Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

331 item publik

Publikasi

Halaman 16 dari 17

Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien dengan Ketepatan Penggunaan Obat pada Swamedikasi Nyeri Sendi di Apotek Sari Dewi Maguwo Bulan Februari 2023

ARIN WIDYANINGSIH
2023 · Thesis · Open Access

Penderita nyeri sendi di dunia mencapai 335 juta jiwa dan akan terus meningkat sehingga tahun 2025 diperkirakan lebih dari 25% masyarakat mengalami kelumpuhan akibat penyakit sendi. Penyakit nyeri sendi di Indonesia tergolong tinggi yaitu sebesar 7,3% dengan perbandingan penyakit pada wanita 8,5% dan pria 6,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan ketepatan penggunaaan obat pada swamedikasi nyeri sendi di Apotek Sari Dewi Maguwo bulan Februari 2023. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan kepada 90 responden. Analisa data pada penelitian hubungan tingkat pengetahuan dengan ketepatan obat pada swamedikasi nyeri sendi menggunakan uji chi-square. Jika pada uji chi-square tidak memenuhi persyaratan, maka dilakukan uji alternatif menggunakan fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik sebanyak 64 responden (71%), pengetahuan cukup 17 responden (19%), serta pengetahuan kurang 9 responden (10%). Hasil ketepatan penggunaan obat nyeri sendi dengan kategori tepat sebanyak 81 responden (90%) dan tidak tepat 9 responden (10%). Hasil uji fisher’s exact test diperoleh nilai p = 0,000 0,05 menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan ketepatan penggunaan obat pada swamedikasi nyeri sendi di Apotek Sari Dewi Maguwo bulan Februari 2023.

Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol Pada Maserasi Terhadap Nilai Rendemen Ekstrak Rimpang Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum)

DEVA ELFARA RAMADHANI
2023 · Thesis · Open Access

Jahe emprit merupakan jenis tumbuhan rimpang yang sering digunakan sebagai pengobatan. Kandungan kimia jahe emprit memiliki aktivitas farmakologis dan fisiologi. Senyawa kimia yang terkandung pada jahe emprit dapat diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%. Perbedaan konsentrasi pelarut etanol pada ekstraksi dilakukan untuk mendapatkan rendemen secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut terhadap nilai rendemen ekstrak etanol rimpang jahe emprit. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental post-test only design. Serbuk rimpang jahe emprit dimaserasi selama 3x24 jam dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Hasil ekstrak diuapkan secara kering angin hingga didapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian dihitung nilai rendemen dan data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, Uji Levene untuk uji homogenitas dan dilanjutkan dengan uji Independent Sample T-Test. Hasil pada penelitian ini menunjukan rata-rata nilai rendemen pada ekstrak rimpang jahe emprit dengan pelarut etanol 70% dan 96%, yaitu 6,31% ± 0,17 dan 8,51% ± 0,55. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan yang bermakna, yaitu nilai P (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh dari perbedaan konsentrasi pelarut terhadap rendemen dan kandungan kimia ekstrak jahe emprit.

Pola Peresepan Obat Antibiotik Oral di Apotek K-24 Monjali Yogyakarta Periode Oktober - November 2022

YUNITA DWI SETYANINGRUM
2023 · Thesis · Open Access

Prevalensi angka penggunaan antibiotik di Indonesia tergolong tinggi, yaitu sebesar 40-60%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antibiotik di Apotek K-24 Monjali Yogyakarta Periode Oktober-November 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif pada resep yang mengandung antibiotik pada bulan Oktober - November 2022 di Apotek K-24 Yogyakarta. Sampel pada pnelitian ini adalah resep antibiotik, sebanyak 210 sampel. Teknik penentuan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif pada karakteristik pasien, nama antibiotik, dan golongan antibiotik. Penelitian menunjukan hasil yaitu karakteristik pasien didominasi oleh pasien berjeniskemalin laki-laki sebesar 52% dengan usia dewasa.Nama obat terbanyak yang digunakan adalah Amoxicillin sebesar 30% dan golongan obat antibiotik yang digunakan adalah golongan betalaktam sebesar 39%.

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIGOUT PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT LUDIRA HUSADA TAMA YOGYAKARTA PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2022

VALENTINO NUARI WIRATAMA
2023 · Thesis · Open Access

Gout arthritis merupakan penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa penyakit sendi yang bukan disebabkan oleh benturan/kecelakaan di Indonesia pada penduduk umur ≥15 sebanyak 7,30% dengan jumlah 713.783 kasus, sedangkan prevalensi penyakit sendi di DI Yogyakarta adalah 5,93% dan Prevalensi penyakit sendi di kota Yogyakarta sendiri adalah 5,92%. Penyakit asam urat cukup umum di Rumah Sakit Ludira Husada Tama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan dan pemberian obat untuk penyakit asam urat pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Ludira Husada Tama. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat analitik dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel yang diambil dari data rekam medis periode Oktober – Desember 2022 dan resep pasien yang mendapat obat antigout. Data dianalisis secara secara analitik kuantitatif dengan menghitung persentase penggunaan obat asam urat.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di Posyandu Menur Sumberan Bulan Januari 2023

NURUL WAYAN RAMADHANI
2023 · Thesis · Open Access

Kejadian hipertensi di D.I Yogyakarta tahun 2021 sebanyak 251.100 kasus. Di Kabupaten Bantul penyakit hipertensi berada pada urutan pertama dalam sepuluh besar penyakit berdasarkan kunjungan rawat jalan tahun 2021 di seluruh Puskesmas Kesehatan Bantul. Studi membuktikan kesadaran masyarakat masih kurang terhadap kepatuhan penggunaan obat hipertensi menyebabkan terapi pengobatan kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan obat hipertensi pada penderita hipertensi di Posyandu Menur Dusun Sumberan.Metode penelitian yang digunakan adalah observasional bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 44 menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari penelitian secara langsung dari sampel penelitian yang terdiri dari kuesioner pengetahuan, kuesioner kepatuhan penggunaan obat hipertensi dan data diri responden. Analisa data digunakan uji Chi Square Test pada SPSS 25.Hasil penelitian menunjukan Tingkat Pengetahuan baik (34%), cukup (41%), kurang (25%). Kepatuhan Penggunaan Obat Hipertensi yaitu patuh (89%)dan tidak patuh (11%).Hasil Uji Chi-Square diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-sided) yaitu 0,000 yang berarti nilai tersebut kurang dari 0,05 menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan obat hipertensi pada penderita hipertensi di Posyandu Menur Dusun Sumberan.

Gambaran Penggunaan Obat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro Periode Agustus-Desember 2022

BELINDA SOFIA HERAWIDANTI
2023 · Thesis · Open Access

Hipertensi dikenal sebagai penyakit kardiovaskular yang menyebabkan kematian dini di negara maju dan ketujuh di negara berkembang. Hipertensi atau darah tinggi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah meningkat secara terus menerus hingga melebihi batas normal. Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena sering tanpa gejala atau keluhan. Diketahui bahwa obat tunggal yang terbanyak digunakan yaitu amlodipin 10 mg (35,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif karena mengambil data dari rekam medis pasien hipertensi yang terdiagnosis hipertensi pada bulan Agustus – Desember 2022 di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. Data yang yang diperoleh sebanyak 98 responden. Data dianalisa secara deskriptif kuantitatif disajikan dengan persentase dalam bentuk tabel tentang gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar (71%), berdasarkan usia paling banyak yaitu berusia 45-65 tahun sebesar (52%). Gambaran Penggunaan obat hipertensi berdasarkan jenis obat yang paling banyak digunakan yaitu amplodipin 5 mg sebesar (91%), sedangkan golongan yang paling banyak digunakan yaitu CCB (91%).

Perbandingan Rendemen dan Kandungan Zat Aktif Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi

VIONA MELINDA PUTRI
2023 · Thesis · Open Access

Daun alpukat merupakan salah satu bagian dari tanaman yang mengandung zat aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Kandungan zat aktif daun alpukat diperoleh dengan proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen serta dilakukan uji kandungan zat aktif berupa uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Data uji kandungan zat aktif dianalisis secara deskriptif dan data rendemen dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Uji normalitas data dilakukan menggunakan Shapiro wilk dan uji homogenitas data menggunakan Levene. Data terdistribusi normal dan homogen dilakukan uji Independent Sampel T-test. Apabila data tidak terdistribusi normal dan homogen dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen soxhlet lebih besar daripada maserasi dan metode ekstraksi tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif Kata kunci: daun alpukat, metode ekstraksi, rendemen, kandungan zat aktif

Pola Peresepan Obat Hipertensi di Puskesmas Pandak 1 Bantul Yogyakarta Periode Tahun 2022

ERLISA IKA YUNI PRAMESTI
2023 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan keadaan di mana suatu tekanan darah sistolik lebih tinggi atau sama dengan 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih tinggi atau sama dengan 90 mmHg. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan meningkat yaitu sekitar 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi. Farmakoterapi hipertensi yang sering diguankan yaitu golongan diuretik (furosemide), ACE Inhibitor (captopril), ARB (candesartan), canal calsium bloker (amlodipine), dan beta-bloker (propanolol). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pola peresepan obat hipertensi di Puskesmas Pandak 1 Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif mengenai pola peresepan obat pasien hipertensi pada bulan Januari-Desember 2022. Data dapat dianalisis secara dekskriptif kuantitatif, hasil data disajikan dengan persentase dalam bentuk diagram tentang pola peresepan obat hipertensi di Puskesmas Pandak 1 Bantul Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki (29,69%) perempuan (70,31%), berdasarkan usia paling banyak yaitu usia 46-65 tahun (58,13%). Pola peresepan obat hipertensi berdasarkan jenis obat yang paling banyak diresepkan yaitu amlodipine 5 mg mencapai (81,86%), sedangkan golongan paling banyak yaitu CCB (82,19%).

Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Influenza Di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul Periode Februari - Maret 2023

DWI SEKAR ARUM
2023 · Thesis · Open Access

Influenza merupakan salah satu penyakit pernafasan yang menyebabkan 3-5 juta penyakit parah dengan jumlah kematian mencapai 250.000-500.000 setiap tahun dan masuk dalam 10 besar penyakit yang sering muncul serta menduduki peringkat ketiga dengan jumlah sebanyak 28.318 kasus. Masyarakat Indonesia yang melakukan swamedikasi pada tahun 2020 sebanyak 72,19% dan tahun 2021 sebanyak 84,23% sedangkan di Provinsi Yogyakarta tahun 2020 penduduk yang melakukan swamedikasi sebanyak 63,29%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi influenza di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dan data diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan yaitu masyarakat usia 15-64 tahun sejumlah 85 orang. Data dikumpukan dan dianalisis, jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah mendapatkan skor 0 kemudian dihitung persentase untuk dikategorikan baik, cukup dan kurang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi influenza di Dusun Cegokan Wonolelo Pleret Bantul Periode Februari-Maret 2023 yang memiliki kategori baik sebesar 56,5%, pengetahuan cukup sebanyak 34,1% dan pengetahuan kurang sebanyak 9,4%.

Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Common Cold Di Apotek Anugerah 24 Monjali Periode Bulan Februari 2023

SENTIAWANI
2023 · Thesis · Open Access

Common cold adalah gejala gangguan pernafasan yang ditandani adanyabatuk,bersin-bersin,hidungtersumbat,nyeritenggorokan,demamringandansakitkepala.Commoncolddapatditerapidengancaraswamedikasi.Swamedikasiberartimengobati segala keluhan pada diri sendiri dengan obat-obat sederhana menjadialternatifyangdiambilmasyarakatuntukmeningkatkanketerjangkauanpengobatan.Tujuanpenelitianiniadalahmengetahuihubungantingkatpendidikandengan pengetahuan masyarakat terhadap obat common cold di Apotek Anugerah24Monjali YogyakartaPeriodeFebruary 2023. Jenispenelitianinitermasukpenelitiannoneksperimentaldenganrancangananalitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study. Sampeladalah pasien yang membeli obat common cold sesua inklusi. Pengumpulan datadilakukandenganmengisikuesioneryangtelahdivalidasidanujireabilitas.Analisisdata yang digunakanmenggunakan metodeujistatisticChi-square

Uji Tingkat Kesukaan Seduhan Teh Hijau (Camelia sinensis L.) Terhadap Variasi Suhu Penyeduhan

IQBAL KHOIRUDDIN SYAHIDA
2023 · Thesis · Open Access

Tea is a popular drink in society. Tea is usually consumed by brewing it paying attention to the temperature and duration of brewing so that it affects the color, taste and aroma produced. The purpose of this study was to determine the level of people's preference for brewing green tea with variations in brewing temperature. The method used is an experimental post-test control design. The number of respondents used as many as 30 people. This method is carried out by steeping green tea with temperature variations, namely 70oC, 85oC and 100oC with a brewing time of 5-15 minutes. After getting the results, the analysis is carried out with the normality test and homogeneity test. Using SPSS 23 with 95% confidence level. The results of this study showed that the highest color hedonic values were found at 70oC with a value of 2.80+0.407, taste at 70oC with a value of 2.50+0.731, aroma at 85oC with a value of 2.53+0.629 and overall at 85oC with a value of 2.50+0.630. With the conclusion that there is no significant difference between the variation of brewing temperature on the value of preference for color, aroma, taste and overall appearance (p> 0.05).

Gambaran Peresepan Obat Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta Periode Agustus - Desember 2022

ADILA NUR AMALINA
2023 · Thesis · Open Access

Diabetes mellitus merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemi yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, gangguan kerja insulin, atau keduanya. Prevalensi terjadinya penyakit diabetes mellitus di Indonesia terus meningkat serta termasuk ke dalam 10 besar penyakit di puskesmas Kabupaten Bantul. Selain itu, penyakit diabetes mellitus juga masuk ke dalam 5 besar penyakit di Puskesmas Imogiri I. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran peresepan obat diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Imogiri I periode Agustus - Desember 2022.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan pengumpulan data rekam medis pasien diabetes mellitus tipe II secara retrospektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif disajikan dengan persentase dalam bentuk diagram.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes mellitus tipe II paling banyak berjenis kelamin perempuan (31%) dengan rentang usia paling banyak yaitu 46-65 tahun (57%). Gambaran peresepan obat pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Imogiri I terdiri dari penggunaan obat diabetes mellitus secara tunggal yaitu golongan biguanida (Metformin) sebanyak 95% dan golongan sulfonilurea (Glimepirid) sebanyak 5%. Dapat disimpulkan bahwa obat yang paling banyak diresepkan kepada pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Imogiri I dengan pengobatan secara tunggal adalah metformin sebanyak 95% yang termasuk ke dalam golongan biguanida.

TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PERBEDAAN OBAT GENERIK DENGAN OBAT PATEN DI APOTEK SIDOREJO FARMA KULON PROGO PERIODE FEBRUARI 2023

ROHANA DWI LESTARI
2023 · Thesis · Open Access

Obat generik adalah obat dengan nama resmi International Non Propietary Names yang ditetapkan dalam farmakope Indonesia atau buku standar lainya untuk zat berkhasiat yang di kandungnya. Obat paten merupakan obat baru yang diproduksi dan dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang memiliki hak paten untuk memproduksi obat tersebut sesuai Disaster Management Institue Of Indonesia dan memiliki hak paten selama 20 tahun. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2013 menunjukan bahwa 31,9% rumah tangga mengetahui tentang Obat Generik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang obat generik dan obat paten di Apotek Sidorejo Farma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional deskriptif, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Sehingga tingkat pengetahuan dalam penelitian ini dikategorikan menjadi berpengetahuan baik, cukup baik, kurang baik. Responden dalam penelitian ini berjumlah 90 responden dengan hasil penelitian responden dengan pengetahuan “Baik” sejumlah 45 (50%), responden berpengetahuan “Cukup” sejumlah 26 (29%), dan responden berpengetahuan “Kurang” sejumlah 19 (21%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan pasien di Apotek Sidorejo Farma Kulon Progo mengenai perbedaan obat generik dan obat paten adalah “Baik” dengan persentase 50%. Generic drugs are drugs with the official name International Non Proprietary Names stipulated in the Indonesian pharmacopoeia or other standard books for the nutritious substances they contain. Patent drugs are new drugs that are produced and marketed by a pharmaceutical company that has a patent right to produce the drug according to the Disaster Management Institute of Indonesia and has a patent for 20 years. Based on the results of Basic Health Research (RISKESDAS) in 2013 it showed that 31.9% of households knew about Generic Drugs. The purpose of this study was to determine the level of patient knowledge about generic drugs and patented drugs at the Sidorejo Farma Pharmacy. The method used in this research is descriptive observational, with data collection using questionnaires and data analysis using descriptive quantitative techniques. So that the level of knowledge in this study is categorized into good knowledge, good enough, not good. Respondents in this study amounted to 90 respondents with the results of the research respondents with "Good" knowledge of 45 (50%), respondents with "Enough" knowledge of 26 (29%), and respondents with "Less" knowledge of 19 (21%). The conclusion of this study is that the knowledge of patients at the Sidorejo Farma Kulon Progo Pharmacy regarding the differences between generic drugs and patent drugs is "Good" with a percentage of 50%.

Perbandingan Karakteristik Sabun Padat Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Dengan Menggunakan Minyak Sawit dan Minyak Kelapa Murni

PUTRI AYU NURAZIZAH
2023 · Thesis · Open Access

Banana peel extract can be developed as an active ingredient in solid soap preparation. The characteristics of solid soaps can be influenced by the selection of the type of oil used. This study aims to determine the characteristics of solid soap extract banana peel kepok using palm oil and virgin coconut oil and evaluate the differences in the characteristics of the two preparations. This type of research uses experimental methods Post Test Only Design. Banana peels are extracted by maceration using 70% ethanol. Banana peel extract is used as an active substance in the manufacture of solid soap preparations. Solid soap is made with 2 formulas, namely by using 30 gr palm oil (F1) and solid soap using 30 gr pure coconut oil (F2). The preparation in the characteristic test includes the test organoleptis, pH, foam stability and soap hardness. The texture of F1 is dense, yellowish in color, and the aroma of melon while F2 is soft dense texture, milky white, and melon aroma. pH test results F1 9.95±0.92 and F2 10.30±0.35. The hardness test results of solid soap F1 3.90±0.2 Kg and F2 2.73±0.58 Kg. F1 foam stability test results 78.36±3.41% and F2 92.10±3.93%. The conclusion of this study is that solid soap preparations made have good characteristics. Different types of oil used affect differences in organoleptical yield (texture and color), pH, soap hardness, and foam stability.

Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Kosmetik pada Kulit Wajah di Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Bulan Februari 2023

RICA INDAH SUYANING
2023 · Thesis · Open Access

Kosmetik wajah merupakan salah satu kebutuhan yang penting peranannya dalam bidang kesehatan kulit. Kosmetik yang beredar di pasaran sangat beragam. Mahasiswa sebagai salah satu konsumen seharusnya memiliki pengetahuan yang memadai tentang produk kosmetik sebelum memutuskan untuk menggunakan. Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan hasil bahwa remaja di SMAN 1 Sidrap didapatkan nilai rata-rata tingkat pengetahuan yaitu 35,68 yang masuk dalam kategori tingkat pengetahuan yang rendah terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik krim pemutih wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah di kalangan mahasiswa. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif. Responden adalah mahasiswa Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan responden tentang kosmetik pada kulit wajah. Analisa data dilakukan dengan memberikan skoring dari jawaban setiap butir soal. Jawaban benar bernilai 1 sedangkan jawaban salah bernilai 0. Kemudian menentukan variabel pengetahuan tentang kosmetik pada kulit wajah untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Berdasarkan hasil yang didapat tingkat pengetahuan mahasiswa di Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta dengan pengetahuan baik sebanyak 122 responden (69,7%), mahasiswa dengan pengetahuan cukup sebanyak 43 responden (24,6%), mahasiswa dengan pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (5,7%).

Pola Peresepan Obat Anti Diabetes Oral Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta Periode Agustus – Oktober 2022

WIDYA ISTIQOMAH
2023 · Thesis · Open Access

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Diabetes ditandai dengan kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Peresepan obat anti diabetes oral pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan melihat data resep dan rekam medis pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Periode Agustus – Oktober 2022 dengan jumlah 182 sampel. Data di analisa secara deskriptif kualitatif berdasarkan karakteristik pasien dan pola peresepan serta data di sajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa pola peresepan obat anti diabetes oral pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta pada periode Agustus-Oktober 2022 berdasarkan jenis kelamin lebih banyak perempuan (66%) dibandingkan laki-laki (34%). Sedangkan berdasarkan karakteristik usia, yang paling banyak yaitu ≥60 tahun (57,69%). Pola peresepan obat diabetes melitus, berdasarkan jenis obat yang paling banyak yaitu metformin (57,63%) sedangkan glimepiride (42,37%), golongan yang paling banyak di resepkan adalah golongan biguanida (57,63%) dari pada golongan sulfonilurea (42,37%) dan berdasarkan jenis terapi yaitu terapi kombinasi antara golongan sulfonilurea dan biguanida lebih banyak diresepkan (58,24%) dibandingkan obat tunggal golongan biguanida (41,75%).

Uji Karakteristik Sabun Padat Transparan Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dengan Perbedaan Konsentrasi Gula

ASIA LINTANG MAHARANI
2023 · Thesis · Open Access

Kulit pisang memiliki senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa antioksidan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif dalam pembuatan sabun padat transparan ekstrak kulit pisang. Gula merupakan bahan yang dapat mempengaruhi transparansi sabun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik sabun padat transparan dengan perbedaan konsentrasi gula terhadap transparansi sabun padat transparan ekstrak kulit pisang. Penelitian ini menggunakan metode post test only design dengan membuat sabun padat transparan dengan penambahan ekstrak kulit pisang. Proses ekstraksi kulit pisang dilakukan dengan menggunakan maserasi dengan etanol 70%. Ekstrak kulit pisang yang diperoleh digunakan sebagai bahan aktif sabun transparan pada dua formula dengan perbedaan konsentrasi gula yaitu F1 (20%) dan F2 (30%). Sabun yang dihasilkan dilakukan pengujian karakteristik meliputi uji organoleptik, uji pH, transparansi, dan stabilitas busa. Hasil uji organoleptis dan transparansi sabun dianalisis secara deskriptif. Hasil uji pH dan stabilitas busa dianalisis menggunakan SPSS statik 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Data hasil uji pH dianalisis awal menggunakan uji normalitas data menggunakan uji Shapiro Wilk dan homogenitas data menggunakan Levene test. Data yang terdistribusi normal dan homogen (P>0,05), dilakukan analisis dengan menggunakan uji parametrik independent sample t-test. Data yang tidak terdistribusi normal dan tidak homogen, dilakukan analisis data menggunakan uji non parametrik Mann whitney. Hasil dari penelitian pada sabun transparan dengan menggunakan gula konsentrasi 20% dan 30% menghasilkan rata-rata tinggi busa pada sabun transparan kulit pisang yang sama yaitu 3,6 cm. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menghasilkan sig >0,05 maka tidak terdapat perbedaan yang bermakna antar konsentrasi gula 20% dan 30%pada uji karakteristik sabun padat transparan ekstrak kulit pisang.

Efek Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia Steen.) pada Mencit Jantan Galur Swiss Yang Diinduksi Aloksan

ANGGITYA NADIA STEVANI
2023 · Thesis · Open Access

Diabetes Mellitus merupakan penyakit dengan pengobatan sepanjang hidup, sedangkan obat antidiabetes yang dikonsumsi dapat menimbulkan efek samping dalam penggunaan jangka panjang sehingga membutuhkan alternatif terapi dengan tanaman obat tradisional seperti tanaman binahong (Anredera cordifolia Steen.) yang mengandung flavonoid dan saponin, senyawa tersebut mempunyai kemampuan menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek antidiabetes ekstrak etanol daun binahong pada mencit jantan galur swiss yang diinduksi aloksan. Jenis penelitian ini eksperimental dengan metode pre and post test with controlled group design. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan galur swiss 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi CMC Na 0,5%, kelompok kontrol positif diberikan glibenklamid dosis 0,65 mg/KgBB, kelompok perlakuan diberikan ekstrak etanol daun binahong dengan dosis 17,5 mg/KgBB. Data kadar gula darah yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan kadar gula darah sebelum dan setelah induksi aloksan (sig0,05). Peningkatan kadar gula tertinggi setelah diinduksi aloksan pada kelompok ekstrak daun binahong 17,5 mg/KgBB yaitu sebesar 42,4%. Kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok ekstrak daun binahong 17,5 mg/KgBB memiliki perbedaan bermakna dengan nilai (sig0,05) sehingga menunjukkan adanya efek penurunan kadar gula darah sebesar 33,4%.

Pola Peresepan Obat Antidiabetik pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Pandak 1 Bantul Periode Tahun 2022

AMALLIA RANI WIJAYANTI
2023 · Thesis · Open Access

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah karena tidak dapat memproduksi hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Farmakoterapi diabetes mellitus tipe II yang sering digunakan yaitu obat golongan biguanida (Metformin), golongan sulfonilurea (Glibenklamid, glimepirid) dan golongan inhibitor α- glukosidase (Acarbose). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola peresepan obat diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Pandak 1 Bantul periode tahun 2022. Metodologi penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pengambilan data rekam medis secara retrospektif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pandak 1 dengan sampel sebanyak 90 rekam medis. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling purposive. Data yang diperoleh berupa jenis kelamin, usia, nama obat dan golongan obat, kemudian dianalisa secara deskriptif kuantitatif dan disajikan dalam bentuk diagram. Pola peresepan obat diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Pandak 1 terdiri dari penggunaan obat diabetes mellitus secara tunggal yaitu metformin 500 mg sebanyak 73,33%, glimepirid 2 mg 24,45% dan glibenklamid 5 mg sebanyak 2,22%. Persentase obat golongan biguanida 73,33% dan golongan sulfonilurea 26,67%. Pola peresepan obat diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Pandak 1 dengan pengobatan tunggal paling banyak menggunakan obat metformin 500 mg dengan persentase sebesar 73,33% (Golongan biguanida).

Evaluasi Penggunaan Obat Antihiperurisemia Pada Pasien Hiperurisemia di Puskemas Gamping 1 Kabupaten Sleman Periode Januari - Desember 2022

EVA NURUL TRI ANI
2023 · Thesis · Open Access

Prevalensi penyakit hiperurisemia di Daerah Istimewa Yogyakarta meningkat dari tahun 2013 berjumlah 3,5% dan di tahun 2018 menjadi 4% berdasarkan data Riskesdas 2018. Peningkatan hiperurisemia disebabkan oleh akumulasi kristal urat di jaringan, terutama di jaringan sendi. Hiperurisemia termasuk penyakit 10 besar terbanyak di Puskesmas Gamping I Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan obat antihiperurisemia di Puskesmas Gamping I Sleman tahun 2022. Metode dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dan teknik pengambilan sampel dengan sampel jenuh. Data yang diambil dari data resep dan rekam medis pada pasien penderita hiperurisemia di Puskesmas Gamping I tahun 2022 dengan jumlah 96 resep. Data yang disajikan meliputi karakteristik pasien (jenis kelamin dan umur), kemudian di evaluasi kerasionalannya dengan menghitung presentase tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis