrak kemudian diuapkan dengan kering angin hingga menjadi ekstrak kental. Ekstrak kental kemudian dihitung nilai rendemen dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% berwarna cokelat kekuningan, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah, sedangkan dengan pelarut etanol 96% berwarna cokelat kehitaman, berbentuk kental, dan beraroma khas jahe merah. Ekstrak rimpang jahe merah dengan pelarut etanol 70% menghasilkan rendemen sebesar 3,75±1,01%, sedangkan dengan pelarut etanol 96% sebesar 5,51±0,24%. Analisis data rendemen menggunakan uji Independent Sample T-Test menghasilkan nilai signifikasi sebesar 0,042 (P<0,05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96% dengan rendemen ekstrak rimpang jahe merah. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu konsentrasi pelarut etanol pada maserasi berpengaruh terhadap rendemen ekstrak rimpang jahe merah.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Ketepatan Penggunaan Obat Common Cold di Apotek Anugerah 24 Monjali

LUTHFIA SHAFA HANIFAH
2024 · Book · Open Access

Berdasarkan hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional menunjukkan sebanyak 61,05% penduduk Indonesia melakukan swamedikasi akibat keluhan kesehatan yang dialami seperti common cold. Swamedikasi sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat rasional yang salah satu faktor pengaruhnya yaitu tingkat pengetahuan, semakin baik tingkat pengetahuan seseorang maka akan semakin meningkatkan keberhasilan tindakan pengobatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap ketepatan penggunaan obat common cold di Apotek Anugerah 24 Monjali. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini merupakan pasien di Apotek Anugerah Monjali yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 100 pasien. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode uji statistik Chi-square. Hasil penelitian didapatkan 25% responden di Apotek Anugerah 24 Monjali memiliki tingkat pengetahuan kurang, 51% responden memiliki tingkat pengetahuan cukup dan 24% responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Selain itu, 27% responden di Apotek Anugerah 24 Monjali tepat dalam swamedikasi obat common cold dan 73% responden tidak tepat dalam melakukan swamedikasi obat common cold.

Penetapan Kadar Sari Larut Air Dan Kadar Sari Larut Etanol Simplisia Daun Alpukat (Persea americana Mil.)

YADISKA NAUSA WIDYASMITA
2024 · Book · Open Access

The chemical compounds found in avocado leaves include alkaloids, triterpenoids, steroids, tannins and flavonoids. Good chemical content can be obtained by paying attention to the quality and quality of simplicia. Good simplicia is obtained through the process of specific and non-specific standardization. One of the specific standardization is water soluble essence content and ethanol soluble essence content. The purpose of this study was to determine the water soluble extract content and ethanol soluble extract content found in avocado leaf simplicia. The method used in this study is an experimental posttest only design. Avocado leaf simplicia was dried by wind drying method at 25°-26°C for 7 days. Avocado leaf powder was tested for water soluble extract content and ethanol soluble extract content using the gravimetric method. Data analysis was carried out descriptively and compared with the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Edition II. The results of the avocado leaf simplicia study showed that the average ethanol-soluble extract content was 8.15% ± 14.6%, the ethanol-soluble extract content was 14.33% ± 135%. The results of this analysis showed that the compounds contained in the avocado leaf simplicia were higher Most contain non-polar compounds. The conclusion of this study was that the ethanol soluble extract of avocado leaf simplicia met the standard requirements of the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Edition II of not less than 13.5%.

Pola Peresepan Obat Kortikosteroid di Apotek Pangastuti Periode Oktober - Desember 2022

NABILA PRAMESTI
2024 · Book · Open Access

Kortikosteroid sangat sering diresepkan dalam dunia kedokteran. Penggunaan kortikosteroid yang luas menyebabkan banyaknya kekeliruan atau ketidaktepatan dalam peresepan obat-obat kortikosteroid. Pada penelitian yang dilakukan oleh Khairunnisa menunjukkan ketidaksesuaian sebesar 28,74%, sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh Fitriah masih menunjukkan ketidaksesuaian dosis sebesar 17,24%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kesesuaian pada peresepan kortikosteroid di Apotek Pangastuti Kotabaru Yogyakarta periode Oktober – Desember 2022. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian obsevasional deskriptif secara retrospektif, yang kemudian akan dianalisis secara deskriptif terkait kesesuaian dalam peresepan obat kortikosteroid di Apotek Pangastuti Kotabaru Yogyakarta periode Oktober – Desember 2022. Jumlah populasi resep sejumlah 420 resep, dan sampel yang akan digunakan sejumlah 81 resep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk persentase kesesuaian dosis pada resep dengan Drug Information Handbook edisi 22. Hasil peresepan obat kortikosteroid di Apotek Pangastuti periode Oktober- Desember 2022 jenis obat yang paling sering diresepkan antara lain Methyl prednisolon sebesar 47,1%, Fludrocortisone Acetate sebesar 23,5%, Dexamethasone sebesar 20%, Triamcinolon sebesar 3,5%, Desoximethasone dan Momethasone sebesar 2,3%, dan Prednison sebesar 1,2%. Tingkat kesesuaian peresepan obat kortikosteroid dengan Drug Information Handbook edisi 22 sebesar 98,8%.

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi

VIONA MELINDA PUTRI
2024 · Book · Open Access

Daun alpukat merupakan salah satu bagian dari tanaman yang mengandung zat aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Kandungan zat aktif daun alpukat diperoleh dengan proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen serta dilakukan uji kandungan zat aktif berupa uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Data uji kandungan zat aktif dianalisis secara deskriptif dan data rendemen dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen dilakukan uji Independent Sampel T-test. Apabila data tidak terdistribusi normal dan homogen dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen soxhlet lebih besar daripada maserasi dan metode ekstraksi tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif Kata kunci: daun alpukat, metode ekstraksi, rendemen, kandungan zat aktif

Penetapan Kadar Total Fenolik Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Secara Spektrofotometri UV-Vis

FITA PERMATA SARI
2024 · Book · Open Access

Daun Salam (Syzygium polyanthum) adalah salah satu tanaman tradisional Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk berbagai penyakit. Senyawa aktif yang terkandung dalam daun salam salah satunya adalah golongan fenol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa kadar total fenolik pada ekstrak etanol daun salam. Penetapan kadar total fenolik ekstrak etanol daun salam menggunakan reagen Folin-Ciocalteu, pengujian dilakukan secara Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum. Kurva baku menggunakan larutan standar asam galat dengan konsentrasi 10 ppm; 30 ppm; 50 ppm; dan 70 ppm. Pembacaan absorbansi dilakukan pada panjang gelombang 778.0 nm dengan 3 kali replikasi. Kadar total fenolik sampel dihitung dengan memasukkan absorbansi sampel yang diperoleh kedalam persamaan kurva baku y = 0,0047x + 0,0161. Hasil perhitungan ditetapkan dengan satuan mg GAE/gram sampel. Berdasarkan hasil absorbansi yang diperoleh diketahui rata-rata kadar total fenolik ekstrak etanol daun salam adalah sebesar 15,298 mg GAE/g.

Gambaran Penggunaan Obat Dispepsia Pada Pasien Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Periode Januari-Juni 2022

KEZIA TIARA HASTIN
2024 · Book · Open Access

Dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala atau sindroma yang sering terjadi di kalangan masyarakat yang ditandai dengan rasa nyeri atau tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa perut penuh dan sendawa. Kejadian dispepsia menurut Profil Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta menempati peringkat ke enam dari sepuluh besar penyakit terbanyak pasien rawat jalan rumah sakit di Yogyakarta tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat dispepsia pada pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Periode Januari-Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien dispepsia di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Periode Januari-Juni 2022. Sampel yang diambil sebanyak 90 sampel dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif, hasil data disajikan dengan persentase dalam bentuk tabel tentang gambaran penggunaan obat dispepsia di Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Periode Januari-Juni 2022 yang meliputi distribusi data berdasarkan karakteristik pasien (usia dan jenis kelamin), jenis obat, golongan obat dispepsia dan kesesuaian dosis dengan IONI 2017.

TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PERBEDAAN OBAT GENERIK DENGAN OBAT PATEN DI APOTEK SIDOREJO FARMA KULON PROGO PERIODE FEBRUARI 2023

ROHANA DWI LESTARI
2024 · Book · Open Access

Obat generik adalah obat dengan nama resmi International Non Propietary Names yang ditetapkan dalam farmakope Indonesia atau buku standar lainya untuk zat berkhasiat yang di kandungnya. Obat paten merupakan obat baru yang diproduksi dan dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang memiliki hak paten untuk memproduksi obat tersebut sesuai Disaster Management Institue Of Indonesia dan memiliki hak paten selama 20 tahun. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2013 menunjukan bahwa 31,9% rumah tangga mengetahui tentang Obat Generik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang obat generik dan obat paten di Apotek Sidorejo Farma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional deskriptif, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Sehingga tingkat pengetahuan dalam penelitian ini dikategorikan menjadi berpengetahuan baik, cukup baik, kurang baik. Responden dalam penelitian ini berjumlah 90 responden dengan hasil penelitian responden dengan pengetahuan “Baik” sejumlah 45 (50%), responden berpengetahuan “Cukup” sejumlah 26 (29%), dan responden berpengetahuan “Kurang” sejumlah 19 (21%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan pasien di Apotek Sidorejo Farma Kulon Progo mengenai perbedaan obat generik dan obat paten adalah “Baik” dengan persentase 50%. Generic drugs are drugs with the official name International Non Proprietary Names stipulated in the Indonesian pharmacopoeia or other standard books for the nutritious substances they contain. Patent drugs are new drugs that are produced and marketed by a pharmaceutical company that has a patent right to produce the drug according to the Disaster Management Institute of Indonesia and has a patent for 20 years. Based on the results of Basic Health Research (RISKESDAS) in 2013 it showed that 31.9% of households knew about Generic Drugs. The purpose of this study was to determine the level of patient knowledge about generic drugs and patented drugs at the Sidorejo Farma Pharmacy. The method used in this research is descriptive observational, with data collection using questionnaires and data analysis using descriptive quantitative techniques. So that the level of knowledge in this study is categorized into good knowledge, good enough, not good. Respondents in this study amounted to 90 respondents with the results of the research respondents with "Good" knowledge of 45 (50%), respondents with "Enough" knowledge of 26 (29%), and respondents with "Less" knowledge of 19 (21%). The conclusion of this study is that the knowledge of patients at the Sidorejo Farma Kulon Progo Pharmacy regarding the differences between generic drugs and patent drugs is "Good" with a percentage of 50%.